![]() |
| Mantan Bupati Padangpariaman Hadiri Pergantian RSUD Padangpariaman |
PADANGPARIAMAN--- Nama RSUD Parit Malintang resmi berganti menjadi RSUD Muslim Kasim. Perubahan nama tersebut ditandai dengan peresmian yang dilakukan Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat kemarin.
Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, bukan hanya karena perubahan identitas sebuah rumah sakit, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada salah seorang putra terbaik daerah, Almarhum Muslim Kasim, yang dinilai memiliki jasa besar dalam pembangunan Kabupaten Padangpariaman, khususnya dalam penguatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Prosesi peresmian turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Padangpariaman periode 2021–2024, Suhatri Bur dan Rahmang, pimpinan dan anggota DPRD Padangpariaman, keluarga besar Almarhum Muslim Kasim, Ketua LKAAM, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, para camat, wali nagari, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan civitas RSUD Muslim Kasim.
Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis mengatakan, perubahan nama RSUD tersebut bukan sekadar seremoni pergantian nama sebuah rumah sakit.
“Hari ini bukan sekadar seremoni pergantian nama sebuah rumah sakit. Hari ini adalah momentum bersejarah untuk mengenang, menghargai dan mengabadikan jasa seorang putra terbaik Padangpariaman, Bapak Muslim Kasim, yang telah memberikan dedikasi luar biasa terhadap pembangunan daerah Kabupaten Padangpariaman,” ujar Bupati.
Nama Berganti, Pengabdian Harus Semakin Kuat
Sementara itu, Direktur RSUD Muslim Kasim, dr. Efriyeni, M.Kes menyampaikan bahwa rumah sakit tersebut mulai aktif memberikan pelayanan pada 23 Mei 2009 dan terus mengalami berbagai tahapan pengembangan pelayanan kesehatan.
Perubahan nama menjadi RSUD Muslim Kasim, menurutnya, bukan hanya pergantian identitas, tetapi merupakan bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian Almarhum Muslim Kasim yang pernah memimpin Kabupaten Padangpariaman dan memiliki bagian penting dalam sejarah berdiri serta berkembangnya rumah sakit tersebut.
Direktur juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Padangpariaman John Kenedy Azis atas gagasan perubahan nama rumah sakit.
Dengan nama baru tersebut, RSUD Muslim Kasim berkomitmen membangun semangat baru melalui visi “Terwujudnya RSUD Muslim Kasim dengan Pelayanan Prima.”
Visi tersebut diwujudkan melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, perlindungan kesehatan masyarakat serta penyelenggaraan pelayanan yang efektif, efisien dan berkeadilan.
Seluruh jajaran rumah sakit juga berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, kualitas pelayanan, kompetensi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, tata kelola, kenyamanan pasien serta kepuasan masyarakat.
“Nama berubah, tetapi semangat pengabdian harus semakin kuat. Pelayanan harus semakin prima dan amanah kepada masyarakat harus semakin besar,” ujar Direktur.
Keluarga: Di Balik Nama Ada Amanah Besar
Perwakilan keluarga Almarhum Muslim Kasim Hari Husnan Kurniawan menyampaikan rasa bangga dan syukur atas penetapan nama tersebut.
Menurut keluarga, nama Muslim Kasim bukan hanya nama seorang mantan pemimpin daerah, tetapi juga nama seorang ayah dan kakek yang meninggalkan kenangan bagi orang-orang yang pernah mengenalnya.
“Tentu kami merasa bangga dan bersyukur. Di balik nama itu terdapat sebuah amanah yang besar,” ungkap perwakilan keluarga.
Keluarga juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Padangpariaman beserta jajaran pemerintah daerah serta seluruh masyarakat atas perhatian, dukungan dan perjuangan dalam mewujudkan perubahan nama tersebut.
Bagi keluarga, penyematan nama Muslim Kasim pada rumah sakit merupakan sebuah penghormatan yang luar biasa sekaligus amanah untuk terus menjaga nilai-nilai pengabdian yang pernah ditanamkan.
Peresmian RSUD Muslim Kasim akhirnya bukan sekadar menandai bergantinya nama sebuah fasilitas kesehatan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa sebuah nama besar harus diikuti dengan karya besar.
Nama Muslim Kasim kini menjadi bagian dari identitas rumah sakit. Dan identitas itu diharapkan terus hidup melalui pelayanan yang tulus, profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien—sehingga RSUD Muslim Kasim tidak hanya dikenal karena namanya, tetapi juga karena kualitas pelayanan dan pengabdiannya kepada masyarakat Padangpariaman. (eri)

