PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Tahun ini, sebanyak 25 ruas jalan yang telah selesai menjalani pengaspalan ulang (hotmix) akan segera dipercantik kembali dengan pemasangan marka jalan baru.
Langkah ini merupakan bagian integral dari program rutin pemeliharaan jalan daerah guna memastikan infrastruktur transportasi publik tidak hanya mulus secara fisik, tetapi juga memenuhi standar keamanan berlalu lintas yang representatif.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kota Pariaman, Hendy Mavis, menjelaskan bahwa pengerjaan marka jalan ini sangat esensial setelah suatu ruas jalan selesai dilapisi aspal baru. Tanpa adanya marka, pengendara kerap menghadapi potensi bahaya, terutama pada malam hari atau saat cuaca kurang bersahabat.
"Semuanya masuk dalam anggaran perawatan jalan. Pemasangan kembali marka jalan ini menjadi prioritas agar batas jalur dan rambu vertikal di atas aspal terlihat jelas oleh pengendara demi keselamatan bersama," ujar Hendy Mavis.
Tidak hanya fokus pada garis marka utama, Dinas PUPR juga memperhatikan fasilitas pengaman tambahan yang sebelumnya ada di ruas-ruas jalan tersebut. Hendy menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pelengkap seperti pita kejut (*rumble strips*) juga akan direplikasi sesuai dengan kondisi awal sebelum jalan tersebut diperbaiki.
"Termasuk pita kejut juga dibangun kembali jika sebelumnya ada. Keberadaan pita kejut ini sangat penting, terutama di titik-titik rawan atau kawasan padat aktivitas seperti dekat sekolah, persimpangan, dan fasilitas umum lainnya, guna meredam laju kendaraan demi menekan angka kecelakaan," tambahnya.
Program pemeliharaan jalan ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Dengan mulusnya permukaan jalan yang dipadukan dengan kejelasan marka serta fasilitas kejut pengaman, mobilitas warga di Kota Pariaman diharapkan menjadi jauh lebih lancar, aman, dan tertib.
Dinas PUPR Kota Pariaman berkomitmen untuk terus mengawasi pelaksanaan pengerjaan di lapangan agar seluruh 25 ruas jalan yang masuk dalam daftar perawatan dapat segera rampung sesuai dengan target waktu dan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Upaya ini sekaligus menjadi manifestasi nyata dari visi pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang handal, berdaya tahan tinggi, dan berorientasi pada keselamatan publik. (roz)

