Rabu, 18 April 2018

Ternyata Banyak Peninggalan Sejarah dan Kepurbakalaan di Padang Pariaman

PADANGPARIAMAN,(Reportase Sumbar)---Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permusiuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ari Widianto menegaskan keyakinannya terkait banyaknya potensi peninggalan sejarah atau benda-benda kepurbakalaan yang ada di daerah Kabupaten Padangpariaman.

“Jika ditelurusi dan diteliti lebih jauh saya yakin jumlah benda cagar budaya yang ada di daerah ini lebih dari 25 buah, seperti yang terdaftar selama ini. Makanya ke depan inilah perlunya penetilian dan pengkajian lebih jauh lagi, sehingga potensi peninggalan sejarah berupa benda atau bukan benda yang ada di daerah ini bisa lebih terangkat kepermukaan,” demikian ditegaskan Ari Widianto saat acara publikasi pelestarian cagar budaya di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, kemarin..

Di pihak lain dikatakan sejauh ini masih cukup banyak masyarakat yang belum sadar pentingnya melestarikan kebudayaan. Padahal bila dicermati lebih jauh, tentunya sangat banyak nilai dan manfaat yang dapat diambil dari kebudayaan, baik dari cagar budaya maupun kebudayaan tak benda lainnya.

Katanya, nilai-nilai tersebut bisa untuk pendidikan dan memperkenalkan kebudayaan leluhur kepada generasi muda. Dengan memperkenalkan kebudayaan kepada generasi mudamaka dapat meminimalisasi pengaruh budaya barat yang merusak karakter anak akibat globalisasi. Apalagi kebudayaan juga menjadi identitas dan kebanggaan suatu daerah maka harus dilestarikan.

Selain itu, lanjutnya dengan dilestarikannya kebudayaan maka dapat dimanfaatkan untuk pariwisata sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di kawasan cagar budaya.

Dengan adanya kegiatan sinergitas publikasi pelestarian cagar budaya yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya dan Permusiuman Sumbar maka dapat meningkatkan kepedulian masyarakat setempat. "Nanti masyarakat dan siswa dapat melihat hasil kebudayaan kita melalui kegiatan tersebut," ujarnya.

Sejalan dengan itu, Kepala Balai Pelestarian Budaya Sumbar, Nurmatias mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan dari 16 sampai dengan 19 April 2018. "Ada sejumlah kegiatan yang kita laksanakan," ujarnya.

Dikatakan,  rangkaian kegiatan tersebut yaitu pameran cagar budaya, sosialisasi cagar budaya, pemutaran film kebudayaan dan sejumlah lomba.

Kemudian Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur mengatakan daerah itu terdapat banyak cagar budaya dan kebudayaan tidak fisik. "Mulai dari surau yang usianya ratusan tahun sampai padadan ulu ambek," tambahnya.

Namun untuk melestarikan hasil kebudayaan tersebut harus dilakukan secara bersama-sama dan ia berharap masyarakat setempat termotivasi melestarikan kebudayaan di daerah itu.

Untuk lebih mengangkat dan mengembangkan berbagai potensi peninggalan sejarah yang ada di Kabupaten Padangpariaman, maka pihaknya dari Pemkab Padangpariaman akan terus mendorong jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Padangpariaman, khususnya untuk melakukan penelitian dan pengkajian lebih jauh tentang berbagai potensi peninggalan sejarah yang ada di daerah ini. (ris)



SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: