Rabu, 07 Februari 2018

Ditunggu Kehadiran Presiden Jokowi di Kawasan Terpadu Tarok

Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, Ketika Berkunjung Ke Luar Negeri beberapa Waktu Lalu. Masyarakat Berharap Kehadiran Presiden di Kawasan Pendidikan Tarok City ( Fhoto : Internet )
 PADANG PARIAMAN (Reportase Sumbar)---Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Sumatera Barat, dalam rangka peringatan  Hari Pers Nasional, dinilai sebagai momen yang sangat spesial. Karena itu masyarakat Padang Pariaman juga berharap, agar Jokowi bersedia meluangkan waktunya meletakkan batu pertama dalam pembangunan kawasan terpadu di Korong Tarok, Nagari Kapalohilalang, Kecamatan 2x11 Kayutanam.

Masyarakat mengharapkan agar kawasan terpadu yang disebut Tarok City itu diletakkan batu pertamanya oleh Jokowi, sehingga ke depan Tarok City mendapat dukungan besar dari Pemerintah Pusat, dan pembangunannya lebih cepat.

Sebab warga menilai, Tarok City menjadi kawasan terpadu paling besar dan satu-satunya di Indonesia, karena bakal menghimpun empat perguruan tinggi, rumah sakit, dan perkantoran di satu lokasi strategis.

"Tarok City ini tidak bisa disebut pembangunan skala kabupaten ataupun provinsi, tetapi sudah masuk pembangunan level nasional. Bayangkan saja, kampus besar di Sumbar, rumah sakit, dan perkantoran direncanakan untuk didirikan di sini," ujar Asrizal datuk Panghulu, salah seorang tokoh masyarakat Padangpariaman di Tarok, kemarin.

Kata Asrizal, pembangunan Tarok City sudah sangat didambakan masyarakat sekitar. Terlebih masyarakat melihat perguruan tinggi yang akan berdiri di sana, sudah sering melakukan kunjungan lokasi. Bahkan ada perguruan tinggi yang sudah memasang plang informasi rencana pembangunannya.

"Ini mimpi besar masyarakat ribuan masyarakat Padangpariaman. Sebab masyarakat yakin Tarok City bisa berdampak besar terhadap kesejahteraannya,” katanya.

Selain itu, menurut Asrizal, apabila Presiden secara langsung meletakkan batu pertama di Tarok City, pembangunan yang digagas Pemerintah Padangpariaman itu, bisa mendapatkan dukungan lebih besar. Sebab Presiden sudah tentu didampingi para menterinya ke Tarok City itu.

“Kata orang kalau Presiden yang datang, beliau bisa langsung mengintruksikan agar menteri mengakomodir aspirasi. Momen seperti ini yang diharapkan masyarakat dilakukan Presiden untuk Tarok City,” katanya.

Namun apabila Presiden enggan singgah ke Tarok City, menurut Asrizal bisa saja menimbulkan kekecewaan masyarakat Padangpariaman. “Kami paham bahwa jadwal Bapak Presiden pasti padat. Namun tak masalah kalau beliau mengetahui harapan besar ini. Lagian beliau juga ke Padangpariaman untuk peletakan batu pertama Tol Padang-Pekanbaru,” ujarnya.

Sebelumnya, harapan agar Presiden bisa meluangkan waktu untuk meletakkan batu pertama pembangunan Tarok City, turut dikemukakan para pimpinan dari empat perguruan tinggi yang akan dibangun di sana kepada Padang Ekspres via whatshapp pribadinya, Senin (5/1).
Yakni Rektor Universitas Negeri Padang, Ganefri, berharap Presiden dapat meletakkan batu pertama pembangunan Tarok City, karena menurutnya kawasan itu akan menjadi Kota Pendidikan pertama di Sumbar nantinya.

Sedangkan  Rektor Universitas Islam Negeri Imam Bonjol, Eka Putra Wirman mengatakan, bahwa pembangunan di Sumbar memang perlu didukung, sehingga melaju lebih cepat. Sebab dia menilai Sumbar bukan daerah yang berlimpah sumber daya alam (SDA). Salah satu upayanya tentu dengan mengundang Presiden berkunjung ke Sumbar. Jadi Presiden bisa memberi pesan kepada investor, bahwa Sumbar layak investasi.

“Kedatangan Bapak Presiden meletakkan batu pertama pembangunan di Tarok adalah upaya penting yang sejalan dengan tujuan di atas. Kami sivitas akademika UIN-IB sangat mendukung harapan kedatangan Presiden ke Tarok City,” ujar Eka.

Senada dengan itu, Rektor Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Novesar Jamarun juga mengharapkan kedatangan Presiden Jokowi untuk peletakan batu pertama di Tarok City. Sebab memang pihaknya yang pertama kali hendak membangun di Tarok City itu.

Begitupun yang disampaikan Direktur Politeknik Negeri Padang, Surfa Yondri. Bahkan Yondri mengemukakan harapannya, agar Presiden dapat mengeluarkan langsung intruksi pengalokasian dana, baik untuk peralatan ataupun pembangunan PNP di Tarok City nantinya.

“Kami semangat memperjuangkan pengembangan PNP, agar lulusan kami bisa memenuhi kebutuhan dunia industri. Makanya kami berharap Bapak Presiden bisa mengintruksikan penyediaan dana untuk PNP,” kata Surfa. (ris)



SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: