Meski Telah Berbagai Upaya Dilakukan, Ternyata Animo Masyarakat Nagari Ambua Kapua Masih Rendah Ikuti Vaksin Covid-19 -->

Meski Telah Berbagai Upaya Dilakukan, Ternyata Animo Masyarakat Nagari Ambua Kapua Masih Rendah Ikuti Vaksin Covid-19

Reportase Sumbar
Sabtu, 28 Agustus 2021

Vaksin Covid-19 di Nagari Ambuang Kapua


AMBUANG KAPUA-- Animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi di Nagari Ambuang Kapua, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak masih rendah, meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh Puskesmas VII Koto Sungai Sariak bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.


Salah upaya yang telah dilakukan seperti sosialisasi dengan memasang brosur dan mengadakan gerai vaksinasi selama dua hari di Posko PPKM Nagari Ambuang Kapua.


Bhabinkamtibmas Aiptu Fitriadi didampingi Praka Amrizal Fahmi mengatakan, pihaknya bersama puskesmas sudah mengajak serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat. 


Namun animo masyarakat masih rendah jika dilihat dari jumlah masyarakat yang datang dan mau mengikuti vaksin." Selama dua hari itu ada sekitar 22 orang. Itu sudah termasuk warga di luar nagari setempat," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Puskemas Ampalu dr. Fatmawati melalui via telpon menyampaikan, pihaknya mengakui bahwa rendahnya animo masyarakat yang mengikuti vaksinasi di Nagari Ambuang Kapua. Hal itu disebabkan mungkin banyaknya yang termakan oleh berita hoax bahwa setelah divaksin akan menimbulkan efek buruk.


Ia mengatakan, untuk saat ini masyarakat yang mengikuti vaksin itu adalah masyarakat yang mempunyai kepentingan seperti pergi ke luar daerah. Sehingga vaksin sangat diharuskan.


"Sebelumnya di nagari lain, semua unsur terkait terlibat dalam mensosialisasikan tentang vaksinasi. Baik itu tokoh masyarakat, niniak mamak dan permerintahan nagari serta jajarannya. Sehingga masyarakat berbondong-bondong datang ke posko ingin divaksin," katanya.


Assyifa (13) salah satu santri di Pesantren Nurul Yaqin Ambuang Kapua yang mengikuti vaksinasi menyampaikan, alasan untuk mengikuti vaksin karena akan belajar tatap muka. Setidaknya dengan vaksinasi ini akan membuat imunnya bertambah kuat. 


"Kata ibuk puskesmas kalau sudah divaksin jika masih juga kena Covid-19, tentu kondisinya tidak sama dengan orang yang tidak divaksin," kata Assyifa. (rr)