Mudik Gotong Royong PDI Perjuangan, Fasilitasi 6.280 Pemudik


Jakarta,(Reportase Sumbar)---Ketua Panitia "Mudik Gotong Royong PDI Perjuangan", Alex Indra Lukman menyatakan pihaknya telah menyelenggarakan mudik gratis untuk 6.280 orang dengan tujuan sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatera.

Kegiatan tersebut menurut wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumatera Barat I ini, sengaja digelar sebagai salah satu upaya untuk ikut meringankan beban dan menyukseskan mudik lebaran tahun 2017.

"Pada Rabu 21 dan Kamis 22 Juni atau H-4 dan H-3 Lebaran PDI Perjuangan telah memberangkat 6.280 pemudik dengan moda transportasi darat yakni kereta api dan bus," kata Alex, di Jakarta, Kamis (22/6/2017).

Mudik dengan kereta api lanjut Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu, dilaksanakan pada Rabu 21 Juni, berangkat dari stasiun keberangkatan yakni Stasiun Pasar Senen pukul 13.20 WIB.

Untuk pemudik yang menggunakan bus AKAP, ujar dia, dilaksanakan pada 22 Juni pada pukul 10.00 WIB dengan titik kumpul di Sekretariat DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung.

"PDI Perjuangan menyediakan sebanyak 116 bus dengan tujuan mudik ke Sumatera Barat, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Jumlah 116 bus dipilih, karena sesuai dengan angka 116 sebagai tahun peringatan Bung Karno dari (1901-2017)," ungkapnya.

Selain bus kata Alex, disediakan empat gerbong untuk jurusan Yogyakarta, dan dua gerbong untuk jurusan Surabaya.

"Kegiatan Mudik Gotong Royong PDI Perjuangan dengan kereta api tanggal 21 Juni dilepas langsung oleh Menko PMK Puan Maharani," imbuhnya.

Sementara mudik dengan bus diselenggarakan pada 22 Juni dilepas oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, didampingi Pimpinan Fraksi, Sekjen PDI Perjuangan, dan anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan.

Dia jelaskan, total warga yang diberangkatkan dalam Mudik Gotong Royong PDI Perjuangan kali ini adalah 480 orang dengan menggunakan kereta api, dan 5.800 orang dengan menggunakan bus. "Jadi totalnya berjumlah 6.280 orang yang kita berangkatkan untuk mudik ke tujuan masing-masing," imbuh anggota Komisi V DPR RI itu. (***/net)

Posting Komentar

0 Komentar