Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bupati Padangpariaman Ajak Perkuat Persatuan Dan Semangat Bangkit

Selasa, 24 Maret 2026 | 11:15 WIB Last Updated 2026-03-24T04:15:59Z


Bupati Padangpariaman Saat Acaranya



PADANGPARIAMAN--- Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis, kemarin, untuk mengajak seluruh masyarakat menjadikan hari kemenangan sebagai titik balik dalam memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta semangat bangkit dari berbagai ujian yang tengah dihadapi daerah.


Bupati Padangpariaman menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum kembali kepada fitrah setelah sebulan penuh ditempa dalam “madrasah Ramadan”—menahan diri, meningkatkan ibadah, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.


Namun demikian, ia mengakui bahwa Idul Fitri tahun ini dirasakan dalam suasana keprihatinan. Kabupaten Padangpariaman tengah diuji oleh berbagai bencana yang berdampak pada kehidupan masyarakat.


“Sebagian saudara-saudara kita kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, bahkan harus menghadapi keterbatasan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, seberat apa pun ujian itu, tidak boleh memadamkan keimanan dan rasa syukur kita kepada Allah SWT,” ujar Bupati.



Menurutnya, setiap ujian yang datang merupakan panggilan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus pengingat bahwa kehidupan dunia bersifat sementara.


Dihadapan lebih dari seribuan Jemaah, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan menghapus sekat perbedaan. Ia menekankan pentingnya mempererat silaturahmi, saling memaafkan dengan tulus, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong.


“Kepedulian terhadap sesama, terutama bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana, harus terus ditingkatkan. Bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi mereka,” katanya.


Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Padangpariaman untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana, pemulihan infrastruktur, dan pemulihan ekonomi.


Berbagai langkah telah dan akan terus dilakukan, mulai dari penanganan darurat, rehabilitasi, hingga pembangunan kembali fasilitas yang terdampak. Meski demikian, ia menegaskan bahwa upaya tersebut membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.


“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kebersamaan adalah kunci agar proses pemulihan berjalan cepat dan tepat,” tegasnya.


Selain itu, Idul Fitri juga menjadi momentum refleksi diri. Bupati mengingatkan agar nilai-nilai Ramadan—kejujuran, kedisiplinan, kesabaran, dan kepedulian—tidak berhenti setelah bulan suci berakhir, tetapi terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.


Kepada generasi muda, ia berpesan agar terus mengisi diri dengan kegiatan positif, memperkuat akhlak, serta menjauhi perbuatan yang dapat merusak masa depan. Ia menyebut generasi muda sebagai harapan daerah dan penerus pembangunan di masa mendatang.


Tak lupa, apresiasi disampaikan kepada para perantau yang pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga melalui tradisi “Pulang Basamo”, sekaligus diharapkan tetap berkontribusi bagi kemajuan daerah. (eri)


×
Berita Terbaru Update