Kamis, 23 November 2017

Jembatan Lubuak Tano Harapan Baru Bagi Masyarakat Koto Baru


VII Koto (Reportase Sumbar)---Kehadiran jembatan Lubuak Tano, yang menghubungkan Kecamatan Padang Sago dan Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padangpariamantak ubahnya bak harapan baru bagi masyarakat Koto Baru dan sekitarnya. Pasalnya dengan kehadiran jembatan sepanjang lebih kurang 120 meter itu, tentunya bakal menjadikan akses transfortasi masyarakat Koto Baru menuju Sungai Sariak bisa lebih lancar lagi. Begitu pula sebaliknya.

Seperti diakui Walinagari Koto Baru, Zulhendrayani. Menurutnya, hal itu memang sangat beralasan sekali, karena selama ini untuk menuju ke Pasar Sungai Sariak misalnya, warga yang datang dari arah Pasar Padang Sago terpaksa harus menempuh perjalanan sepanjang 19 kilometer jika melewati Simpang Puungguang Ladiang Kota Pariaman. Sementara, jika menempuh jalur lain, yaitu melalui ruas jalan SMAN I Padang Sago jaraknya bisa mencapai 14 kilometer, sebelum sampai ke Pasar Sungai Sariak. "Jadi bagaimana tidak senang warga disini menyambut kehadiran jembatan tersebut, karena dengan kehadiran jembatan itu jarak tempuh dari Padang Sago ke Pasar Sungai Sariak, hingga sampai ke jalan provinsi Pariaman-Sicincin hanya sekitar 4 kilometer saja," terang Zulhendrayani.

Makanaya dengan alasan itu pula, sebagai syukur masyarakat Koto Baru dalam menyambut kehadiran jembatan Lubuak Tano dimaksud, pihaknya dari pemerintahan nagari Koto Baru bahkan telah bernazar atau memasang niat, jika saja pengerjaan jembatan itu nantinya telah bisa dirampungkan, maka pihaknya bakal menggelar hajatan menyembleih hewan kerbau untuk menggelar acara do'a bersama.

Selaku walinagari, atas nama seluruh masyarakat Koto Baru, Zulhendrayani mengaku pihaknya jelas sangat mengapresiasi komitmen Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni untuk bisa menuntaskan pembangunan jembatan tersebut. "Karena Pak Bupati Ali Mukhni sendiri bahkan menginginkan agar jembatan itu sediaya sudah bisa dirampungkan secepatnya, sehingga diharapkan sudah bisa diresmikan sekitar Desember 2018 mendatang," terangnya.

Karena itulah, sesuai rencana yang ditegaskan sendiri oleh Bupati Ali Mukhni kepada dirinya selaku walinagari, bahwa anggaran pembang
unan jembatan Lubuak Tano dimaksud kembali akan dianggarkan Pemkab Padangpariaman melalui APBD untuk tahun 2018 mendatang, sehingga dengan begitu pengerjaannya diharapkan sudah bisa rampung pada akhir tahun 2018.

"Tapi khusus untuk program pelebaran jalan menuju ke jembatan Lubuak Tano tersebut, rencananya baru akan dilanjutkan setelah pembangunan jembatan Lubuak Tano selesai dirampungkan," terangnya.

Seperti diketahui menurut Zulhendrayani, program pembangunan jembatan Lubuak Tano dimaksud nantinya akan diikuti pula dengan program pelebaran jalan, antara Simpang Tiga Pasar Padang Sago hingga kawasan Tungka Kampuang Panyalai, yang terletak di tepi sungai Batang Mangau yang melintas di atas jembatan Lubuak Tano.

"Yang jelas kehadiran jembatan Lubuak Tano ini merupakan salah satu proyek monumental sekaligus program emas yang pernah digagas oleh Bupati Ali Mukhni. Karena, selain jembatan ini merupakan salah satu jembatan terpanjang di Kabupaten Padangpariaman, nantinya jembatan itu juga berpotensi menjadi jembatan termegah di Kabupaten Padangpariaman. Sebab, seperti harapan Pak Bupati, meliau menginginkan kawasan di sekitar jembatan  tersebut nantinya juga bisa berkembang menjadi kawasan wisata baru di Kabupaten Padangpariaman," terangnya.

Demikian pula program pelebaran jalan menuju jembatan Lubuak Tano dimaksud, juga tentunya manfaatnya sangat besar bagi masyarakat Koto Baru dan sekitarnya, karena dengan begitu mereka bisa lebih mudah lagi mengangkut hasil pertanian mereka ke luar daerah. Demikian pula halnya dengan akses transportasi masyarakat juga tentunya akan semakin lancar pula.

"Betapa tidak, karena setiap harinya tidak kurang dari seribuan pengendara yang memanfaatkan jembatan itu selama ini, meski bentuknya baru berupa rajang. Jadi bisa dibayangkan bila jembatan Lubuak tano itu nantinya telah rampung sepenuhnya, tentu akan semakin banyak lagi kendaraan yang akan melewatinya. Termasuk diantaranya kendaraan roda empat," imbuhnya.

Di pihak lain Zulhendrayani juga berharap, agar ke depannya pembangunan jembatan Lubuak Tano dan pelebaran jalan menuju kawasan itu nantinya juga bisa diikuti dengan pelebaran jalan Padang Sago-Pungguang Ladiang hingga nantinya pelebarannya bisa diteruskan hingga terhubung ke ruas jalan Koto Mambang. "Karena jika ruas jalan itu telah diperlebar, maka tentunya nanti akan bisa berkembang menjadi jalan alternatif utama, sebagai jalan penghubung antara Kecamatan Padang Sago-Kota Pariaman dan Kecamatan Patamuan," terangnya.

Di pihak lain, seperti ditegaskan Bupati Ali Mukhni beberapa waktu lalu, bahwa keinginan untuk membangun jembatan Lubuak Tano memang telah cukup lama diidamkan pihaknya. Bahkan, keinginan itu sebut Bupati telah muncul saat dirinya masih menjabat sebagai Wakil Bupati Padangpariaman, yang saat itu berpasangan dengan Bupati Padangpariaman, almarhum H Muslim Kasim. Makanya sangat beralasan, jika Bupati Ali Mukhni akhirnya terlihat begitu serius untuk bisa mewujudkan kehadiran jembatan Lubuak Tano dimaksud. Terbukti, dalam beberapa kesempatan orang nomor satu di Kabupaten Padangpariaman itu, sering terlihat langsung turun tangan memonitor pengerjaan jembatan di kawasan itu. (yurisman malalak)

SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: