Mantan Birokrat Basri Syafrizal Mengaku Salut Visi dan Misi Bakal Calon Bupati H.Ramal Saleh, Singkat Padat dan Mudah di Mengerti

Ramal Saleh Usai Sampaikan Visi dan Misi dan DPC Partai Gerindra Padang Pariaman. Fhoto : AA

PADANG PARIAMAN—Drs. Basri Syafrizal  mengaku salut penyampaian visi dan misi Balon Bupati Padang Pariaman, H. Ramal Saleh di Kantor DPC Partai Gerindra, Sabtu (23/11/2019) malam,  di Lubuk Alung.

Hal itu disampaikan Basri Syafrizal, usai  mengikuti  paparan Ramal Saleh, dihadapan  kader Partai Gerindra dan tokoh masyarakat Padang Pariaman, serta awak media.

“Visi dan misi Balon Bupati Padang Pariaman, Ramal Saleh, singkat padat dan mudah mengerti oleh publik, salut saya,” ujar mantan  pensiunan birokrat Padang Pariaman itu.

Menurut Basri Syafrizal, Partai Gerindra dan masyarakat tidak akan salah pilih, apabila memberikan amanah kepada Ramal Saleh.

 “Saya sangat tertarik dengan gaya dan tata bahasa penyampaiannya. Apalagi dalam menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh peserta, Ramal Saleh dapat menjawab dengan baik dan memuaskan,” tukuk Basri Syafrizal lagi.

Basri Syafrizal punya harapan, tiada kata selain Gerindra harus dapat  memastikan Ramal Saleh diusung menjadi calon Bupati Padang Pariaman devinitif untuk didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Pariaman.

“Kalau tidak Gerindra akan kehilangan momen figur terbaik selama sepuluh tahun. Karna penyampaian visi dan misi Ramal Saleh menyentuh rakyat kecil dan menengah. Pokoknya oke banget untuk Ramal Saleh,” tukuk Basri Syafrizal lagi.

Ramal Saleh, dalam penyampaiannya, menegaskan Padang Pariaman, harus ada perobahan dan  kesejahteraan rakyat harus diutamakan.

Masyarakat kecil dan menengah itu, perlu dibina dan diberikan pendidikan keterampilan, menuurut kemauan mereka  masing-masing.

Ketua Kadin Sumbar dan Ketua PKDP Sumbar ini mengusung konsep  ( 5 P) Pertanian Perindustrian Perdagangan dan Pariwisata serta Pendidikan.

Apabila konsep ini dapat dikembangkan di Padang Pariaman, kehidupan masyarakat akan berubah kepada yang lebih baik dari sekarang.

“Selama program  dan ide banyak yang tidak cocok dengan selera masyarakat, kalau pun ada pertanian dikembangkan tetapi pemasarannya tidak, akhir masyarakat tentu datang kejenuhan dan malas untuk mengembangkan usha taninya,” ucap Ramal Saleh.

Disamping itu Ramal Saleh, mepunyai program unggulan, tentang  pengembangan rumah Tahfizul Qur’an pada setiap nagari di Kabupaten Padang Pariaman, dicontohkan  apabila setiap nagari bisa menumbuhkan minat penghafal Al-Qur’an kepada generasi muda dengan memberikan insentif memada kepada guru Tahfizul Qur’an.

“Saya optimis,   minimal 2 orang setiap nagari akan jadi setiap tahun, sebagai orang hafal Qur’an, artinya, dikalikan dengan jumlah nagari 103 x 2 = 206 orang  setiap tahun, al-qur’an berjalan dan setelah itu kita sudah bisa mengirim guru tahfiz kepada daerah lain,” tukas Ramal Saleh meyakinkan. (rel/AA)

Posting Komentar

0 Komentar