SUMATERA BARAT - Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat dikunjungi oleh Menteri Lingkungan Hidup, Gubernur Sumatera Barat, Bupati Padang Pariaman, serta jajaran Deputi dan Staf Ahli Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada Selasa (14/7/2026).
Informasi dari beberapa civitas yang ditemui media bahwa Kunjungan kerja ini menegaskan posisi Poltekpel Sumbar layak sebagai role model atau percontohan bagi Perguruan Tinggi Nasional lainnya berkat keberhasilan kolaborasi pentahelix (kebetulan pada hari ini) nampak adanya dukungan dari beberapa sponsorship diantaranya dari PT Semen Padang dan PT PLN UID Sumbar yang menjadi sponsorship dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat.
Poltekpel Sumbar dinilai sukses mewujudkan pengelolaan sampah terpadu skala kawasan yang diintegrasikan langsung dengan aksi reforestasi. Guna memitigasi bencana banjir dan tanah longsor, institusi ini memproduksi bibit pohon tembesi serta inovasi *trembesi seed ball* (bola benih) untuk menghijaukan area yang sulit dijangkau.
Selain mitigasi bencana, kampus ini ikut mendorong ketahanan pangan pesisir melalui target produksi 5.000 bibit kelapa setiap triwulan. Program pembibitan massal ini dirancang untuk mendukung target jangka panjang Pemerintah Provinsi dalam mewujudkan Sumatera Barat sebagai eksportir kelapa dan kopra terbesar dalam lima tahun ke depan.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri KLH beserta rombongan juga meninjau langsung fasilitas kemandirian air bersih. Inovasi pemenuhan kebutuhan air mandiri ini telah berhasil beroperasi dan dinikmati oleh seluruh civitas akademika selama dua tahun terakhir.
Seluruh capaian ini lahir dari visi *Humanist Smart Sustainable Eco-Friendly Campus* (HSSEC) yang digagas dua tahun lalu oleh Direktur Poltekpel Sumbar, Budi Riyanto, bersama jajarannya yang diresmikan oleh Gubernur Sumbar H Mahyeldi.
"Inovasi HSSEC ini dirancang untuk memberikan bukti nyata. Tidak hanya memenuhi kebutuhan internal kampus dan membentuk pola pengasuhan taruna-taruni yang berbasis pada perlindungan lingkungan hidup, tetapi juga memberikan manfaat konkret bagi ekosistem dan masyarakat luas,"
Apresiasi tinggi diberikan oleh jajaran kementerian dan pemerintah daerah atas konsistensi Poltekpel Sumbar yang berhasil mengubah arah pendidikan vokasi pelayaran dengan sedikitnya melalui inovasi-inovasi HSSEC green campus-nya menjadi selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. (nal)


