Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Atasi Ancaman Gerusan Sungai, Dinas PUPR Padang Pariaman Genjot Rehabilitasi Jembatan Lubuak Napa

Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:02 WIB Last Updated 2026-10-06T14:02:08Z



PADANG PARIAMAN
- Sebagai upaya nyata dalam memulihkan infrastruktur pascabencana serta memastikan konektivitas antarwilayah tetap lancar, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memfokuskan perhatian pada perbaikan fasilitas publik yang mendesak. Salah satu proyek krusial yang saat ini tengah digenjot pengerjaannya adalah Rehabilitasi Jembatan Lubuak Napa.


Jembatan yang berlokasi strategis di Korong Lubuak Napa, Nagari Batu Kalang, Kecamatan Padang Sago ini merupakan urat nadi perekonomian serta jalur mobilitas harian bagi masyarakat setempat. Mengingat pentingnya peran jembatan tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran senilai Rp500 juta yang bersumber dari Dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) guna memaksimalkan mutu pengerjaan di lapangan.



Wilayah Kabupaten Padang Pariaman kerap dilanda cuaca ekstrem berupa hujan deras dengan intensitas tinggi, yang kerap memicu peningkatan debit air sungai secara signifikan. Kondisi ini sering kali mengancam keamanan infrastruktur jembatan di sekitar aliran sungai.


Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Padang Pariaman, Effendi, menjelaskan bahwa fokus utama dalam rehabilitasi ini adalah pengamanan struktur bawah jembatan agar tahan terhadap terjangan arus deras.


"Langkah teknis utama yang kami kedepankan dalam rehabilitasi ini adalah pemasangan Batu Bronjong sebagai struktur penahan air sungai. Dengan pelindung bronjong ini, kita harapkan pondasi jembatan menjadi jauh lebih aman dan kokoh dari gerusan maupun hantaman arus air yang deras ketika debit sungai meluap pasca hujan lebat," ujar Effendi.


Proyek rehabilitasi ini dirancang dengan perencanaan matang demi menghasilkan infrastruktur yang tahan lama. Berdasarkan kontrak kerja yang ada, masa pengerjaan proyek ini dipatok selama 120 hari kalender.


Pihak Dinas PUPR Padang Pariaman berkomitmen untuk mengawasi jalannya proyek secara ketat agar rekanan pelaksana dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan tetap memegang teguh standar spesifikasi teknis yang telah ditentukan. 


Kehadiran infrastruktur jembatan yang aman dan mantap ini nantinya diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan serta mendongkrak kembali aktivitas sosial dan perekonomian warga di Kecamatan Padang Sago dan sekitarnya.(roz) 

×
Berita Terbaru Update