Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jangan Sia Siakan Masa Muda dan Hindari Pergaulan Bebas dan Narkoba , Wujudkan Generasi Muda Peduli Sejarah

Kamis, 09 Juni 2022 | 08:53 WIB Last Updated 2022-06-09T01:56:13Z

Bupati Suhatri Bur Saat Acara

PADANGPARIAMAN - Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, membuka kegiatan workshop sejarah dan tradisi Padangpariman dalam mewujudkan generasi yang lebih peduli dengan sejarah.


"Dalam mewujudkan generasi muda lebih  peduli sejarah dan tradisi ini saya langsung membuka kegiatannya," kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, usai acara.


Suhatri Bur melihat kondisi pemuda Indonesia saat ini, mengalami degradasi moral, terlena dengan kesenangan dan lupa akan tanggung jawab sebagai seorang pemuda. 


"Bahkan kita melihat sekarang tidak banyak pemuda yang peka terhadap kondisi sosial masyarakat saat ini," ujarnya.


Apalagi jelasnya, dalam urusan akademik pun banyak siswa tidak menyadari bahwa mereka adalah insan akademis yang dapat memberikan pengaruh besar dalam perubahan menuju kemajuan bangsa.


Kemudian lagi lanjutnya, problematika pemuda yang terbentang di hadapan sekarang sangatlah kompleks, mulai dari masalah pengangguran, krisis eksistensi, krisis mental hingga masalah dekadensi moral. 


"Budaya permisif dan pragmatisme yang kian merebak membuat sebagian pemuda terjebak dalam kehidupan serba instant, hedonis, dan terlepas dari idealisme sehingga cenderung menjadi manusia yang anti sosial," ujarnya.


Kemudian lagi jelas Suhatri Bur yang juga Ketua DPD PAN Padangpariaman itu masalah lain yang turut menjadi pemicu terancamnya posisi pemuda adalah lemahnya pengawasan orang tua, keluarga, serta orang terdekat termasuk pula lemahnya pemahaman pemuda terhadap agama, melanggar tatanan hukum yang berlaku, dan lain sebagainya mengakibatkan pemuda banyak terjerumus dalam pusaran pergaulan yang mengantarkan pemuda pada titik kehancuran.


“Saya melihat fenomena sekarang betapa banyak pemuda dan pemudi melakukan hal hal yang mubazir, seperti bermain game di warnet, keluyuran saat jam belajar, berkumpul dan mebicarakan hal yang mubazir lebih banyak menghabiskan waktu di dunia maya (facebook, twiter, WA, Instagran dan lainnya), dengan membangun komunitas komunitas yang membuat mereka lupa akan hakikat kehidupan yang sebenarnya," ujarnya.


Dia berharap kepada semua pihak, terutama para generasi muda yang merupakan penerus bangs. 


“Ingat, kita semua adalah tumpuan banyak orang. jangan sia siakan masa muda anda, lakukanlah hal yang bermanfaat, ingat doa dan harapan orang tua kita, jangan kecewakan mereka, jadilah generasi yang bermanfaat bagi keluarga, bangsa dan Agama, pacu prestasi mari berlomba dalam kebaikan dan kesabaran," ujarnya.


Ditambah lagi dengan maraknya propaganda yang akan merusak dan menghancurkan suatu Negara, khususnya terhadap pemuda akan sangat mudah ditangkis jika pemuda memiliki hati yang mencintai Allah, dan gemar mendalami Alquran sebagai Pedoman hidup.


“Narkoba, sek bebas (pergalulan bebas), HIV/AIDS dan aksi radikalisme merupakan ancaman serius Bagi Generasi Muda kita saat ini. Jangan samapai ananda terjerumus kedalam hal di atas, karena itu akan mengahancurkan masa depan kita," ujarnya.


Jadi Suhatri Bur meminta,  mari bangun gaya hidup sehat bagi remaja/pemuda, yaitu melanjutkan sekolah, mencari pekerjaan, membentuk keluarga, menjadi anggota masyarakat, dan mempraktikkan hidup sehat.(ns)


×
Berita Terbaru Update