Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) ini dirancang untuk membekali para pelaku usaha lokal dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) agar mampu bersaing dan menyesuaikan produk mereka dengan kebutuhan pasar modern.
Staf Bidang Sosial, Budaya, dan SDM Kabupaten Padang Pariaman, Syafrion, yang hadir mewakili pemerintah daerah sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut, menekankan pentingnya adaptasi digital di era saat ini.
"Digital mau tidak mau harus bisa kita kuasai, karena ini sudah sesuai dengan perkembangan zaman. Dengan adanya program ini, kita berharap produk-produk lokal Padang Pariaman bisa bertransformasi dan masuk ke pasar yang lebih luas sesuai dengan kebutuhan konsumen," ujar Syafrion.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas perhatian besar dari Kementerian Ekraf terhadap pengembangan potensi lokal di Padang Pariaman. Menurutnya, kepedulian tersebut dibuktikan dengan konsistensi kementerian yang telah menggelar kegiatan pemberdayaan sebanyak sembilan kali di wilayah Padang Pariaman.
Dalam kesempatan itu, Syafrion turut menyuarakan aspirasi daerah terkait dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat. Pihaknya menyatakan sangat bersyukur apabila ke depan terdapat bantuan fisik maupun program penguatan sektor pendidikan untuk menunjang daya saing masyarakat setempat.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, menjelaskan bahwa rangkaian pelatihan ini memiliki arti strategis sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana.
Anton mengaitkan pemanfaatan teknologi AI dalam ekonomi kreatif ini dengan potensi pariwisata daerah yang tengah berkembang pesat. Salah satunya adalah dorongan bagi Nagari Katapiang yang saat ini telah diusulkan untuk menjadi bagian dari program Nagari Wonderful Indonesia.
"Kita melihat bagaimana dunia akselerasi teknologi dapat dikawinkan secara akrab dengan dunia pariwisata. Memanfaatkan AI untuk kegiatan ekonomi kreatif akan mempercepat kebangkitan ekonomi Padang Pariaman," ungkap Anton.
Ia menambahkan, sebagai puncak dari seluruh rangkaian pendampingan ini, pemerintah daerah bersama pihak terkait bakal menggelar sebuah momen besar yang mengumpulkan seluruh anak muda dan pelaku kreatif se-Kabupaten Padang Pariaman.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Ekonomi Kreatif, Muhammad Azhar Iskandar, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendorong ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Azhar membeberkan bahwa program workshop berbasis digital dan pemanfaatan teknologi ini merupakan bagian dari agenda nasional yang masif. Hingga saat ini, program serupa telah sukses dilaksanakan sebanyak 27 kegiatan yang tersebar di 5 provinsi di Indonesia.
Dorong Produk Lokal Tembus Pasar, 80 UMKM Padang Pariaman Ikuti Workshop AI Kemenekraf memberikan pemahaman taktis dan aplikatif terkait penerapannya, workshop menghadirkan pakar akademisi dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Nadia Edawarma. Dosen Manajemen Unand tersebut memaparkan beragam strategi pemanfaatan AI, mulai dari riset tren pasar, pembuatan desain produk yang relevan, hingga penyusunan strategi pemasaran digital bagi para peserta.
Melalui pelatihan ini, para pelaku usaha di Kampung Nelayan Batang Anai diharapkan tidak lagi dipandang sekadar sebagai produsen tradisional, melainkan mampu bertransformasi menjadi pengusaha kreatif berbasis digital yang adaptif dan berdaya saing tinggi. (roz)


