PARIAMAN - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pariaman terus berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Dipimpin langsung oleh Kapolres Pariaman, AKBP Agung Pranajaya, Polres Pariaman menggelar kegiatan Jumat Berkah dengan mendistribusikan paket bahan pokok (sembako) kepada warga yang membutuhkan.
Berbeda dari penyerahan bantuan secara seremonial pada umumnya, penyerahan sembako dilakukan dengan pendekatan door to door atau menyambangi langsung kediaman warga di wilayah Kota Pariaman. Langkah ini diambil agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran sekaligus menjadi sarana mendengarkan aspirasi warga secara langsung.
Kehadiran jajaran kepolisian hingga ke pintu rumah warga mendapat sambutan hangat. Masyarakat Kota Pariaman mengapresiasi gaya kepemimpinan Kapolres saat ini yang dinilai humanis, ramah, dan tidak canggung bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat.
Salah seorang warga penerima bantuan mengaku terharu dengan perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian. Menurut warga, kehadiran personel Polri di tengah pemukiman memberikan rasa aman sekaligus kepedulian yang nyata.
Aksi sosial Jumat Berkah ini bukanlah satu-satunya agenda kemasyarakatan yang digalakkan oleh Polres Pariaman. Untuk mengoptimalkan pelayanan dan merangkul warga, Polres Pariaman juga mengintegrasikan beberapa program unggulan lainnya, seperti Jumat Curhat dan Subuh Keliling (Suling).
Melalui Jumat Curhat, kepolisian membuka ruang diskusi bebas bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, saran, maupun laporan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Sementara itu, kegiatan Subuh Keliling menjadi sarana silaturahmi keagamaan sekaligus memperkuat sinergi antara ulama, tokoh masyarakat, dan kepolisian dalam menjaga kondusifitas wilayah.
Kapolres Pariaman, AKBP Agung Pranajaya, menyampaikan bahwa rangkaian program mendekatkan diri kepada warga ini bertujuan utama untuk mengikis stigma negatif yang selama ini melekat pada institusi kepolisian.
"Melalui program-program ini, kami ingin mengubah pandangan masyarakat terhadap Polri. Jika selama ini ada persepsi bahwa polisi itu menakutkan atau hanya bertugas menangkap orang, kini pandangan tersebut perlahan terjawab. Polisi hadir sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat," ujar AKBP Agung Pranajaya.
Pendekatan secara persuasif dan humanis ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Pariaman. Dengan terjalinnya komunikasi yang harmonis, pihak kepolisian optimistis partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan akan semakin meningkat. (roz)

