PARIAMAN - Komitmen masyarakat Kota Pariaman dalam memenuhi kewajiban pajak kembali membuahkan hasil manis. Susilawati, seorang warga Kelurahan/Desa Toboh Palabah, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah keluar sebagai salah satu penerima hadiah utama berupa ibadah umrah gratis.
Ajang Gebyar Pajak ini diinisiasi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Barat yang didukung oleh mitra Bapenda Sumbar diantaranya Samsat Kab/Kota, BPKPD/BAPENDA/BPKAD se Kab/Kota, Bank Indonesia serta Bank Nagari Sumbar.
Keberuntungan ini disambut hangat oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad. Dalam keterangannya, Yota menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat secara langsung kepada Susilawati yang dinilai sebagai teladan bagi masyarakat luas dalam hal ketaatan membayar pajak kendaraan bermotor.
"Ini adalah bukti nyata bahwa ketaatan masyarakat dalam membayar pajak tidak hanya membantu pembangunan daerah, tetapi juga memberikan apresiasi setimpal. Kami mengucapkan selamat kepada Ibu Susilawati atas hadiah umrah yang diraih," ujar Yota Balad dalam keterangannya, Jumat (9/10) diruangannya.
Lebih lanjut, Yota Balad memanfaatkan momentum tersebut untuk mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Pariaman, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman, untuk menjadikan ketaatan pajak sebagai budaya sehari-hari. Ia berharap kisah sukses Susilawati dapat memotivasi wajib pajak lainnya agar tidak menunda kewajiban administrasi kendaraan mereka.
"Kami mengajak seluruh warga Kota Pariaman dan khususnya jajaran ASN untuk segera membayar Pajak Kendaraan Bermotor tepat waktu, mengikuti jejak Ibu Susilawati. Mari kita dukung optimalisasi pendapatan daerah demi kemajuan bersama," tambahnya.
Pemerintah Kota Pariaman juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran sinergisitas lintas instansi, mulai dari Samsat Pariaman, Polres Pariaman, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pariaman, hingga Bapenda Provinsi Sumatera Barat beserta seluruh mitra strategis seperti Bank Indonesia dan Bank Nagari Sumbar yang telah menyukseskan program Gebyar Pajak tersebut.
Kepala UPTD/Samsat Kota Pariaman, Deni Hidayat, turut menyampaikan rasa bangga atas pencapaian warga di wilayah kerjanya. Pihaknya berterima kasih kepada Wali Kota Pariaman yang telah meluangkan waktu menerima kunjungan wajib pajak berprestasi tersebut secara langsung.
"Ini adalah contoh konkrit bagaimana masyarakat yang taat pajak mendapatkan apresiasi yang layak dari pemerintah provinsi melalui Bapenda Sumbar. Semoga ke depannya tingkat kepatuhan wajib pajak, baik dari masyarakat umum maupun kalangan ASN, terus mengalami peningkatan signifikan," ungkap Deni.
Sementara itu, Susilawati yang memiliki kendaraan bernopol BA 3401 WAA sendiri mengaku masih diliputi rasa terkejut bercampur haru saat mengetahui dirinya berhak berangkat ke Tanah Suci secara gratis. Ia menceritakan bahwa dirinya tidak pernah menaruh ekspektasi tinggi akan mendapatkan hadiah sebesar itu.
"Saya benar-benar kaget dan tidak menyangka sama sekali bisa mendapatkan hadiah umrah gratis ini. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan bisa pergi ke Tanah Suci," tutur Susilawati dengan nada haru.
Di balik keberuntungannya, Susilawati ternyata memegang prinsip disiplin yang kuat dalam hal administrasi kendaraan. Ia mengaku selalu membiasakan diri membayar pajak sebelum masa jatuh tempo tiba demi menghindari beban psikologis maupun finansial di kemudian hari.
"Saya selalu mengusahakan untuk membayar pajak sebelum jatuh tempo. Kalau ditunda-tunda, selain melanggar aturan, nantinya malah akan menjadi beban pikiran di kemudian hari," pungkasnya.
Acara silaturahmi ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan penegak hukum dan instansi terkait, di antaranya Kapolres Pariaman AKBP Agung Pranajaya, Kasatlantas Pariaman IPTU Afrizal Sahar, Kasi Propam, Kanit Regident IPDA Randhi Permana, serta Kasi Penagihan Samsat Kota Pariaman. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menegaskan solidnya sinergi dalam menggenjot kesadaran hukum dan pajak di tengah masyarakat Pariaman. (roz)

