Senin, 16 Juli 2018

Wabup Suhatri Bur : Orang Tua Punya Peran Besar dalam Pola Asuh

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni Bersama Wakil Bupati Suhatri Bur, Ketika Menyerahkan Bantuan Beasiswa Beberapa Waktu Lalu ( Fhoto : Dok.Humas Padang Pariaman )
PADANG PARIAMAN (Reportase Sumbar)---Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menyatakan, pola asuh orangtua akan sangat berpengaruh terhadap kepribadian anak. Jika ayah dan bunda mereka terlalu memaksakan kehendak, tentu akan berdampak negatif pada kondisi psikologis sang buah hati.

"Artinnya, masing-masing orang tua wajib memantau kondisi anaknya saat di rumah dan luar rumah agar mereka terhindari dari pengaruh lingkungan yang bisa mengarah kepada tindakan kriminalitas. Pasalnya, akhir-akhir ini banyak generasi muda terlibat aksi tawuran dengan mempergunakan senjata tajam," kata Wakil Bupati Padangpariaman di Kantor Bupati Padangpariaman, kemarin, usai melaksanakan wirid bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Padangpariaman.

Peran orangtua dalam membimbing dan mengarahkan anaknya lanjutnya, jelas jauh lebih dibutuhkan. Karena zaman sekarang anak-anak atau generasi muda bangsa banyak yang berprilaku menyimpang di luar rumah, seperti melakukan aksi tawuran sehabis jam sekolah maupun saat jam sekolah.

Katanya, pola asuh orangtua yang baik wajib membantu anak mewujudkan mimpi dan cita-cita masing-masing anaknya sehingga menjadi generasi harapan bangsa. Tugas orang tua bukan hanya memberi penilaian tentang cita-cita anak, tetapi sekadar memfasilitasi dan mengarahkan untuk kebaikan bagi masa depan mereka sang anaknya.
   
"Saya mengatakan demikian, karena akhir-akhir ini banyak generasi muda kita atau kalangan pelajar yang terpengaruh dengan lingkungan. Sehingga mereka melakukan tindakan diluar batas kewajaran seorang generasi muda bangsa. Disinilah peran orang tua untuk mendidik anak tersebut, sehingga mereka bisa menjadi orang sukses dan tidak terpengaruh dengan lingkungannya," ungkapnya.

Dikatakan, orang tua wajib tahun kapan anak sudah mulai menunjukkan bakatnya, anak sudah mulai memiliki bakat terlihat sejak usia 2-3 tahun. Sehingga jika orangtua memaksa atau otoriter, maka hal itu akan berdampak negatif bagi perkembangan psikologis anak.

Mereka sang anak akan mencari tempat berkomunikasi selain orang tua, kalau tempatnya bagus tidak apa-apa, tapi kalau jelek tentu mereka akan mudah terpengaruh dengan perbuatan negatif. (ris)

SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: