Bidan Desa di Padang Sago Terpapar Covid-19, Diduga Tertular dari Pedagang Pepaya

Ilustrasi Bidan Desa. Fhoto : Internet


PADANG PARIAMAN - Bidan desa di Korong Kampuang Cubadak Nagari Koto Baru, Kecamatan Padang Sago Padang Pariaman positif Covid-19.

Hal ini diutarakan juru bicara Gugus tugas Covid-19 kabupaten Padang Pariaman Dr. Jasneli, Rabu (20/5).


"Satu lagi pasien positif Corona bertambah di Padang Pariaman. Kali ini seorang bidan desa dengan inisial SN (33) tahun," kata Jasneli.

Ia mengatakan, di Padang Pariaman bertambah lagi satu kasus terkonfirmasi positif total 9 orang. Hal diketahui setelah mendapatkan informasi dari kepala laboratorium Diagnostik Unand Padang dr. Andani Eka putra bahwa ada tambahan kasus untuk Padang Pariaman dengan Inisial "SN" umur 33.

Bidan desa tersebut sebelum terkonfirmasi positif Covid-19, diketahui pernah melakukan kontak langsung dengan pasien yang juga positif yang tinggal di Kecamatan Padang Sago. 

"Diperkirakan sumber penularannya dari pasien terkonfirmasi positif beberapa hari yang lalu S (54), pedagang buah pepaya," ujarnya lagi.

SN termasuk OTG (orang tanpa gejala), dengan inisiatif pribadi memeriksakan diri dan diuji swab saat tracking sebanyak 47 orang kontak erat dengan terkonfirmasi positif pada Senin yang lalu. 

Sebelumnya pasien sudah melakukan isolasi mandiri, selanjutnya pada hari ini juga Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Padang Pariaman langsung melakukan karantina terhadap pasien yang kebetulan sedang berada di rumah orang tua pasien di Kota Padang, kemudian langsung dikarantina di BLPP Bandar Buat Padang. 

"Besok, Kamis (21/5), Gugus Tugas Covid-19 Padang Pariaman bersama Satgas Kecamatan Padang Sago melakukan tracking di wilayah kerja Padang Sago," ujar Jasneli lagi. 

Berdasarkan koordinasi dengan Dinkes Kota Padang juga akan mentracking kontak erat dengan SN di sekitar rumah orang tuanya di Purus Kota Padang.

Berikut data lengkap pasien terkonfirmasi positif di Padang Pariaman sampai hari ini. Terhitung kasus terkonfirmasi Kabupaten Padang Pariaman berjumlah 9 orang, dirawat 3 orang, isolasi pemda 2 orang, sembuh 3 orang, meninggal 1 orang. (*)

Posting Komentar

0 Komentar