Notification

×

Iklan

"separator" style="clear: both; text-align: center;">
 

Iklan

Tag Terpopuler

Gaet Rombongan BSI Pekanbaru, Wisata Minat Khusus Desa Taluak Kian Dilirik Luar Daerah

Sabtu, 07 November 2026 | 10:01 WIB Last Updated 2026-11-07T03:01:54Z

Kepala Desa Taluak Ismet Zuhri bercengkrama dengan wisatawan dari BSI Pekanbaru yang sedang menikmati sarapan pagi.

PARIAMAN
- Pemerintah Desa Taluak bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat terus menggebrak pengembangan sektor pariwisata daerah. Mengusung konsep wisata minat khusus (special interest tourism), desa ini berhasil menyedot antusiasme ratusan wisatawan lintas daerah sejak resmi diluncurkan pada September lalu.


Salah satu bukti geliat potensi tersebut terlihat dari kedatangan rombongan wisatawan asal luar daerah, seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) Pekanbaru. Sebanyak 40 peserta memboyong agenda kegiatan serta camping outdoor di Desa Taluak selama dua hari.


Kepala Desa Taluak, Ismet Zuhri, mengungkapkan bahwa kemandirian serta kesiapan Pokdarwis dalam mengelola potensi lokal menjadi kunci utama daya tarik desa. Menurutnya, pendekatan edukatif dan pengalaman hidup bermasyarakat (live-in experience) menjadi selling point yang membedakan Taluak dari destinasi wisata umum lainnya.


"Desa kami fokus mengunggulkan wisata minat khusus. Kita ingin memperkenalkan kehidupan, budaya, serta potensi keaslian yang ada di Desa Taluak secara langsung kepada para pengunjung," ujar Ismet Zuhri.


Ketua Pokdarwis Desa Taluak, Pori, menjelaskan bahwa paket wisata minat khusus ini dipatok mulai dari harga Rp450.000 per tenda. Dengan harga yang terjangkau tersebut, wisatawan sudah mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari akomodasi, sarapan, hingga rangkaian pengalaman budaya eksklusif.


"Dalam paket tersebut, banyak aktivitas lokal yang kami sajikan. Wisatawan diajak berinteraksi langsung dengan aktivitas keseharian warga setempat, seperti melihat proses pembuatan kerupuk melinjo khas Taluak hingga menjajal pengalaman bersama para nelayan lokal," kata Pori.


Tak hanya mengedepankan sisi aktivitas pesisir dan kuliner lokal, Pokdarwis Desa Taluak juga menyuguhkan atraksi kebudayaan Minangkabau yang autentik. Para tamu disambut dengan tradisi adat Kata Pasambahan serta prosesi Makan Bajamba tradisi makan bersama dalam satu dulang yang sarat makna kebersamaan dan penghormatan.


Pori menambahkan, konsep paket wisata di Desa Taluak mengusung fleksibilitas tinggi. Pokdarwis memberikan kebebasan bagi para pelancong untuk menyesuaikan rancangan kegiatan (itinerary) sesuai dengan kebutuhan dan keinginan rombongan.


"Sifatnya kustomisasi (customizable). Wisatawan maunya konsep seperti apa, kita bisa wadahi. Namun yang jelas, kami dari Pokdarwis sudah menyiapkan pilihan paket standarnya," jelasnya.


Pihak pengelola memastikan seluruh sarana dan prasarana penunjang kenyamanan pengunjung terpenuhi secara maksimal selama menghabiskan waktu liburan di desa tersebut.


"Prinsipnya, semua yang dibutuhkan wisatawan tidak akan ada yang kurang. Kami memprioritaskan empat aspek utama: jaminan keamanan, kenyamanan lingkungan, kebersihan lokasi, serta pelayanan yang ramah dari seluruh lapisan warga," tutup Pori. (roz) 

×
Berita Terbaru Update