Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Atasi Genangan, Pemkab Padang Pariaman Kucurkan Rp2,85 Miliar Pembenahan Drainase Yang Tersebar di Tujuh Titik

Senin, 19 Oktober 2026 | 16:26 WIB Last Updated 2026-10-19T09:26:57Z

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Padang Pariaman, Freddy Riska,

PADANG PARIAMAN
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memacu realisasi sejumlah proyek infrastruktur kerakyatan. Fokus pembangunan tahun ini diarahkan pada pembenahan sistem drainase Tanah Kas Desa (TKD), penataan kawasan pasar tradisional, hingga penyediaan fasilitas Sanitasi/MCK (Mandi, Cuci, Kakus) bagi masyarakat umum.


Total alokasi anggaran yang dikucurkan untuk seluruh rangkaian proyek tersebut mencapai Rp2,85 miliar untuk drainase dan Rp570 juta untuk MCK. Menariknya, pembiayaan ini memanfaatkan skema pemanfaatan kembali dana TKD yang berhasil diserap dan dikembalikan ke daerah.


Proyek fisik drainase tersebar di sejumlah titik strategis Kabupaten Padang Pariaman. Beberapa wilayah yang menjadi sasaran pengerjaan meliputi Pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, Pasar Pakandangan, Pasar Kampuang Galapuang, Koto Mambang, Pasar Tandikek dan Batu Gadang Sungai Geringging


Pembangunan saluran drainase ini difokuskan untuk mengatasi potensi genangan air dan memperbaiki sanitasi lingkungan pasar maupun kawasan permukiman sekitarnya. Pihak PUPR menargetkan seluruh proses pengerjaan fisik untuk proyek drainase ini rampung sepenuhnya pada pertengahan Desember mendatang.


Selain drainase, Pemkab Padang Pariaman juga mengalokasikan anggaran khusus untuk pembangunan fasilitas MCK umum di 19 titik. Masing-masing unit MCK dialokasikan dana sebesar Rp30 juta. 


Seluruh fasilitas sanitasi ini ditempatkan di lokasi-lokasi publik dan fasilitas umum yang membutuhkan, seperti mushala, pasar tradisional, dan balai warga. Pembangunan ini diprioritaskan untuk kecamatan-kecamatan yang memiliki tingkat kebutuhan tinggi terhadap akses sanitasi layak.


Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Padang Pariaman, Freddy Riska, menyatakan bahwa pembangunan fasilitas MCK ini berjalan sesuai jadwal dan ditargetkan selesai lebih awal.


"Untuk pengerjaan MCK sebanyak 19 titik dengan alokasi Rp30 juta per unit, kita targetkan seluruhnya selesai pada akhir November," ujar Freddy Riska.


Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Padang Pariaman dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar secara merata. Dengan tersedianya saluran air yang memadai di pasar-pasar tradisional serta fasilitas MCK bersih di area publik, diharapkan dapat memacu roda perekonomian warga sekaligus meningkatkan standar kesehatan lingkungan masyarakat secara berkelanjutan. (roz) 

×
Berita Terbaru Update