PARIAMAN - Dampak kabut asap yang kian mempekat dalam beberapa hari terakhir mulai mengancam kesehatan masyarakat di wilayah Kota Pariaman dan sekitarnya. Menanggapi situasi tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Pariaman mengambil langkah cepat dengan menggelar aksi simpatik pembagian masker gratis kepada pengguna jalan dan warga sekitar.
Kegiatan tanggap bencana asap ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pariaman, AKBP Agung Pranajaya, pada Jumat (16/10) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Bertempat di kawasan strategis Simpang Tabuik, Kota Pariaman, Kapolres tidak bergerak sendiri. Ia tampak didampingi oleh jajaran pejabat utamanya, antara lain Kabag Ops, Kasat Samapta, dan Kasat Lantas Polres Pariaman.
Sejak pagi hari, para personel kepolisian membagikan ribuan masker medis kepada para pengendara roda dua, pengemudi angkutan umum, hingga pejalan kaki yang melintas di pusat keramaian tersebut. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), akibat tingginya konsentrasi partikel debu dan asap di udara.
AKBP Agung Pranajaya menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat kepolisian terhadap kondisi lingkungan yang makin mengkhawatirkan.
"Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan masyarakat terlindungi. Kabut asap yang kian tebal beberapa hari terakhir ini dapat berbahaya bagi kesehatan jika dihirup secara terus-menerus tanpa alat pelindung diri," ujar Kapolres di sela-sela kegiatan pembagian masker.
Selain membagikan masker secara gratis, jajaran Polres Pariaman juga aktif mengedukasi warga terkait ancaman kesehatan akibat bahaya kabut asap. Kapolres mengimbau seluruh masyarakat Kota Pariaman dan sekitarnya untuk senantiasa waspada dan mengurangi aktivitas luar ruangan jika tidak ada keperluan yang mendesak.
"Kami mengimbau kepada seluruh warga Kota Pariaman agar senantiasa membatasi kegiatan di luar rumah. Apabila memang harus beraktivitas di luar, lindungi diri dan keluarga dengan selalu menggunakan masker yang memenuhi standar," tegasnya.
Situasi kabut asap di kawasan Pariaman sendiri dilaporkan kian memengaruhi jarak pandang dan kualitas udara sejak beberapa hari belakangan. Melalui aksi pembagian masker ini, pihak kepolisian berharap tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan diri di tengah ancaman kabut asap semakin meningkat, sembari menunggu kondisi kualitas udara kembali membaik. (roz)

