Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dituding Merobohkan Pondok Semi Permanen Warga, Ini Jawaban Wali Nagari Sunua Barat

Selasa, 19 September 2023 | 10:13 WIB Last Updated 2023-09-21T05:49:22Z



Pondok semi permanen 

PADANG PARIAMAN
- Wali Nagari Sunua Barat Sukardi Syukur membantah tudingan terhadap dirinya atas tuduhan telah merobohkan pondok semi permanen milik warga di daerah itu.


Ia menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah sama sekali merobohkan pondok tersebut. Pasalnya, ia merasa dirinya sudah difitnah.


Ia menjelaskan tuduhan itu berawal saat pihaknya bersama warga mengamankan dua orang laki-laki yang mencurigakan karena mondar mandir disekitar lingkungan bangunan semi permanen itu.


"Takut meresahkan, kami bersama warga mengamankan dua orang itu. Mereka mengaku bahwa ia sedang "Malimauan" lokasi sekitar pondok itu. Mereka tidak mau mengaku siapa yang menyuruhnya," ungkapnya.


Menurutnya, jika pun itu benar harusnya tidak juga secara diam-diam melakukannya, ditambah lagi sembunyi ditempat yang gelap. Jadi warga curiga terhadap gerak gerik mereka itu, sehingga keduanya diamankan.


Pada malam itu juga, kata Sukardi Syukur, warga merobohkan pondok semi permanen itu. Pasalnya, warga sudah geram karena sering ribut - ribut disebabkan oleh pondok dan tanah yang saat ini dalam proses sengketa.


Selanjutnya, setelah kedua laki-laki itu pergi, kemudian datang warga bernama Nova Narita bersama saudaranya yang memakai-maki dirinya dan menuduh merobohkan pondoknya. "Dalam ribut-ribut itu mereka merekam video dan mengirimkannya ke sosial media. Banyak komentar dari netizen yang menyudutkan saya, namun banyak juga yang membela," jelasnya.


Dikatakan Wali Nagari itu, keesokan harinya dirinya dilaporkan kepada kepolisian atas tuduhan merobohkan pondok semi permanen itu. Sementara pihaknya juga melapor balik atas penghinaan terhadap dirinya dalam video yang viral di media sosial.


"Sebenarnya saya tidak mau melaporkan mereka, namun karena tidak berhenti menyebarkan fitnah dan merasa dizalimi maka saya harus juga melaporkan mereka," kata Sukardi.


Ia menambahkan, terkait merobohkan pondok tersebut, pihaknya siap dilaporkan dan memenuhi pemanggilan nanti. Namun yang jelas banyak warga sebagai saksi nantinya untuk menjelaskan yang sebenarnya terjadi. (nal)





×
Berita Terbaru Update