PADANG PARIAMAN - Proses panjang perjuangan masyarakat dalam memekarkan wilayah akhirnya memasuki babak baru. Alfedri secara resmi dilantik sebagai Penjabat (PJ) Wali Nagari Persiapan Padang Alai Utara. Pelantikan ini menandai dimulainya langkah awal pembentukan struktur pemerintahan nagari yang mandiri di wilayah tersebut.
Pelantikan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai unsur pejabat daerah, anggota legislatif, serta tokoh masyarakat setempat. Tugas berat kini menanti PJ Wali Nagari baru untuk membawa Nagari Persiapan Padang Alai Utara hingga kelak diakui secara penuh sebagai nagari definitif.
Tokoh Masyarakat V Koto Timur, Agusriadi yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, menyampaikan apresiasi dan selamat atas dilantiknya Alfedri. Namun, ia juga memberikan catatan penting mengenai besarnya tanggung jawab yang kini berada di pundak sang pejabat baru.
"Selamat kepada PJ Wali Nagari yang baru saja dilantik. Perlu disadari bahwa tugas di nagari persiapan ini sangat berat karena semua harus dimulai dari nol. Banyak sekali yang harus dikerjakan, dan sudah pasti waktu akan banyak tersita," ujar Agusriadi.
Ia mengingatkan bahwa menjadi seorang pemimpin di tingkat nagari tidak mengenal batasan jam kerja formal. Menurutnya, wali nagari adalah garda terdepan pelayanan yang berhubungan langsung dengan dinamika sosial masyarakat.
"Wali nagari tidak memiliki jam kerja yang kaku, karena yang dihadapi setiap saat adalah masyarakat. Pasti akan banyak masalah dan tantangan yang bermunculan di lapangan, dan itu membutuhkan kesabaran serta dedikasi penuh," tambahnya.
Harapan serupa juga disampaikan oleh Camat V Koto Timur, Budi Sahputra. Ia meminta agar Alfedri segera bergerak cepat dan beradaptasi dengan lingkungan kerja serta mulai mengeksekusi program-program dasar pemerintahan nagari.
"Kami menyampaikannya kepada Penjabat Wali Nagari Padang Alai Utara agar segera menjalankan tugas-tugas pemerintahan yang ada di nagari persiapan ini dengan sebaik-baiknya. Fondasi yang kuat harus dibangun sejak hari pertama," kata Budi Sahputra.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Padang Pariaman, Nurhayati, menegaskan kembali esensi utama dari pembentukan nagari persiapan. Menurutnya, muara akhir dari seluruh pelayanan dan pembenahan administrasi ini adalah status kelembagaan yang sah secara hukum nasional.
"Tugas yang diemban ini memang sangat berat. Target utama PJ Wali Nagari bersama seluruh elemen masyarakat adalah berjuang bersama agar status Nagari Persiapan Padang Alai Utara ini bisa segera naik menjadi nagari definitif," ungkap Nurhayati.
Dengan dilantiknya Alfedri, masyarakat Padang Alai Utara kini menaruh harapan besar agar pelayanan publik dapat makin dekat, pembangunan infrastruktur makin merata, dan proses administrasi menuju nagari definitif dapat berjalan lancar. (roz)

