Selasa, 20 Maret 2018

Desa Batang Kabuang Komit Bangkitkan Potensi Kearifan Lokal

PARIAMAN (Reportase Sumbar)---Desa Batang Kabuang, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman dewasa ini terus memberikan perhatian besar terhadap pengembangan nilai-nilai kearifan lokal yang dimiliki oleh desa tersebut.

Seperti diakui Kepala Desa Batang Kabuang, Kamili, pihaknya dari pemerintahan desa Batang Kabuang saat ini makin intens membangkitkan kembali beragam khazanah seni budaya yang ada di Desa Batang Kabuang selama ini.

“Salah satunya, untuk menanamkan kembali nilai dan norma adat istiadat di kalangan generasi muda dan generasi penerus yang ada di desa ini, maka kita secara rutin selalu mengadakan kegiatan pembekalan adat, termasuk membekali generasi muda dengan kegiatan belajar petatah petitih yang di langsungkan pada waktu dan tempat yang telah ditentukans sebelumnya,” terangnya.

Menurutnya, sebagai bentuk keseriusan pihaknya dalam mengembangkan berbagai program dimasud, pihaknya dari pemerintahan desa bahkan sengaja mengalokasikan sekitar 5 persen dari anggaran yang dimiliki oleh desa tersebut.
Belakangan Kamili mengakui, buah kerja keras yang dilakukan pihaknya untuk membangkitkan kembali kesadaran nilai-nilai adat dan budaya di desa tersebut secara bertahap mulai tampak membuahkan hasil yang cukup menggembirakan. “Salah satunya, saat lomba yang berlangsung baru-baru ini, utusan dari desa Batang Kabuang berhasil keluar sebagai juara ,” terangnya.

Selain pembekalan adat berupa pelatihan petatah petitih, sejumlah kearifan lokal lainnya juga menjadi perhatian khusus bagi pihaknya. Seperti halnya makin mengaktifkan kesenian tambua tansa maupun silat tradisional.

“Khusus untuk kegiatan silat tradisional, kita menginginkan yang akan dikembangkan itu adalah benar-benar silat tradisional yang mengakar pada kekayaan nilai budaya Minang yang ada selama ini, sehingganya melalui berbagai kegiatan tersebut nantinya, kita berharap generasi muda di daerah ini benar-benar bisa menjiwai semangat kembali ke nagari, seperti yang sering digelorakan selama ini,” terangnya.

Kamili mengakui, meski hanya berbentuk pemerintahan desa, namun sesuai komitmen pemerintah Kota Pariaman, maka nilai-nilai banagari juga tetap mendapat tempat khusus. “Makanya tak heran, meski secara pemerintahan mungkin bentuknya berupa desa atau kelurahan, namun pemerintahan secara adat seperti nagari sampai saat ini masih tetap dipertahankan. Menurutnya, mungkin inilah salah satu keistimewaan yang dimiliki Kota Pariaman yang mungkin tidak ditemukan di daerah kota lainnya,” terangnya.

Kamili juga berharap melalui penanaman nilai nilai kearifan lokal tersebut, ke depan desa Batang Kabuang bisa semakin maju dan berkembang, sekaligus nantinya  semakin meningkatkatnya kesadaran masyarakatnya untuk mempraktikkan nilai-nilai luhur yang berkembang di tengah masyarakat selama ini.  (*)



SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: