Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Harapan Baru Petani Lareh Nan Panjang Barat, Rehabilitasi Irigasi Mulai Dikerjakan

Senin, 28 September 2026 | 13:57 WIB Last Updated 2026-09-28T06:57:04Z


PADANG PARIAMAN
- Warga Nagari Lareh Nan Panjang Barat, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, kini bisa bernapas lega. Keluhan panjang para petani terkait krisis air irigasi akhirnya terjawab setelah proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Permukaan resmi mulai dikerjakan di wilayah nagari mereka.


Proyek infrastruktur desa ini dibiayai melalui anggaran senilai Rp399 juta dengan masa pelaksanaan kerja selama 120 hari. Kehadiran pembangunan ini menjadi momentum penting bagi bangkitnya kembali sektor agraris di tingkat nagari yang sempat surut dalam beberapa waktu terakhir.


Sebelum perbaikan ini berjalan, warga Nagari Lareh Nan Panjang Barat menghadapi tantangan berat akibat rusaknya infrastruktur bendungan irigasi. Akibatnya, aliran air yang mengairi kawasan persawahan terhenti total.


Padahal, wilayah tersebut memiliki potensi lahan sawah seluas 70 hektar yang menjadi tumpuan ekonomi warga setempat. Demi bertahan hidup dan tetap produktif, masyarakat terpaksa beralih menanam jagung karena keterbatasan pasokan air untuk tanaman padi.


Meski demikian, warga tetap merindukan kembalinya fungsi sawah produktif mereka. Dengan adanya proyek rehabilitasi yang sedang berjalan saat ini, harapan agar air kembali mengalir ke hamparan sawah warga seluas 70 hektar tersebut kini di depan mata.


Wali Nagari Lareh Nan Panjang Barat, Abasri, mewakili segenap masyarakat nagari menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tak terhingga kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.


"Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Padang Pariaman yang telah mendengarkan aspirasi masyarakat, sehingga lahan perkebunan dan pertanian bisa berfungsi lagi," ujar Abasri dengan penuh antusias.


Abasri juga menjelaskan bahwa saat ini pengerjaan fisik di lapangan masih terus berproses. Meskipun untuk beberapa bagian pendukung seperti konstruksi batu miring bendungan masih dalam tahap penyesuaian anggaran lanjutan, warga nagari tetap menyambut baik progres pembangunan yang sedang dikebut ini.


Saat ini, pengerjaan proyek dengan durasi waktu 120 hari tersebut terus dikebut oleh pihak pelaksana. Pemerintah Nagari Lareh Nan Panjang Barat bersama tokoh masyarakat turut aktif memantau jalannya proyek agar mutu bangunan terjaga dan selesai tepat waktu.


Dengan berfungsinya kembali jaringan irigasi ini nantinya, roda perekonomian di Nagari Lareh Nan Panjang Barat diprediksi akan kembali berdenyut kencang. Para petani dapat kembali mengolah sawah mereka tanpa harus khawatir ancaman kekeringan, demi mewujudkan kemandirian pangan yang berawal dari tingkat nagari. (roz) 

×
Berita Terbaru Update