PARIAMAN - Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyakit menular serta dampak perilaku berisiko, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pariaman menggelar kegiatan sosialisasi kepada siswa-siswi di seluruh SMP se-Kota Pariaman.
Kegiatan ini menghadirkan dr. Mailisa Asril sebagai pemateri utama yang memberikan edukasi terkait hukum pidana bagi pelaku asusila, serta menjelaskan secara komprehensif mengenai bahaya seks bebas dari sisi kesehatan maupun sosial.
Dalam penyampaiannya, dr. Mailisa yang merupakan dokter klinik Darussalam Lapas Pariaman menekankan bahwa perilaku seks bebas tidak hanya berisiko menyebabkan berbagai penyakit menular, tetapi juga dapat berdampak pada masa depan generasi muda, baik dari segi hukum maupun kehidupan sosial.
Sosialisasi ini dilaksanakan secara bertahap di seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pariaman dengan tujuan membekali para siswa dengan pengetahuan yang benar serta membentuk kesadaran untuk menjaga diri dari perilaku yang berisiko.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi pergaulan bebas, serta mengetahui konsekuensi hukum dari tindakan asusila.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Lapas dan Dinas Kesehatan dalam mendukung pembinaan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan sadar hukum. (nal)

