Kamis, 25 Juli 2019

Pansus DPRD Lima Puluh Kota, Puji Inovasi Disdukcapil Padang Pariaman

Pansus DPRD Lima Puluh Kota, Puji Inovasi Disdukcapil Padang Pariaman

Pansus I DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Saat Berada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman, Senin 22 Juli 2019 ( Fhoto : Humas )
PADANG PARIAMAN, (Reportase Sumbar)----Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menerima kunjungan Pansus I DPRD Kabupaten Limapuluh Kota dalam rangka pengkajian Peraturan Daerah tentang Administrasi Kependudukan dan inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan.

Acara yang dihadiri oleh Ketua dan Anggota Pansus serta sekretariat DPRD Kabupaten Limapuluh Kota dan Dinas Dukcapil Kabupaten Limapuluh Kota berlangsung di Prisma Room Disdukcapil Padang Pariaman.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Pansus I DPRD Kabupaten Limapuluh Kota menyampaikan maksud kunjungannya yaitu dalam rangka mendalami materi peraturan daerah yang mengacu kepada Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dimana Kabupaten Limapuluh Kota sedang dalam proses penyesuaian Perda dengan Undang-undang ini.

Pelaksanaan pelayanan secara gratis dan beberapa hal terkait perubahan baru dibahas dalam pertemuan ini.
Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Dukcapil Padang Pariaman menjelaskan proses perjalanan perubahan peraturan daerah di Kabupaten Padang Pariaman.

Selain itu, beberapa inovasi terkini dari Disdukcapil juga dipaparkan guna mendukung pelaksanaan pelayanan stelsel aktif yang diamanatkan oleh Undang-undang yang baru dan harus tercantum dalam perda yang baru.

Inovasi seperti layanan mobile, kadoku KTP-el, Alpa Beta, Si Bimo, Si Preti, Bu Papri, Layanan Tamasya, Satria, Laman Ceria dan Inovasi-inovasi lainnya yang bersifat layanan langsung dan layanan teknologi.
DPRD Kabupaten Limapuluh Kota mengapresiasi banyak inovasi yang dilakukan Disdukcapil Padang Pariaman.

"Inovasinya unik dan jelas memberikan kemudahan kepada masyarakat. Selain itu, aplikasi berbasis teknologi informasi dari dinas ini dapat dicontoh untuk mendukung kemudahan pelayanan. Kami akan ajukan MoU untuk replikasi inovasi", jelas Ketua Pansus dan salah satu anggota Pansusu I, Ibu Aida dari Partai Demokrat.

Sebagaimana diketahui bahwa Kabupaten Padang Pariaman yang mendapatkan Innovative Government Award 2018 dari Menteri Dalam Negeri juga turut diperkuat oleh inovasi-inovasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. 28 inovasi dari dinas ini memberikan kontribusi terhadap perubahan pelayanan di Kabupaten Padang Pariaman.

Inovasi dan perubahan tersebut dapat diakses pada website resmi Disdukcapil Padang Pariaman dan media sosial resmi milik dinas ini.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Muhammad Fadhly menjelaskan bahwa pencapaian target kinerja semua level pada Dinas Dukcapil Padang Pariaman dilakukan melalui cara-cara baru yang dikemas dalam inovasi dengan memberikan branding yang menarik. Diharapkan inovasi ini terus dikembangkan kualitasnya dimasa yang akan datang. (*****/rs)
Komisioner KPU-RI Ilham Saputra Serahkan Santunan Kepada Keluarga KPPS di Padang Pariaman

Komisioner KPU-RI Ilham Saputra Serahkan Santunan Kepada Keluarga KPPS di Padang Pariaman

Komisioner KPU Pusat Ilham Saputra didampingi Komisioner Bawaslu Sumbar Vifner, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, dan Komisioner KPU Padang Pariaman Menyerahkan Santunan Kepada Anggota KPPS Yang Terkena Musibah Pada Pemilu Serentak Tahun 2019 ( Fhoto : Humas Padang Pariaman )
Parit Malintang, (Reportase Sumbar)---Wakil Bupati Padang Pariaman dampingi Ilham Saputra, Komisioner KPU RI memberikan santunan secara langsung kepada anggota PPS yang terkena musibah pada Pemilu 2019 lalu.

Turut hadir menyaksikan Komisioner KPU Sumatera Barat Izwar Yani, Nova Indra, Gebril Daulay dan Bawaslu Sumatera Barat Vifner.

"Setiap musibah yang datang tidak ada yang dikehendaki oleh setiap manusia, tapi jikalau sudah datang kita semua harus siap menerima," ucap Suhatri Bur memberikan sambutan.

Anggota PPS yang mendapat musibah saat pelaksanaan Pemilu 2019 yaitu Doni Mardino dan Irianto.

Dalam sambutannya Ilham Saputra mengatakan pemberian santunan ini sebagai wujud rasa penghormatan dari KPU RI kepada pejuang demokrasi yang sangat berkontribusi pada pelaksanaan Pemilu 2019.

"Kami dari KPU RI akan memaksimalkan perlindungan kesehatan dan hukum kepada seluruh penyelenggara KPU di setiap daerah di tahun yang akan datang," kata Ilham. (rel/rs)
Kembali Kota Pariaman Raih Penghargaan Kota Layak Anak dari Mentri PPA

Kembali Kota Pariaman Raih Penghargaan Kota Layak Anak dari Mentri PPA

Walikota Pariaman Dr.Genius Umar Menerima Penghargaan Dari Mentri Negara Pemberdayaan Perempuan Yohana Susana Yembise, di Kota Makasar Selasa 23 Juli 2019, Pada Rangkaian Hari Anak Nasional Tahun 2019 ( Fhoto : Kominfo Pariaman )

MAKASAR, (Reportase Sumbar)--- Kota pariaman kembali meraih penghargaan Kota Layak Anak kategori Madya di Tahun 2019, dan sekaligus juga meraih apresiasi pada kategori Ruang Bermain Ramah Anak.

Penghargaan tersebut  diserahkan langsung oleh Menteri PPA RI Yohana Susana Yembise kepada Walikota Pariaman Genius Umar di Four Point Sheraton Hotel Kota Makasar tanggal Selasa (23/7/2019) dalam rangkaian acara Peringatan Hari Anak Nasional 2019.

Apresiasi Kota Layak Anak ini telah diterima oleh kota pariaman sejak empat tahun berturut-turut, namun untuk kategori ruang bermain anak adalah bidang penghargaan baru untuk Kota Pariaman lokasi yg dinilai adalah Taman Pantai Cermin.

Hal ini menunjukan bahwa Pemko Pariaman secara konsisten selalu memperhatikan dan melindungi hak-hak anak dalam melaksanakan pembangunan.

Menteri Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Yohana Susana Yembise menyampaikan bahwa penghargaan yang dilaksanakan setiap tahun melalui beberapa tahapan seleksi bertujuan agar daerah berpacu untuk meningkatkan kepedulian dan memberikan perlindungan yang maksimal terhadap anak karena anak adalah masa depan bangsa.

" Targetnya adalah tahun 2030 Indonesia Layak Anak. Untuk tahun ini ada peningkatan yang signifikan jumlah daerah  yg meraih penghargaan yaitu secara kuantitatif meningkat 40%," singkatnya.

Sementara itu, Wako Genius menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah wujud kepedulian kita terhadap hak anak dan memberikan perlindungan yang optimal terhadap anak.

Menurutnya, kedepan kita akan tingkatkan upaya perlindungan terhadap  anak, anak-anak harus mendapatkan pendidikan yg berkualitas, gizi yang cukup, ruang bermain yang ramah anak sehingga anak bisa tumbuh kembang dengan baik.

" Untuk penilaian sendiri seharusnya kita sudah bisa ditingkatkan kategori nindya karena ada beberapa poin yg belum terlaporkan dalam penilaian," imbuh Genius.

Namun yang terpenting dalam apresiasi yang diberikan pemerintah ini adalah bagaimana kita menyiapkan generasi penerus bangsa yang handal, sehat, produktif dan berkarakter. (***/rs)