Rabu, 30 Mei 2018

Pemkab Padang Pariaman Kucurkan 20 Milyar Untuk Pacu Percepatan Infrastruktur Tarok City

Bupati Ali Mukhni, Ketika Berada di Kawasan Tarok City Kecamatan 2 x 11 Kayutanam
PADANG PARIAMAN (Reportase Sumbar)---Sepanjang tahun 2018 lalu,  Pemerintah Kabupaten Padangpariaman sedikitnya telah mengucurkan dana sebesar Rp20 miliar untuk keperluan pembangunan jalan ke Kawasan Terpadu Tarok yang terletak di Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam.

"Lebar jalan yang hendak dibangun menuju kawasan tersebut lebarnya sekitar 75 meter dengan panjang sekitar tiga kilometer," kata Bupati Padangpariaman, H Ali Mukhni, kemarin.

Ia juga mengatakan, besarnya dana yang dikucurkan untuk pembangunan jalan tersebut merupakan bentuk dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.

Apalagi, lanjutnya kawasan tersebut selama ini juga telah sering dikunjungi sejumlah pejabat setingkat menteri dan perkembangan pembangunannya juga sudah dilaporkan kepada presiden ketika berkunjung ke Sumbar beberapa waktu lalu.

Disebutkan, dengan mempercepat pembangunan jalan tersebut maka sejumlah perguruan tinggi yang akan mendirikan fasilitas pendidikannya di kawasan itu juga akan dapat segera memulai pembangunannya

Selain itu, kata dia hal itu juga akan menambah daya tarik investor untuk berinvestasi di sekitar kawasan tersebut.  "Dengan berkembangnya kawasan tersebut maka nilai jual tanah di sana akan meningkat," ujarnya.

Ia menyebutkan harga tanah di daerah itu sebelum dilakukan pembangunan hanya Rp35 ribu per meter, namun saat ini telah mencapai Rp250 ribu per meter.  "Sekarang saja harga tanah sudah naik, apalagi kalau sudah diaspal," ujar dia.

Sementara itu, Rektor Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Novesar Jamarun saat mengunjungi kawasan tersebut pada Kamis lalu berharap kepada masyarakat untuk tidak menjual seluruh lahan di daerah itu.
"Tinggalkan juga untuk mahasiswa agar bisa berwirausaha," katanya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat di daerah itu, Asrizal meminta mempercepat pembangunan di kawasan tersebut agar pihaknya dapat melihat segera hasil dari rencana yang disusun pemerintah setempat.

"Saya khawatir kalau terlalu lama nanti kami tidak bisa melihat dan merasakan hasilnya," tambahnya mengakhiri.(ris)






SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: