Hal itu disampaikan oleh Ketua KONI Kabupaten Padang Pariaman, Asmadi Basi, bahwa dari 53 cabang olahraga yang akan dipertandingkan Padang Pariaman 45 Cabor yang siap berkompetisi nantinya.
.
Ia mengatakan sebelum diusulkan, KONI Padang Pariaman akan melihat terlebih dahulu, legalitas dan atlet yang ada pada cabor. Seandainya legalitas masih dipertanyakan, maka pengurus cabor diminta mengurusnya kembali. Begitu juga cabor yang belum ada atletnya, diminta pengurusnya menseleksi dan mencari atletnya sendiri.
Pada porprov tahun ini, Padang Pariaman telah menyatakan kesiapannya untuk jadi tuan rumah di 5 cabor. "Sudah menjadi kesepakatan bersama, Bupati, Disparpora dan KONI. Pasalnya, Padang Pariaman akan menjadi tuan rumah untuk 5 cabor antara lain, sepak bola, kriket, Panjat Tebing, Tarung Drajat dan Wodball," jelas Asmadi.
Untuk sepak bola, kata Asmadi, ada empat lokasi yaitu ada Stadion Utama Sumbar di Sikabu Lubuk Alung, GOR Sungai Sarik, Lapangan Puabu di Sicincin dan satu lagi bisa di lapangan Pauh Kamba atau di Ambung Kapur.
Kemudian untuk kriket dilapangan depan SD Terpadu Limpato, Sungai Sarik. Panjat Tebing dan Tarung Drajat di Sport Hall Padang Pariaman Di Parit Malintang tepatnya depan Polres Padang Pariaman. Sedangkan cabang Wodball diadakan di Sungai Geringging.
Sementara untuk target, menurut Asmadi, Padang Pariaman minimal meraih peringkat 2, sesuai hasil porprov sebelumnya. "Kalau bisa kita peringkat satu," pungkasnya.
Adapun cabor yang diunggulkan diantaranya Renang, Binaraga serta Kriket. "Semua cabor diminta dapat memberikan yang terbaik dan mempersembahkan medali untuk Padang Pariaman. (nal)

