Selasa, 24 Juli 2018

Pembangunan Jembatan Lubuak Tano Segera Bisa Dilewati Kendaraan Bermotor

Bupati Ali Mukhni, Ketika Meninjau Pembangunan Jembatan Lubuak Tano, Beberapa Waktu Lalu ( Fhoto Humas Padang Pariaman )
PADANG PARIAMAN,(Reportase Sumbar)--Bupati Padang Pariaman H Ali Mukhni mentargetkan jembatan Lubuak Tano, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak telah bisa dilewati kendaraan roda dua mulai minggu depan. Pasalnya, keberadaan jembatan itu sangat berguna untuk peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, saat ini jembatan Lubuak Tano sudah dicor, jadi minggu depan mungkin sudah bisa dilewati sepeda motor,” kata Bupati Padangpariaman Ali Mukhni didampingi Kabag Humas Andri Satria Masri, di Buluh Kasok, Kecamatan VII Koto, kemarin.

Bupati menegaskan dirinya bahkan hampir setiap hari meninjau proses pembangunan jembatan ini. "Saya setiap hari memeriksa konstruksi jembatan dan pengecoran badan jembatan yang telah selesai dilaksanakan sekarang ini," ungkapnya.

Katanya, jembatan Lubuak Tano sepanjang lebih kurang 100 meter lebar 8 meter itu menghubungkan dua kecamatan yaitu Padang Sago dan VII Koto.

Peletakan batu pertama jembatan tersebut, kata Ali Mukhni, dihadiri oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur pada tanggal 28 April 2017 yang lalu.

“Jembatan ini adalah kebanggaan Padang Pariaman. Mimpi yang menjadi kenyataan, salah satu jembatan yang terindah di Sumatera Barat” kata Bupati yang diminta masyarakat menjadi Gubernur Sumatra Barat mendatang.

Jembatan Lubuak Tano ini katanya, menghubungkan dua Kecamatan yaitu Kecamatan Padang Sago dan Kecamatan VII Koto. Adanya jembatan ini akan memperpendek jarak sekitar 20 kilometer.

Karena sebelumnya, masyarakat VII Koto mesti menuju Kota Pariaman jika ingin ke Padang Sago atau sebaliknya. Pembangunan jembatan sudah direncanakan sejak Ali Mukhni menjabat sebagai Wakil Bupati 2005-2010.

"Namun keterbatasan dana, baru bisa diwujudkan tahun anggaran 2017. Karena itu saya sangat mengharapan dukungan semua pihak sehingga penyelesaian pembangunan jembatan ini tepat waktu," ujarnya.

Sementara Kabid Bina Marga Rahim Thamrin mengatakan Pembangunan Jembatan Lubuk Tano terdiri dua tahap penganggaran.  Unutk Tahap I dialokasikan dana sebesar Rp. 6.170.129.000 pada tahun 2017. Sementara pada tahun 2018 ditambah anggaran sebesar Rp. 12 Milyar pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

“Bapak Bupati Padangpariaman sangat gigih memperjuangkan anggaran untuk jembatan lubuk tano. Insya Allah, September nanti sudah bisa dinikmati masyarakat,” tambahnya.

Masyarakat VII Koto sangat bersyukur adanya pembangunan jembatan lubuk tano karena kepedulian Bupati Ali Mukhni. Bahkan sudah banyak dilihat langsung oleh perantau saat lebaran beberapa waktu lalu.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Ali Mukhni. Perjuangannya untuk pembangunan di Kec VII koto sangat luar biasa," tambah Edi (25) salah seorang pemuda setempat saat  Bupati Padangpariaman melakukan peninjauan, kemarin.(ris)

SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: