STIT SB Pariaman Melaksanakan FGD Untuk Pengembangan dan Kemajuan Kampus


PARIAMAN
- Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah  Syekh Burhanuddin (STIT SB) Pariaman melaksanakan focus group discussion (FGD) tentang arah kebijakan pengembangan dan kemajuan kampus.


Dalam kegiatan tersebut sebagai pembicara utama yaitu guru besar fakultas tarbiyah UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Duski Samad, M. Ag yang sekaligus juga sebagai ketua Yayasan Islamic Centre Syekh Burhanuddin Pariaman. 

Ketua STIT SB Pariaman Dr. Neni Triana, MA menyampaikan, program kerja masa kepemimpinan 2021-2025 pihaknya memprioritaskan reakreditasi prodi PIAUD dan institusi, pembukaan prodi pascasarjana dan prodi lainnya.

Ia mengatakan, saat ini pembenahan secara internal sedang dilakukan sejak dirinya dilantik beberapa bulan yang lalu. Pasalnya, dengan itu pihaknya juga akan melengkapi sarana dan prasarana pendidikan, labor setiap prodi dan pelayanan pendidikan bagi sivitas akademika. 

Sementara itu, Ketua Yayasan Prof. Dr. Duski Samad menyampaikan, bahwa hal utama dalam pengembangan lembaga adalah kesamaan persepsi dalam mengembangkan institusi supaya lebih maju dengan landasan niat yang baik. 

Dikatakannya, dengan semangat membawa nama besar Syekh Burhanuddin sebagai tokoh ulama yang sangat besar pengaruhnya dalam pengembangan agama Islam di tanah Minangkabau. 

Lebih lanjut menurutnya, bahwa cara berpikir akademik mesti terukur secara substansi dan administratif. Secara substansi harus jelas tujuan dan kemanfaatan dan secara administratif harus ada aturan dan kinerja yang terukur. 

Dijelaskan, ada tiga arah pengembangan STIT SB ke depan yaitu lakukan pekerjaan dengan landasanan ketuhanan dan kenabian, miliki sumber daya yang progresif dan kebijakan yang dibuat bersifat anti gaduh. 

Pengembangan itu dapat diwujudkan dengan budaya literadi dan pemahaman terhadap regulasi, sehingga dalam bekerja semua jelas tugas dan fungsinya yang akan melahirkan kebijakan yang profesional dengan landasan kebijaksanaan dalam mewujudkannya. 

"Semoga STIT Syekh Burahnuddin Pariaman semakin besar sebagaimana nama besar tokoh yang disematkan pada nama kampus," pungkasnya. (rr)

Posting Komentar

0 Komentar