Kamis, 28 Juni 2018

Pasar Pauah Kamba Butuh Renovasi Besar-besaran

PADANG PARIAMAN (Reportase Sumbar)---Keberadaan Pasar Pauah Kamba, di Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman selama ini memang telah terkenal secara luas.

Terutama dengan kehadiran Los Lambuangnya, yang kerap menjadi salah satu lokasi pavorit bagi para pengunjung yang kebetulan tengah melaintasi di kawasan itu.

Seperti diakui Walinagari Pauah Kambar, M Nur, bahwa Pasar Syarikat Pauah Kambar, selama ini memang merupakan salah satu sarana fital dalam menunjang perputaran roda perekonomian masyarakat di kawasan itu.
 

Dimana perputaran uang setiap hari pekannya terbilang cukup fantastis, yaitu bisa mencapai antara ratusan juta hingga lebih dari satu miliar setiap harinya.

Makanya  hasil dari pendapatan dari pasar syarikat selama ini juga bisa dinikmati sebagai income atau pemasukan PAD bagi masing-masing nagari yang menjadi anggota perserikatan dari pasar tersebut. 


"Baik itu Nagari Pauah Kambar, Nagari Padang Bintungan maupun Nagari Kapalo Koto," imbuh Walinagari Pauah Kambar, M Nur, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Kamis (27/06/2018).

Hanya saja lebih jauh menurut M Nur, yang baru saja dilantik kembali sebagai Walinagari Pauah Kamba ini, bila melihat kondisi atau keadaan pasar Pauah Kamba yang ada saat ini, memang sudah sangat selayaknya jika pasar tradisional tersebut sesegeranya direnovasi.
 

Pasalnya, tercatat sudah hampir berbilang puluhan tahun, pasar kebanggaan masyarakat tiga nagari itu tidak lagi pernah direhab atau direnovasi.

Akibatnya tak ayal, pemandangan di sebagian lokasi Pasar Pauah Kambar dimaksud saat ini tergolong cukup memprihatinkan.

Baik itu disebabkan banyaknya los atau bagian atapnya yang telah usang atau lapuk dimakan usia.

"Karena itulah kita tentunya berharap agar pihak atau dinas terkait hendaknya bisa memprioritaskan prgram renovasi kawasan Pasar Pauah Kambar ini, karena jika dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan kondisinya bisa semakin semrawut saja," terangnya.

Pihaknya mengaku optimis, jika saja Pasar Pauah Kambar itu bisa direnovasi sedemikian rupa, seperti yang terlihat dari renovasi Pasar Kurai Taji yang dilakukan oleh Pemko Pariaman.

Maka tidak tertutup kemungkinan nantinya akan bisa berdampak luas terhadap peningkatan dan perputaran roda ekonomi masyarakat ke depannya.

Terlebih lagi mengingat lokasinya yang begitu strategis yaitu terletak di persimpangan jalan utama menuju kawasan Objek Wisata Religus kawasan Makam Syech Burhanuddin di Ulakan.

Makanya tak heran bila saat-saat tertentu, seperti saat musim Basafa di Ulakan misalnya, Pasar Pauah Kamba kerap dijadikan sebagai lokasi transit oleh para pengunjung yang akan berziarah ke Makam Syech Burhanuddin di Nagari Ulakan.

Sekaligus lanjutnya dengan direnovasinya Pasar Pauah Kamba itu nantinya tentunya juga akan semakin menghidupkan  suasana pasar yang ada selama ini, terutama didukung adanya program pelebaran jalan dari Ulakan-Pauah Kamba menuju kawasan Ibukota Kabupaten di Nagari Paritmalintang yang saat ini tengah dikebut jajaran Pemkab Padangpariaman,

"Karena itulah besar harapan kita kiranya ke depannya Pemkab Padangpariaman nantinya bisa memprioritaskan untuk merehab kondisi Pasar Pauah Kambar yang ada saat ini, sehingga kndisinya bisa lebih refresentatif," terangnya.

Diakuinya, selama ini keberadaan Pasar Pauah Kamba tidak hanya sangat sentral dalam menunjang urat nadi perekonomian masyarakat di Nagari Pauah Kambar dan nagari sekitarnya, namun juga tidak sedikit pedagang dari luar daerah yang menggantungkan ekonminya dengan cara berjualan di kawasan pasar terebut. Seperti halnya dari Kawasan Kabupaten Agam, Padang Panjang, Kabupaten Padangpariaman dan sejumlah daerah lainnya.

Dengan alasan itu pula lanjutnya, perputaran saat hari pasar, perputaran uang di kawasan Pasar Pauah Kambar terbilang cukup fantastis, bahkan bisa berkisar antara ratusan hingga lebih dari satu miliar setiap hari pekannya. (ris)

SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: