Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Perindah Ibukota Padangpariaman, Sosialisasi Jalan Jalur Dua, Lakukan Pelebaran Secara Transparansi

Jumat, 15 Juli 2022 | 18:49 WIB Last Updated 2022-07-15T12:09:26Z

Saat Acara Sosialisasi Jalan Jalur Dua

PADANGPARIAMAN - Pemkab Padangpariaman hingga kini dibawah pimpinan Bupati Padangpariaman Suhatri Bur terus tingkatkan infrastruktur pembangunan segala bidang.


"Pemkab Padangpariaman sekarang melakukan sosialisasi pelebaran jalur dua Lubuk Alung menuju Sicincin," kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur melalui Sekretaris Dinas PUPR Fauzil Irawadi , kemarin, 


Katanya, dalam rangka melengkapi infrastruktur Ibu kota Kabupaten Padangpariaman, pemkab bekerjasama dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Sumatra Barat lakukan sosisaliasi tahap satu pelebaran jalan jalur dua Lubuk Alung- Sicincin.


Adapun tujuan dari pelebaran jalan jalur dua Lubuk Alung- Sicincin ini yaitu untuk mengurangi angka kecelakaan, kemacetan serta memajukan perekonomian masyarakat sepanjang jalur ini.


Sementara Asisten administrasi umum Fakhriati menyebutkan bahwasanya tujuan dilaksanakan sosisalisasi ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait lahan yang akan digunakan untuk pelebaran jalur dua Lubuk Alung- Sicincin ini.


"Mengingat masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui lokasi Ibu Kota Kabupaten Padangpariaman, maka pelebaran ini dilaksanakan sebagai bentuk menjaga marwah daerah," ujarnya.


Ia juga menambahkan pelebaran jalur dua Lubuk Alung- Sicincin ini dilaksanakan secara bertahap, dimana tahap awal dikerjakan dari Tapakih hingga pendakian Kiambang.


"Kami berharap, kepada masyarakat yang lahannya terkena pelebaran jalan ini agar memberikan dukungan demi kelancaran pengerjaan ini. Dimana nantinya masyarakat akan menerima ganti rugi sesui dengan Undang- Undang Nomor 2 Tahun 2012 dengan penggantian yang layak dan adil oleh karenanya dalam proses pergantian ini masyarakat diharapkan patuh terhadap Undang- Undang tersebut," ungkapnya.


Diksempatan yang sama, Perwakilan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Sumatra Barat mengatakan pada dasarnya siap membantu pelebaran jalan ini secara teknis.


"Pelebaran ini merupakan jalur diskusi kementrian melalui DPR RI, ketika telah dilengkapinya data yang dibutuhkan maka kami siap membantu secara teknis," tandasnya.


Kemudian lebih jauh disampaikan Sekertaris Dinas PUPR Padangpariaman Fauzil Irawadi menambahkan adapun jumlah lahan yang dibutuhkan yaitu sebanyak 24 -26 Meter. Lahan yang sudah dibebaskan sebanyak 12 sampai 14 Meter sehingga masih dibutuhkannya lahan sebanyak 5 sampai 7 meter kiri dan kanan.


"Tahap awal pembangunan ini dilakukan sepanjang 6 Km, mulai dari pendakian Tapakih sampai Puncak Kiambang, sehingga dibutuhknnya pernyataan kesediaan masyarakat atas lahan atau bangunannya yang terkena pelebaran jalan untuk dilakukan penggantian sesuai dengan ketentuan," ujarnya.


Ketua Kerapat Adat Nagari Parit Malintang (KAN) S Dt Simajolelo mengatakan perlu adanya kesepatan bersama antara masyarakat dengan pemerintah terkait pembebasan lahan untuk pelebaran jalan jalur dua ini.


"Kami masyarakat pada prinsipnya  setuju atas pembebasan lahan ini, tentunya kami mengaharapkan perlunya keterbukaan informasi dan transparansi dari Pemerintah," tambahnya mengakhiri.(ns)

×
Berita Terbaru Update