Sabtu, 17 Februari 2018

Prestasi Juara Umum II MTQ Tingkat Sumbar Merupakan Lompatan Besar Sejarah Bagi Kota Pariaman


Pariaman (Reportase Sumbar) ---Keberhasilan Kontingen Kota Pariaman keluar sebagai juara Umum II MTQ tingkat Prov insi Sumatera Barat yang dipusatkan di Kota Pariaman beberapa waktu yang lalu tak ayal menjadi sesuatu yang sangat bersejarah bagi kota berjuluk Kota Tabuik ini.

Pasalnya, seperti diakui Kepala Kemenag Kota Pariaman, H M Nur,  saat MTQ tingkat Provinsi yang dipusatkan di Kota Pariaman tidak hanya menghasilkan pencapaian yang menggembirakan, berupa juara umum II namun juga sukses penyelenggaraan, sukses persiapan dan sukses hasi dan pelaporan.

“Makanya kita jelas sangat bersyukur dan mengucapkan alhamdulillah karena kontingen Kota Pariaman akhirnya berhasil meraih prestasi terbaiknya pada MTQ kali ini Lagi pula prestasi juara umum II yang diraih Kontingen Kota Pariaman, juga jauh melebihi ekseptasi yang kita targetkan sebelumnya,” demikian ditegaskan Kepala Kemenag Kota Pariaman, M Nur, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya baru-baru ini.

Lebih jauh mantan Kepala Kemenag Kota Bukittinggi ini juga menambahkan, keberhasilan Kontingen Kota Pariaman menyabet peringkat Juara Umum II juga tentunya tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan semua pihak yang ada di Kota Pariaman. Demikian pula halnya kebersamaan yang terbangun dengan baik selama penyelenggaraan MTQ berlangsung.

Tidak terkecuali diantaranya kerja keras tim pendamping yang berasal dari jajaran Kemenag Kota Pariaman.
“Juga tidak kalah pentingnya, keberhasilan Kota Pariaman meraih peringkat Juara Umum II saat MTQ Tingkat Provinsi baru-baru ini sekaligus membuktikan bahwa keberadaan  MDTA  atau Pondok Alquran dan Pondok Hafiz yang banyak ditemukan di Kota Pariaman terbukti mampu membuahkan hasil yang begitu membanggakan,” imbuhnya .

Dapat digambarkan sebutnya, pretasi Kontingen prestasi yang diraih Kontingen Pariaman saat MTQ yang lalu bisa diibaratkan bak lentingan yang sangat begitu luar biasa. “Betapa tidak, karena saat MTQ-MTQ sebelumnya, Kontingen Kota Pariaman paling banter sering menduduki peringkat sepulu besar, makanya saat MTQ baru-baru ini kita hanya menargetkan peringkat lima besar. Tapi Allah ternyata menentukan lain, sehingga Kontingen Kota Pariaman pun berhasil meraih peringkat Juara Umum II,” sebutnya.

Di pihak lain, berpijak dari prestasi yang diraih Kontingen Kota Pariaman saat MTQ baru-baru ini, hal itu lanjutnya seyogyanya bisa dijadikan sebagai momentum untuk lebih memperhatikan nasib guru mengaji yang ada di daerah pesisisr pantai ini. Hal itu dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi bagi mereka sebagai pahlawan-pahlawan yang telah berhasil mengharumkan nama Kota Pariaman di tingkat Sumatera Barat.

Juga tidak kalah pentingnya, pencapaian tersebut tentunya juga harus bisa dipertahankan atau kalau bisa lebih ditingkatkan lagi pada masa-masa mendatang. Karena lanjutnya, bukankah ada ungkapan yang menyebutkan, bahwa mempertahankan itu jauh lebih berat dari pada meraihnya.

“Jadi inilah ke depannya yang harus menjadi perhatian utama bagi kita di Pariaman ini. Termasuk diantaranya adanya keberpihakan lebih dari anggaran APBD untuk meningkatkan kesejahteraan guru mengaji yang ada di Kota Pariaman ini. Sehingga ke depannya insentif yang mereka terima tidak hanya sekadar lepas makan seperti yang telah mereka nikmati selama ini. Namun hendaknya bisa lebih dari itu. Sehingga setidaknya bisalah memenuhi standar minimum untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari,” imbuhnya mengakhiri. (ris)



SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: