Kamis, 26 Oktober 2017

Mahasiswa Akper Pemda Padangpariaman Terampil Tangani Kasus Kegawatdaruratan dan Bencana

Ilustrasi Fhoto Perawat ( Sumber Fhoto : Internet )
Pariaman (Reportase Sumbar )---Akper Pemda Padangpariaman, yang kini tengah menunggu proses alih fungsi di bawah naungan  Universitas Negeri Padang (UNP), kini terus berkomitmen membekali mahasisnya dengan beragam skill keterampilan. Salah satunya keterampilan  kegawatdaruratan dan kebecanaan.

Seperti diakui Direktur Akper Pemda Padangpariaman, Nilma Sari saat dihubungi di ruang kerjanya kemarin. "Makanya mulai hari ini, hingga 5 hari ke depan, para mahasiswa tingkat akhir di Akper Pemda ini akan mengikuti program Basic Trauma dan Cardiac Life Support, atau pelatihan kegawatdaruratan dan kebencanaan, hasil kerjasama dengan Pusat Pengembangan Perawat Indonesia dan Himpunan Perawat Gawat Darurat Indonesia," terangnya.

Nilmasari mengakui, dengan mengikuti program pelatihan tersebut, para mahasiswa yang akan segera mengakhiri pendidikannya di Akper Pemda Padangpariaman diharapkan bisa memiliki skill atau kemampuan khusus dalam hal penanganan kegawatdaruratan maupun kasus-kasus yang berhubungan dengan penanganan kebencanaan.

Untuk itulah dengan mengikuti program pelatihan dimaksud, mereka nantinya diharapkan bisa lebih cekatan menangani pasien penderita gangguan jantung atau paru misalnya, demikian pula menangani pasien kecelakaan, atau ahli dalam menangani pasien yang butuh pertolongan segera, akibat terkena bencana dan sejuumlah keterampilan lain nya.

Program pelatihan tersebut jelas Nilmasari memang sangat dibutuhkan, terutama sebagai skill atau keterampilan tambahan bagi para tamatan Akper Pemda Padangpariaman. Sekaligus dengan keterampilan tersebut para tamatan Akper Pemda Padangpariaman diharapkan bisa memiliki bekal atau nilai plus tersendiri, sekaligus sebagai salah satu standar lulusan bagi para tamatan Akper Pemda Padangpariaman.

"Karena bagi setiap mahasiswa yang akan mengikuti wisuda, mereka sebelumnya diwajibkan harus mengantongi sertifikat kegawatdaruratan dan kebencaan, seperti halnya pelatihan yang diikuti para mahasiswa Akper Pemda Padangpariaman saat ini," imbuhnya.

Pelatihan tersebut jelas Nilmasari diikuti 80 peserta, terdiri dari mahasiswa tingkat akhir yang ada di Akper Pemda Padangpariaman.

Dijelaskannya, program pelatihan tersebut juga juga tentunya sangat sejalan dengan visi Akper Pemda Padangpariaman, yaitu bagaimana menghasilkan tamatan yang profesional, berakhlak mulia dan religius serta mampu bersaing di dunia kerja.

Menurut Nilmasari, dengan adanya bekal keterampilan tentang penanganan kegawatdaruratan dan kebencanaan, juga nantinya bisa memberikan kesempatan lebih luas lagi bagi para tamatan Akper Pemda untuk bisa bersaing atau ditempatkan di berbagai bidang keahlian kerja yang tersedia. Diantaranya, bisa bekerja di Badan Penanggulangan Bencana atau BPBD, bisa ditempatkan di Palang Merah Indonesia (PMI), termasuk di bagian gawat darurat di rumah sakit  yang ada.

Diakuinya, seiring semakin ketatnya persaingan dan kompetisi di lingkungan dunia kerja dewasa ini, maka mau tak mau pihaknya dari Akper Pemda Padangpariaman terus berkomitmen untuk bisa menyiapkan para tamatan yang berkualitas dan handal di bidangnya, sekaligus bisa memiliki kemampuan lebih, sehingga pada saatnya nantinya hal itu bisa mereka terapkan setelah mereka diterima bekerja di berbagai lapangan dunia kerja yang tersedia.

YURISMAN MALALAK

SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: