PADANG PARIAMAN - Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama bersama Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan gelar Sosialisasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan di Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (23/5)
"Sinergi ini bertujuan untuk membuka ruang edukasi langsung agar masyarakat memahami alur rujukan medis, memaksimalkan peran Puskesmas, serta memanfaatkan berbagai program kesehatan gratis yang disediakan oleh negara," ungkap Ade Rezki Pratama.
Ia mengatakan ada beberapa detail penting dari pelaksanaan sosialisasi bersama perwakilan Direktorat tersebut, diantaranya pemeriksaan rutin minimal setahun sekali.
Ia mendorong faskes di daerah untuk mengoptimalkan Sisrute agar perpindahan pasien dari Puskesmas ke RSUD berjalan real-time, cepat, dan tanpa hambatan berkas administrasi yang berbelit-belit.
Selain membahas rujukan, Ade Rezki juga menyelaraskan kegiatan ini dengan program prioritas nasional, seperti Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) menggunakan KTP dan persiapan program gizi.
Ade Rezki mengajak masyarakat untuk tidak menunggu sakit baru pergi ke dokter. Melalui sosialisasi ini, masyarakat didorong memanfaatkan Puskesmas untuk mengecek tensi, kolesterol, dan gula darah minimal satu kali setahun.
Sementara itu, Analis Kebijakan Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI Elisabet S. Sampelino menyampaikan bahwa Kemenkes berkomitmen menghadirkan program kesehatan gratis yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran Komisi IX DPR RI sangat vital untuk mendukung penganggaran (APBN) agar fasilitas Puskesmas kian canggih, seperti pengadaan alat USG dan pemeriksaan kehamilan gratis.
Kolaborasi ini menyentuh aspek kualitas klinis rumah sakit dan puskesmas rujukan. Fokus sosialisasi ini adalah memastikan bahwa setiap fasilitas kesehatan rujukan mengedepankan standardisasi mutu dan aspek keselamatan (safety) bagi pasien. (nal)

