Kamis, 12 April 2018

Nagari Batu Kalang Kaya Potensi Sumber Daya Alam

Jamarusti Wali Nagari Batu Kalang

Pariaman, (Reportase Sumbar)---Nagari Batu Kalang selama ini dikenal sangat kaya dengan potensi sumber daya alamnya, terutama halnya potensi buah kelapa. Terbukti, seperti diakui Walinagari Batu Kalang, Jamarusti, setiap harinya tidak kurang puluhan ton produk kelapa mentah yang berasal dari perkebunan rakyat di daerah itu dipasarkan ke luar daerah.


"Hanya saja, salah satu permasalahan yang dihadapi selama ini, tidak kurang setiap harinya ada sekitar setengah ton dari buah kelapa tersebut yang terbuang secara percuma, karena dianggap tidak memenuhi standar, sehingga terpaksa terbuang begitu saja, atau ada yang dikubur begitu saja ke dalam tanah untuk menorong kesuburan lahan perkebunan," demikian disebutkan Walinagari Batu Kalang, H Jamarusti dihubungi di ruang kerjanya kemarin.


Padahal lanjutnya, jika saja hal itu bisa diolah sedemikian rupa, maka tidak tertutup kemungkinan sisa buah kelapa tersebut bisa diolah sedemikian rupa, mungkin diolah menjadi berbagai produk jadi," sebutnya.


Dengan alasan itulah Jamarusti berharap agar ke depannya ada pembinaan yang lebih intensif dari dinas atau instansi terkait, baik itu dinas terkait di tingkat kabupaten atau provinsi. "Sebenarnya kalau saja sisa dari buah kelapa itu bisa diolah sedemikian rupa, maka tentunya hasilnya juga akan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat. Jadi hasilnya tidak seperti sekarang, karena kebanyakan hanya terbuang secara percuma," imbuhnya.


Untuk itulah Jamarusti mengharapkan ke depannya perlunya pembinaan atau pelatihan dari dinas atau OPD terkait, sehingga dengan begitu, buah kelapa yang dianggap tidak produktif itu bisa dikembangkan menjadi produk layak jual, seperti halnya mengolahnya menjadi produk VCO dan lain sebagainya.


Diakuinya, di Nagari Batu Kalang sendiri, sebagian warga memang ada yang berinisiatif untuk mengolah buah kelapa menjadi produk olahan, seperti halnya mengolahnya menjadi produk kecantikan, VcO dan sebagainya. Hanya saja produk yang mereka hasilkan sifatnya masih sangat terbatas.


"Karena kalau berbicara tentang produk, tentunya juga tidak terlepas dari ketersediaan pasar yang akan menampungnya. Demikian pula produk tersebut juga perlu memenuhi standar kebutuhan pasar, termasuk tentunya perlu dilengkapi dengan kemasan yang lebih memadai.


"Jadi itulah salah satu permasalahan yang dihadapi selama ini, sehingga produk yang dihasilkan belum bisa berjalan maksimal seperti diharapkan. Makanya ke depan kita berharap adanya perhatian dari OPD terkait, sehingga nantinya produk hasil perkebunan rakyat yang ada di nagari Batu Kalang ini ke depannya bisa diolah sedemikian rupa, sehingga hasilnya bisa lebih menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sini," harapnya. YURISMAN MALALAK

SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: