Sabtu, 05 Mei 2018

Wabup Suhatri Bur : Acara Jadi Tidak Menarik Jika Tak Menguasai Protokoler

 Padang Pariaman (Reportase Sumbar)---Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan  bahwa saat ini Pemkab Padangpariaman terus berupaya menciptakan protokol profesional melalui pelatihan protokoler agar pengemasan kegiatan di daerah itu semakin menarik dan khidmat.

"Selama ini banyak acara yang dilakukan tidak menarik karena tidak mengusai protokoler," kata Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur saat membuka pelatihan protokoler tingkat Kabupaten Padangpariaman, kemarin.

Padahal, lanjutnya suksesnya suatu acara tergantung dari protokol yang menyusun acara dengan baik sehingga meninggalkan kesan tersendiri oleh tamu.

Apalagi kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan acara resmi pemerintah yang memerlukan susunan acara yang baik dan benar.

Oleh karena itu untuk menciptakan protokol profesional maka pihaknya menyelenggarakan pelatihan protokoler yang dilaksanakan selama tiga hari.

"Diharapkan dengan pelatihan tersebut pelaksanaan acara di Padang Pariaman semakin baik," ujarnya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Padangpariaman, Andri Satria Masri mengatakan memang selama ini organisasi perangkat daerah dan kecamatan sudah bisa menyelenggarakan acara dengan baik.

"Namun untuk kegiatan bupati dan wakil kita yang mendominasi menjadi porotokolnya," kata dia.

Meskipun protokol di beberapa OPD dan kecamatan dapat menyelenggarakan acara pada kegiatan bupati dan wakil namun pihaknya tetap selalu mendampingi protokolnya agar tidak terjadi kesalahan.

Tetapi, lanjutnya ada OPD dan kecamatan tidak bisa menyelenggarakan protokoler sehingga pihaknya harus mengambil alih kegiatan tersebut.

Pelatihan tersebut diselenggarakan dari 2 sampai dengan 4 Mei yang menghadirkan sejumlah narasumber yaitu MC senior dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan RI Elita Gafar.

Lalu Kepala Biro Umum Administrasi Pimpinan Sekretariat Jendral kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni dan Kasubag Protokol Sumbar, Enim Yasmi.

Pelatihan tersebut, lanjutnya diikuti oleh sejumlah protokol utusan dari sejumlah instansi yaitu di antaranya OPD, kecamatan, Kantor Kementerian Agama, Pembinaan Keluarga Sejahtera, dan Gabungan Organisasi Wanita setempat.

"Bahkan protokoler utusan dari kabupaten dan kota di Sumbar juga ikut dalam pelatihan ini," tambahnya mengakhiri.(ris/rel)




SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: