PARIAMAN - Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas konektivitas wilayah. Pada tahun ini, pemko memfokuskan anggaran besar untuk perbaikan infrastruktur jalan yang mencakup 31 ruas jalan di seluruh wilayah kota.
Proyek strategis daerah ini dirancang untuk mendongkrak kelancaran mobilitas warga sekaligus menunjang pertumbuhan ekonomi lokal. Pengerjaan fisik jalan tersebut dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai dari bulan Agustus hingga November mendatang.
Kepala Dinas PUPR Kota Pariaman, Deki Asar, mengungkapkan bahwa pembiayaan proyek peningkatan jalan ini bersumber dari anggaran Transfer ke Daerah (TKD). Nilai fantastis disiapkan untuk merealisasikan pemerataan pembangunan infrastruktur tersebut, yakni menyentuh angka lebih kurang Rp 30 miliar.
"Melalui dukungan anggaran TKD sekitar Rp 30 miliar, kami berupaya memaksimalkan perbaikan infrastruktur jalan secara menyeluruh demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat sebagai pengguna jalan," ujar Deki Asar.
Agar penataan lebih terstruktur dan tepat sasaran, proyek pengerjaan jalan ini dibagi ke dalam tiga paket wilayah utama, yaitu:
Menjangkau titik-titik konektivitas penting di kawasan pinggiran hingga jalur penghubung kecamatan. Fokus pada pembenahan akses vital di jantung kota guna mengurai kepadatan dan memperlancar arus logistik.
Tidak hanya itu kegiatan ini menyasar perbaikan ruas jalan strategis yang mendukung aktivitas perkonomian masyarakat pesisir dan sentra agraris.
Kota Pariaman
Mengingat pentingnya faktor ketahanan jalan jangka panjang, Dinas PUPR Kota Pariaman menerapkan metode overlay (pelapisan ulang) menggunakan material berkualitas tinggi, yakni aspal hot mix.
Pemilihan aspal hot mix dinilai paling efektif untuk menahan beban volume kendaraan yang kian meningkat, sekaligus menghasilkan permukaan jalan yang lebih mulus, minim genangan air saat hujan, serta tahan terhadap aus.
Dengan dimulainya pengerjaan dari Agustus hingga November ini, pihak Dinas PUPR Kota Pariaman mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara yang melintasi jalur-jalur pengerjaan di tiga wilayah tersebut, agar senantiasa berhati-hati dan memaklumi potensi penyesuaian arus lalu lintas sementara selama proyek berlangsung. (roz)

