Aduh, Tiga Cewek Anggota Geng Petarung Diamankan Satpol PP -->

Aduh, Tiga Cewek Anggota Geng Petarung Diamankan Satpol PP

Reportase Sumbar
Jumat, 19 Februari 2021


PARIAMAN---Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pariaman mengamankan tiga orang perempuan yang merupakan anggota Geng Petarung di kawasan Desa Karan Aur, Pariaman, Jumat (18/2/2021) dinihari.


Kepala Bidang (Kabid) Penegak Peraturan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Muhammad Taufiq mengatakan, tiga orang tersebut dengan inisial nama P (18) dan D (17) merupakan warga Padang Panjang, kemudian A (17) warga Kota Pariaman. 


Ia menyampaikan, tiga orang tersebut diamankan karena masih berkeliaran dilarut malam yang tidak mempunyai tujuan. 


"Untuk D dan P ini barang bukti (BB) kami, yang sebelumnya diamankan dan dititipkan di Lembaga Perlindungan Korban Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (LPKTKTPA) unit Rumah Perlindungan Sosial Anak Delima, Pariaman, untuk dilakukan pembinaan karena sudah sering kami amankan saat patroli. Namun yang bersangkutan melarikan diri dari tempat tersebut," ungkapnya. 


Sedangkan untuk remaja A ini, juga sudah sering diamankan oleh pihak Satpol PP, bahkan sudah pernah dikirim ke Panti Sosial Karya Wanita ( PSKW) Andam Dewi Provinsi Sumbar, di Sukarami Kabupaten Solok.


Taufiq menyebutkan, sebenarnya tiga remaja tersebut bukan Pekerja Seks Komersial (PSK), namun mereka ini merupakan anggota sebuah geng yang mana selalu hadir saat ada acara orgen tunggal. 


"Mereka ini kalau ada acara yang menggunakan orgen tunggal selalu hadir, untuk berjoget dan bahkan hingga mabuk-mabukan," katanya. 


Kemudian setelah itu melakukan hubungan suami istri, tapi itu hanya dengan pacar masing-masing mereka, dan untuk tempatnya seperti di pondok kosong. 


"Jadi mereka ini bukan tergolong PSK, karena melakukan hubungan itu tidak harus dibayar, cukup dengan pacaran, setelah itu diberi makan atau minum, maka akan dikasihnya," jelasnya. 


Taufiq mengatakan, sekarang pihaknya mengirim remaja tersebut ke PSKW Andam Dewi Provinsi Sumbar, di Sukarami Kabupaten Solok. Semoga dengan dibina di sana bisa merubah pola pikir remaja tersebut menjadi lebih baik. 


"Kasihan mereka masih kecil. Jadi kami harapan setelah dibina di Andam Dewi nanti, mereka bisa lebih terarah dan lebih baik," jelasnya.


Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Korban Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (LPKTKTPA) unit Rumah Perlindungan Sosial Anak Delima, Pariaman, Fatmiyeti Kahar membenarkan bahwa remaja itu merupakan anggota Geng Petarung yang jumlahnya ratusan orang tergabung se Sumbar," ungkapnya.


Lebih lanjut dijelaskannya, dua orang dari tiga remaja yang diamanakan oleh Satpol PP tersebut merupakan anak yang sedang menjalani proses didikan, namun mereka berhasil melarikan diri. 


"Jadi Geng Petarung ini terdiri dari remaja pria dan wanita. Jumlah mereka ratusan orang dan berinteraksi dengan sesama mereka menggunakan sandi. Mereka juga punya sandi masing-masing, sandi A sampai Z," jelas Fatmi Yeti.


Dikatakannya juga, gerakan geng tersebut ada yang hobi dugem dengan organ tunggal, prostitusi, mabuk dan mata pencarian. 


"Grup Facebook mereka terdiri dari remaja berjumlah 5300 orang dengan nama Partai Goyang," ungkap Fatmi Yeti Kahar. 


Tidak hanya itu, kata Fatmi Yeti, Geng Petarung juga punya aktivitas berburu babi dan dan kelompok mendaki gunung yang berada di Kurai Taji. 


Untuk diketahui, Geng Patarung sudah berdiri semenjak tahun 2016 hingga saat ini mereka telah mencapai 500 orang lebih.


Sementara itu, salah satu anggota Geng Petarung inisial P menuturkan, kalau dirinya sudah menjadi anggota Geng Petarung lebih dari dua tahun. 


"Saya tidak ikut yang gituan (prostitusi). Saya hanya pergi goyang organ tunggal. Tapi pernah 'begituan' dengan pacar, sering," ungkap P.


Lebih lanjut dijelaskannya, sebelum mereka terlibat persetubuhan, mereka berpesta hisap lem dan kalau ada uang mereka mabuk alkohol."Saya juga masuk dalam grup FB Partai Goyang itu," kata P. (ozi)