Selasa, 29 Mei 2018

Pilkada Pariaman Siap Ditabuh, KPU Matangkan Persiapan

Ketua KPU Kota Pariaman Boedi Satria Bersama Walikota Pariaman Mukhlis Rahman
PARIAMAN (Reportase Sumbar)---Semakin dekatnya waktu pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Kota Pariaman, yang dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 27 Juni 2018 bulan depan, tak ayal saat ini membuat jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman terus berusaha mematangkan seluruh persiapan yang dibutuhkan.

Seperti diakui Ketua KPU Pariaman, Boedi Satria, bahwa berbagai persiapan yang dilakukan pihak Ketua KPU Kota Pariaman saat ini juga tidak terlepas dari target KPU untuk mewujudkan tingkat pencapaian partisipasi pemilih sebesar 75 persen, seperti yang dipatok pihaknya dari KPU Kota Pariaman.

“Karena itulah sejauh ini persiapan yang dilakukan pihak KPU sendiri bisa dikatakan sudah sangat matang, salah satunya di masa kampanye yang baru saja berlangsung baru-baru ini, dimana saat itu ada empat hal utama yang kita persiapkan dengan baik,” demikian ditegaskan Boedi satria, dihubungi di ruang kerjanya kemarin.

Ditegaskannya, empat hal yang dilakukan pihak KPU selama berlangsungnya masa kampanye yaitu meliputi pembuatan dan pemasangan alat peraga kampanye,  mencakup pembuatan dan pemasangan spanduk, baliho dan umbul-umbul.

Selanjutnya pihaknya dari KPU juga telah membuat dan mendistribusikan bahan-bahan kampanye, yang terdiri dari dua item, yaitu pamplet dan brosur.

“Selanjutnya kita juga melaksanakan dua kali debat public, yaitu masing-masing pada tanggal  5 mei baru-baru ini, serta pada tanggal 23 Juni yaitu jelang masuknya waktu minggu tenang masa kampanye,” terangnya.

Sedangkan kegiatan yang keeampat lanjut Boedi Satria, yaitu akan menayangkan iklan kampanye dari masing-masing calon, baik itu di media cetak maupun media elektronik, terhitung sejak tanggal 10 juni s/d-23 juni 2018 mendatang.

Tidak kalah pentingnya, agar lebih matangnya persiapan pihak penyelenggara dalam menjalankan tugasnya saat hari H nantinya,KPU juga telah memberikan pembekalan tekhnis kepada seluruh penyelenggara pemilu kada yang ada. Baik itu melibatkan penyelenggara di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan, hingga penyelenggara yang ada di tingkat TPS sekalipun.

“Semua itu dilakukan tentunya tidak terlepas harapan kita agar semua penyelenggara yang ada benar-benar telah siap menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Karena dengan adanya bimbintgan tekhnis tersebut, tentunya mereka akan lebih paham, sehingga mereka pun akan lebih siap saat menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, “ imbuhnya.

Atau dalam artian lain, sebagai penyelenggara mereka nantinya diharapkan tetap mengikuti aturan serta taat azas sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.

Demikian pula halnya penyiapan logistic pemilu lainnya, seperti pencetakan surat suara, pengadaan tinta stempel, atau pengadaan alat bantu bagi para warga disabilitas yang ada. 

“Diharapkan paling lambat 3 hari jelang hari H, pengepakannya sudah bias dirampungkan, begitu pula diharapkan semua alat peraga nantinya juga sudah bias didistgribusikan, minimal 1 hari jelag hari H,” bebernya.

Berdasarkan data yang dihimpun melalui Ketua KPU Pariaman diketahui, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Pariaman pada pilkada langsung tahun 2018 ini berjumlah 59.245.
“Jadi sesuai aturan jumlah keseluruhan surat suara yang dicetak itu dilebihkan sekitar 2,5 persen, sehingga jumlahnya jadi berkisar 60.807 suara. Hal itu sekaligus untuk mengantisipasi jika nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan,” terangnya.

Dalam hal ini, pihaknya dari KPU lanjut Budi Satria juga sangat selektif dalam menyeleksi dan menyortir  surat suara yang ada. Buktinya, setiap surat suara yang tiba di KPU biasanya akan langsung disortir secara ketat  oleh petugas, sebelum dilakukan pelipatan atau pengepakan.

 “Jadi bagi suara yang ditemukan rusak misalnya, itu selanjutnya akan langsung kita musnahkan, dan selanjutnya dimintakan gantinya,” tuturnya.

Sejauh ini pihaknya sebut Boedi Satria menemukan sekitar 764 surat suara rusak, apakah itu disebabkan karena robek,  terkena tinta buram, atau karena faktor kerusakan  lainnya.

“Semua surat suara yang rusak tersebut selanjutnya telah kita tangani dengan baik, yaitu dengan cara dimuasnahkan, dan selanjutnya kita telah meminta agar hal itu bisa segera diganti. Mungkin dalam minggu ini insya Allah semua sudah bias diclearkan,” terangnya mengakhiri. 

Sementara itu, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman tak luput  berharap agar tahapan dan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pariaman yang dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, dapat berjalan sukses dan aman dan lancar.

“Kita harap Pilkada 2018 mendatang, sesuai dengan yang kita harapkan bersama, mulai dari tahap persiapan, pendaftaran, dan pencoblosan nantinya, berjalan dengan aman, dan sukses, seperti yang kita lakukan di tahun 2013 lalu, dimana Pilkada Kota Pariaman, terbaik di tingkat Sumatera Barat,” harapnya. (yurisman)

SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: