PADANG PARIAMAN - Pondok Pesantren Luhur Kalampaian merupakan institusi pendidikan agama tertua di Sumatera Barat, terletak di Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman.
Dimana saat ini pesantren tersebut terancam oleh abrasi Sungai Batang Mangoe. Akibat banjir besar beberapa bulan lalu, aliran sungai melebar dan mengikis tebing di sekitar pesantren. Saat ini, jarak antara tebing sungai dengan bangunan utama pesantren hanya tersisa sekitar 5 meter.
Sekretaris Pengurus Pondok Pesantren Iswandi, merasa cemas keselamatan para santri dan bangunan (termasuk masjid) akan terancam setiap kali hujan deras turun.
Ia mengatakan, pihak pesantren dan masyarakat telah melakukan mitigasi darurat serta menyampaikan aspirasi. Pemerintah nagari juga sudah mengajukan proposal perbaikan, namun hingga kini normalisasi sungai belum terealisasi.
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat setempat, Muhammad Agung menyampaikan sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman segera mengambil langkah nyata untuk melakukan normalisasi sungai secara menyeluruh, bukan sekadar bantuan sementara.
Lanjutnya, sebelumnya pesantren bersejarah yang telah melahirkan ribuan generasi ini sebelumnya pernah runtuh akibat gempa 2009, lalu dibangun kembali berkat solidaritas pemirsa tvOne. Kini, keberadaannya kembali terancam oleh alam.
"Kami berharap kepada pemerintah maupun dari pihak swasta. Lihatlah kondisi pondok pesantren kami. Bantulah tempat belajar anak dan kemenakan yang terancam ini," harapnya. (nal)

