Kadis Kominfo Zahirman : Smart City Mesti diikuti Inovasi OPD - REPORTASE SUMBAR

Breaking

Senin, 16 September 2019

Kadis Kominfo Zahirman : Smart City Mesti diikuti Inovasi OPD


PADANGPARIAMAN,---Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, menegaskan     dengan kehadiran program Smart City di Kabupaten Padangpariaman tentunya ikut menuntut  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mampu melahirkan sejumlah inovasi baru di bidangnya masing-masing, tentunya demi  terwujudnya Padangpariaman pintar.

    "Setiap inovasi yang dilahirkan juga tentunya harus ada regulasi atau  berbadan hukum, agar nantinya bisa terlaksana dengan baik serta bisa melayani dengan baik dan mendapat skor tinggi dari Pemerintah Pusat," demikian ditegaskan Wakil Bupati Suhatri Bur saat menjadi pemateri dan menutup secara resmi materi sekaligus menutup bimbingan kegiatan bimbingan teknis tahap III gerakan menuju 100 Smart City Kabupaten Padangpariaman.


    Lebih jauh menurut mantan Ketua KPU Padangpariaman ini, Smart City jelas tidak terlepas dari inovasi, untuk itu ketika ingin mewujudkan Smart City  harusnya suatu daerah memiliki banyak inovasi. Begitu  pula dengan pegawainya juga harus bisa mengefisienkan peralatan dan pelayanan dalam melayani masyarakat.

    “Karena seperti diketahui dasar dipilihnya Kabupaten Padangpariaman menjadi salah satu daerah Smart City merupakan hasil dari seleksi yang dilakukan oleh Kementerian Kominfo sebelumnya, maka nya untuk mewujudkan smart city jelas memiliki banyak tantangan terutama terhadap kondisi geografis Kabupaten Padangpariaman,” ujar mantan Ketua Baznaz Padangpariaman ini.

    Namun demikian Wabup Suhatri Bur menyatakan keyakinannya bahwa masing-masing OPD yang ada di lingkungan Pemkab Padangpariaman saat ini sudah saling berlomba untuk bisa melahirkan inovasi dengan tujuan smart city. Begitu pula saling bekerja sama untuk mewujudkan smart city sehingga dapat mengiringi Surabaya dan Bandung.

    “Saya berharap agar semua peserta serius dalam mengikuti Bimtek ini, agar tujuan diadakannya kegiatan ini dapat tercapai secara maksimal, menyerap ilmu dan menerapkan ilmu tersebut. Ini merupakan tantangan bagi kita semua dan hendaknya kita semua memiliki tujuan yg sama sehingga program ini dapat berjalan dengan baik,” imbuh Suhatri Bur yang dikenal berlatar belakang santri ini.



 Di pihak lain seperti diakui oleh Kepala Dinas Kominfo, Zahirman Kadar, Bimtek Gerakan 100 Smart City ini merupakan tindak lanjut dari MOU antara Kementerian Kominfo dengan 25 Kabupaten/Kota pada tanggal 19 Mei 2019 di Hotel Santika Jakarta. Padang Pariaman sebagai salah satu Kabupaten terpilih akan melaksanakan Bimtek tersebut sebanyak empat (4) kali di bawah bimbingan tim dari Kementerian Kominfo.

“Setiap Bimtek akan dievaluasi oleh Tim dari Pemerintah Pusat dan hasilnya dipresentasikan oleh Kepala Daerah di depan Bupati/Walikota seluruh Indonesia. Kita ingin, Padang Pariaman menjadi daerah yang terbaik dalam penyusunan dan penerapan program smart city,” harap mantan Kabag Humas ini mengakhiri keterangannya.

Ditambahkan mantan Kabag Humas Pemkab Padangpariaman ini, kegiatan Bimtek III kali ini juga merupakan kelanjutan dari kegiatan Bimtek yang pernah digelar sebelumnya. Dimana diharapkan antara satu kegiatan Bimtek dengan kegiatan Bimtek berikutnya akan berkesinambungan, sekaligus akan terus berlanjut  hingga terwujudnya program gerakan 100 smart city di Kabupaten Padangpariaman.

"Jadi jelas ini merupakan sebuah tugas berat bagi kita, sekaligus merupakan kepercayaan yang diberikan oleh pihak Kominfo RI, sehingga tentunya perlu kita jawab dengan hasil yang lebih maksimal tentunya," tegasnya.

Sebelumnya, pada kesempatan Bimtek yang pernah digelar beberapa  waktu lalu, Bupati Ali Mukhni  juga mengakui, terpilihnya Padang Pariaman sebagai role mode program smart city menunjukan kesiapan dan keseriusan daerah Padang Pariaman dalam membangun dan mengembangkan Teknologi Informasi.


“Untuk itu, kita berkomitmen penuh melaksanakan program gerakan 100 smart city. Salah satu bentuk dukungan itu adalah melahirkan regulasi, membentuk kelembagaan, menyediakan penganggaran, membangun infrastruktur TIK dan menyiapkan sumber daya manusia yang handal dibidang IT,” jelas peraih Satya Lencana Pembangunan dari Presiden itu.

“Kami yakin, program gerakan 100 smart city ini bisa merubah Padang Pariaman sebagai daerah maju, terdepan di bidang IT dan masyarakatnya smart. Untuk itu, kami tegaskan pada seluruh OPD dan peserta Bimtek agar mengikuti seluruh rangkaian acara ini dengan sungguh-sungguh,” tegas Bupati calon kuat Gubernur Sumbar itu dengan penuh semangat.(ris)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar