Jumat, 29 Juni 2018

Wabup dan Kapolres Nonton Bareng

Wabup dan Kapolres Nonton Bareng

PADANG PARIAMAN,(Reportase Sumbar)--Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin,  bersama Kapolres Padangpariaman AKBP Rizki Nugroho mendengarkan video conference Kapolri tentang anev pelaksanaan mudik lebaran dan satgas pangan di aula Polres Padangpariaman.

Satuan tugas (Satgas) Pangan Mabes Polri hingga daerah siaga menjelang habis Ramadan dan lebaran. Satgas Pangan bakal berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk mencegah kenaikan harga pangan.

Kondisi demikian terungkap saat Wakil Bupati dan Kapolres serta unsur forkompinda mendengar arahan dari Kapolri tersebut di Aula Mapolres Padangpariaman.

Saat itu Kapolri menyatakan beberapa komoditas dalam kondisi stabil,  dalam artian konsumen mampu membeli harga tidak terlalu naik tinggi, sudah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), seperti minyak goreng, gula pasir, dan beras.

Satgas Pangan Klaim Sudah Optimal Kendalikan HargaYLKI Tetap Awasi Produk Pangan saat Libur Lebaran Sandi Klaim Berhasil Jaga Harga Pangan Selama Ramadan dan lebaran kali ini. Namun demikian harga pangan yang tinggi masih terjadi di beberapa daerah. Namun, ia yakin kenaikan harga disebabkan oleh faktor distribusi, bukan faktor pasar.

"Karena mungkin (kenaikan harga) itu faktor transportasi, tapi nanti akan kita lihat lagi karena Satgas Pangan tugasnya pemantauan rantai distribusi, jadi tidak ada yang berani untuk menyimpang, kalau menyimpang kita tindak," ujarnya.

Katanya, menambahkan satgas pangan segera menggelar rapat dengan pejabat terkait untuk membahas harga pangan jelang lebaran. Rapat akan dilakukan dalam waktu dekat.

Sementara itu, Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan, mendengarkan video confrence ini sangat bagus untuk Pemkab Padangpariaman. Kenapa tidak, apa yang disampaikan Kapolri ini tentu Pemkab Padangpariaman dapat mengetahui. "Kita beterima kasih kepada Polres Padangpariaman telah mengundang Pemkab Padangpariaman untuk acara ini," tambahnya.(ris)

Kamis, 28 Juni 2018

Pasar Pauah Kamba Butuh Renovasi Besar-besaran

Pasar Pauah Kamba Butuh Renovasi Besar-besaran

PADANG PARIAMAN (Reportase Sumbar)---Keberadaan Pasar Pauah Kamba, di Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman selama ini memang telah terkenal secara luas.

Terutama dengan kehadiran Los Lambuangnya, yang kerap menjadi salah satu lokasi pavorit bagi para pengunjung yang kebetulan tengah melaintasi di kawasan itu.

Seperti diakui Walinagari Pauah Kambar, M Nur, bahwa Pasar Syarikat Pauah Kambar, selama ini memang merupakan salah satu sarana fital dalam menunjang perputaran roda perekonomian masyarakat di kawasan itu.
 

Dimana perputaran uang setiap hari pekannya terbilang cukup fantastis, yaitu bisa mencapai antara ratusan juta hingga lebih dari satu miliar setiap harinya.

Makanya  hasil dari pendapatan dari pasar syarikat selama ini juga bisa dinikmati sebagai income atau pemasukan PAD bagi masing-masing nagari yang menjadi anggota perserikatan dari pasar tersebut. 


"Baik itu Nagari Pauah Kambar, Nagari Padang Bintungan maupun Nagari Kapalo Koto," imbuh Walinagari Pauah Kambar, M Nur, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Kamis (27/06/2018).

Hanya saja lebih jauh menurut M Nur, yang baru saja dilantik kembali sebagai Walinagari Pauah Kamba ini, bila melihat kondisi atau keadaan pasar Pauah Kamba yang ada saat ini, memang sudah sangat selayaknya jika pasar tradisional tersebut sesegeranya direnovasi.
 

Pasalnya, tercatat sudah hampir berbilang puluhan tahun, pasar kebanggaan masyarakat tiga nagari itu tidak lagi pernah direhab atau direnovasi.

Akibatnya tak ayal, pemandangan di sebagian lokasi Pasar Pauah Kambar dimaksud saat ini tergolong cukup memprihatinkan.

Baik itu disebabkan banyaknya los atau bagian atapnya yang telah usang atau lapuk dimakan usia.

"Karena itulah kita tentunya berharap agar pihak atau dinas terkait hendaknya bisa memprioritaskan prgram renovasi kawasan Pasar Pauah Kambar ini, karena jika dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan kondisinya bisa semakin semrawut saja," terangnya.

Pihaknya mengaku optimis, jika saja Pasar Pauah Kambar itu bisa direnovasi sedemikian rupa, seperti yang terlihat dari renovasi Pasar Kurai Taji yang dilakukan oleh Pemko Pariaman.

Maka tidak tertutup kemungkinan nantinya akan bisa berdampak luas terhadap peningkatan dan perputaran roda ekonomi masyarakat ke depannya.

Terlebih lagi mengingat lokasinya yang begitu strategis yaitu terletak di persimpangan jalan utama menuju kawasan Objek Wisata Religus kawasan Makam Syech Burhanuddin di Ulakan.

Makanya tak heran bila saat-saat tertentu, seperti saat musim Basafa di Ulakan misalnya, Pasar Pauah Kamba kerap dijadikan sebagai lokasi transit oleh para pengunjung yang akan berziarah ke Makam Syech Burhanuddin di Nagari Ulakan.

Sekaligus lanjutnya dengan direnovasinya Pasar Pauah Kamba itu nantinya tentunya juga akan semakin menghidupkan  suasana pasar yang ada selama ini, terutama didukung adanya program pelebaran jalan dari Ulakan-Pauah Kamba menuju kawasan Ibukota Kabupaten di Nagari Paritmalintang yang saat ini tengah dikebut jajaran Pemkab Padangpariaman,

"Karena itulah besar harapan kita kiranya ke depannya Pemkab Padangpariaman nantinya bisa memprioritaskan untuk merehab kondisi Pasar Pauah Kambar yang ada saat ini, sehingga kndisinya bisa lebih refresentatif," terangnya.

Diakuinya, selama ini keberadaan Pasar Pauah Kamba tidak hanya sangat sentral dalam menunjang urat nadi perekonomian masyarakat di Nagari Pauah Kambar dan nagari sekitarnya, namun juga tidak sedikit pedagang dari luar daerah yang menggantungkan ekonminya dengan cara berjualan di kawasan pasar terebut. Seperti halnya dari Kawasan Kabupaten Agam, Padang Panjang, Kabupaten Padangpariaman dan sejumlah daerah lainnya.

Dengan alasan itu pula lanjutnya, perputaran saat hari pasar, perputaran uang di kawasan Pasar Pauah Kambar terbilang cukup fantastis, bahkan bisa berkisar antara ratusan hingga lebih dari satu miliar setiap hari pekannya. (ris)
Wabup Minta Karyawan PDAM Lebih Bekerja Keras

Wabup Minta Karyawan PDAM Lebih Bekerja Keras

 
PADANGPARIAMAN,(Reportase Sumbar)---Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur meminta kepada semua karyawan dan karyawati Perusahan Air Minum Daerah (PDAM) agar berkeja keras mewujudkan kemajuan perusahaan dan karyawan ke depan.

Bagi karyawan dan karyawati yang tidak menjalankan tugas dengan baik atau akan merugikan perusahaan diminta untuk mengundurkan diri atau diberhentikan secara tidak hormat oleh perusahaan.

"Karena itulah saya minta kepada semua karyawan dan karyawati untuk berkerja keras tentu perusahaan kita ini. Sejalan dengan itu tentu karyawan dan karyawati juga sejahtera," kata Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur saat silaturahmi dengan seluruh karyawan PDAM Padangpariaman, kemarin.

Jadi katanya, acara silaturahmi saling sinergi ini sangat mendukung untuk terjalin komunikasi yang baik antara pimpinan dan karyawan dalam bertukar pikiran untuk kemajuan PDAM yang lebih baik ke depan. Dengan silaturahim ini kedepannya PDAM dapat berkembang dengan baik.

"Namun demikian tentu seluruh karyawan memiliki semangat kerja dan motivasi yang tinggi. Jangan lagi karyawan dan karyawati bermain-main dalam melaksanakan tugas di perusahaan ini. Sebab, kemajuan perusahan juga kemajuan karyawan. Apa saja keluhan karyawan dan karyawati dapat ditampung dalam silaturahim ini," ujarnya.

Dirinya, menyatakan demikian, karena bagi sebagian karyawan dan karyawati PDAM Padangpariaman  perusahaan ini adalah tempatnya untuk menompangkan hidupnya setiap hari. Makanya, sangat berkewajibkan semua karyawan-karyawati menjaga dengan baik tempat melaksanakan aktifitasnya ini. "Kalau sampai rusak tentu yang rugi karyawan juga," ungkapnya.

Katanya, Pemkab Padangpariaman sangat mendukung apa yang telah dilakukan Direktur PDAM Padangpariaman, karena berhasil membawa dari kondisi terpuruh perusahaan ini telah mulai beranjak bangkit. Namun demikian, tentu kemajuan yang didapatkan sekarang tidak terlepas dari semua pihak di perusahaan ini.

"Atas dasar itulah saya meminta kepada semua pihak di perusahan ini terus tingkatkan kinerja. Bagi karyawan yang malas dan tidak mau meningkatkan pemasukan untuk perusahaan sebaiknya perusahan mengambil sikap, karena tindakan karyawan yang demikian akan memberatkan perusahaan," ujarnya.

Direktur PDAM Padangpariaman Aminuddin menyatakan, bagi karyawan - karyawati yang melakukan tindakan merugikan perusahaan telah diberikan saksi teguran. "Kalau sampai tiga kali mereka mendapatkan surat teguran tentu mereka akan diberikan sangsi tegas, salah satu di rumah, karena perusahaan ini didirikan untuk kemajuan daerah," ungkapnya.

Katanya, awal tahun 2016 sambungan rumah yang terpasang oleh PDAM Padangpariaman berjumlah 17,406 SR. Jumlah tersebut pada akhir tahun 2016 bertambah 1344 SR. Sehingga tahun 2016 berjumlah sambungan rumah sebanyak 18.750 SR. Selanjutnya, tahun 2017 kembali bertambah 3333 SR dan akhir 2017 menjadi 22.083 SR.

"Rencana kita PDAM akan menambah sambungan rumah dalam program Masyarakat Berpenghansilan Rendah (MBR) pada tahun 2018 sebanyak 4000 SR. Namun demikian semasa saya menjadi direktur telah bertambah jumlah sambungan rumah sebanyak 8677 SR. Artinya, jumlah sambungan rumah yang terpasang sekarang berjumlah 26,083," paparnya.

Begitu juga pengembangan jaringan pipa katanya, tahun 2016 juga bertambah jaringan di Unit Batang Anai sebanyak 800 meter, perkerjaan optimalisasi sumber Lubuk Bonta Sicincin. Tahun 2017 penambahan jaringan pipa daerah pelayanan Unit Padangpariaman 21,570 meter dan optimalisasi sumber Sikuliek di Batang Anai.

"Rencana kita pengembangan pipa pada tahun 2018 yakni penambahan pipa di daerah pelayanan unit Padangpariaman sekitar 33,559 meter, rencana optimalisasi sumber Lambeh di Sungai Geringging dan penambahan paket sumber Honggaria di Padang dengan kapasitas 20 l/ dt dan Gasan Gadang dengan kapasitas 40 l/dt," tandasnya.(ris)



 



Rabu, 27 Juni 2018

Lebaran, Disdukcapil Tak Kenal Waktu Libur

Lebaran, Disdukcapil Tak Kenal Waktu Libur

PADANG PARIAMAN,(Reportase Sumbar)---Menyambut Idul Fitri 1439 H, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padangpariaman merupakan kesempatan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat untuk dilayani.

"Kebanyakan warga Kabupaten Padang Pariaman yang merantau akan "pulang basamo" pada hari raya Idul Fitri kali ini. Ini berarti penduduk Kabupaten Padang Pariaman akan banyak berada di kampung halaman selama masa liburan," kata Kadisdukcapil Padangpariaman Muhammad Fadly, kemarin .

Mengapa perantau yang menjadi target pelayanan, dari data yang dihimpun oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada saat melaksanakan pelayanan ke nagari-nagari yang di sebut Pedang Saber, hal yang menjadi catatan petugas pelayanan adalah kebanyakan penduduk yang tidak ditemui secara fisik di nagari tetapi datanya ada dalam database kependudukan, mereka berada di perantauan.

Penjelasan ini didapat dari keluarga dekat bahkan dari nama yang ada dalam kartu keluarga yang sama.

Katanya, memang dimaklumi bahwa warga Padangpariaman senang merantau, maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memanfaatkan momen ini dengan membuka pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman terutama bagi perantau yang sedang pulang kampung. Pelayanan saat libur Idul Fitri kali ini dibuka pada tanggal 18 sampai dengan 20 Juni 2018, tepatnya Hari Senin, Selasa dan Rabu bertempat di kantor Dinas Dukcapil Jl. Dr. Soehardjo No. 7 Kampung Baru, Pariaman.

Sekretaris Dinas Dukcapil,  Martoni menjelaskan, bahwa petugas pelayanan akan mulai melakukan pelayanan pada pukul 09.00 WIB setiap harinya dan berakhir pada pukul 18.00 WIB.

"Yaa, kita membuka pelayanan sampai sore hari, istirahat selama 1 jam pada siang hari. Kami telah mengatur dua shift petugas pelayanan yang akan melayani sampai sore hari", jelas Martoni.

Sementara itu, Bupati Padangpariaman menyambut baik upaya Dinas Dukcapil membuka pelayanan di hari libur. "Dinas Dukcapil mengorbankan waktu libur untuk memberi kesempatan kepada perantau sebelum kembali ke perantauan dengan terlebih dahulu membereskan administrasi kependudukan. Jangan merantau tanpa KTP-el atau sekalin mengurus pindah", terang Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni.

Oleh sebab itu, beliau menghimbau kepada semua masyarakat untuk menyampaikan informasi ini kepada sanak saudara yang belum melakukan perekaman KTP-el.

Kemudian Kepala Dinas Dukcapil Muhammad Fadhly menjelaskan, bahwa pihaknya bersama KPU Padangpariaman telah bekerjasama mengundang masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP-el dalam rangka mensukseskan Pilpres dan Pileg 2019.

Sebanyak 12.000 penduduk didapati oleh pantarlih belum melakukan perekaman KTP-el dan undangannya didistribusikan melalui KPU untuk melakukan perekaman KTP-el.

"Kepada masyarakat yang bersangkutan dapat melakukan perekaman pada saat pelayanan ini atau dihari lainnya yang bertempat di dinas Dukcapil atau di kantor-kantor Camat setempat," tandasnya.(ris)
 

Senin, 25 Juni 2018

Dinkes Padang Pariaman  Gelar Halal Bi Halal

Dinkes Padang Pariaman Gelar Halal Bi Halal

PADANGPARIAMAN,(Reportase Sumbar)--Dinas Kesehatan Padangpariaman menggelar acara halal bi halal dengan keluarga besarnya. Acara tersebut dilaksanakan Dinas Kesehatan Padangpariaman untuk mempererat ikatan silaturahmi

Kepala Dinas Kesehatan Padangpariaman Aspinuddin menyatakan, Halal Bi Halal ini merupakan kegiatan yang dapat membangun komunikasi antara pejabat dan staf di lingkungan dinasya.

Selain itu katanya, kegiatan ini juga dapat menilai kedisiplinan pegawai usai libur lebaran.

"Semoga acara ini akan semakin mempererat tali silahturahmi antar pegawai di semua di Dinas Kasehatan Padangpariaman. Sehingga terjalin hubungan kekeluargaan yang baik di lingkungan dinas ini," ungkapnya

Aspinuddin juga tak lupa memotivasi semua stafnya untuk melaksanakan rutinitas dengan tekun dan telaten, sehingga semua pelayan kesehatan yang diberikan petugas kepada masyarakat semakin dirasakan.

"Saya juga mengajak petugas di lingkungasn Dinas Kesehatan Padangpariaman tidak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk hidup bersih, karena hidup bersih pangkal dari kesehatan," ungkapnya.

Apalagi katanya, Dinas Kesehatan Padangpariaman telah meluncurkan berbagai jenis program dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam daerah ini.

"Program 119 saat ini telah berjalan  baik. Sejalan dengan itu saya juga meminta petugasnya agar iklas memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam program tersebut," ungkapnya.

Aspinuddin juga mengajak masyarakat, agar jangan buang air besar sembarangan, karena banyak jenis penyakit yang dapat dipicu akibat buang air besar sembarangan (BABS).

"Sekalipun berbagai upaya yang sudah kita lakukan dalam mencegah dan mengobati penyakit, tapi kalau masih saja banyak warga yang mengalami penyakit, karena ulah BABS," tandasnya mengakhiri.(ris)

Kamis, 21 Juni 2018

Pemuda Jorong Balai Satu Malalak Selatan, Galang Dana, Dengan Pakain Pocong Berdarah

Pemuda Jorong Balai Satu Malalak Selatan, Galang Dana, Dengan Pakain Pocong Berdarah

Pemuda dan Pemudi Jorong Balai Satu Nagari Malalak Selatan, Galang Dana Untuk Renovasi Lapangan Voly dengan Menggunakan Pakaian Pocong Berdarah Untuk Menarik Sumbangan Dari Masyarakat ( Fhoto : Rozi )
Agam ( Reportase Sumbar)--Ikatan Pemuda Pemudi Jorong Balai Satu (IP2BS) Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) galang dana untuk renovasi lapangan Volly Ball.


Penggalangan dana dilakukan  dengan cara minta sumbangan di jalan Sicincin-Malalak-Balingka (Simaka) menggunakan pakaian pocong berdarah dan berika Aqua gelas bagi yang memberikan sumbangan.

"Sumbangan yang dipungut tidak memaksa para pengguna jalan, namun hanya sumbangsih sukarela saja. Itupun bagi yang memberikan sumbangan juga diberi air Aqua gelas," kata Ketua Pemuda IP2BS, Masrizal di Malalak, Kamis (21/6/2018).

Ia mengatakan, tujuan minta sumbangan yaitu untuk renovasi lapangan disertai dengan bergotongroyong membersihkan lapangan Volly Ball yang sudah lama tidak aktif. 


Tidak hanya itu, setelah direnivasi, dalam waktu dekat juga mengadakan Turnamen Volly Ball se-Sumatera Barat.

"Pakaian pocong yang dikenakan oleh pemuda untuk menghibur atau memikat hati pengguna jalan agar terhibur dan mau memberikan sumbangan," ujarnya.

Sementara itu, Walijorong Balai Satu, Kuloparman menyampaikan, pemuda IP2BS sejak 5 tahun lalu sudah mulai aktif.

Pasalnya, adanya kemauan atau semangat untuk membangun kampung tanpa mengharapkan dana dari pemerintahan seperti dana nagari ataupun pemerintah daerah.

"Apapun kegiatan yang dilaksanakan jika hanya mengharapkan dana dari pemerintahan maka tidak akan terlaksana. Namun laksanakan kegiatan terlebih dahulu, maka baru akan datang bantuan dari berbagai elemen," katanya.

Lebih lanjut, kata dia, kreatifitas yang dilakukan pemuda saat minta sumbangan itu juga membuat pengguna jalan juga terhibur.


Boleh dikatakan tidak ada ditempat lain minta sumbangan dijalanan pakai pakaian pocong dan memberikan air Aqua gelas kepada pengguna jalan yang memberikan sumbangan," tutupnya. (rozi/ris)
Bupati Ali Mukhni Minta ASN Pasca Lebaran, Untuk Terus Tingkatkan Kinerja

Bupati Ali Mukhni Minta ASN Pasca Lebaran, Untuk Terus Tingkatkan Kinerja

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Didampingi Sekretaris Daerah Jonpriadi dan Kepala OPD Saling Bermaafan Dengan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman ( Fhoto : Andri Satria Masri )
Padang Pariaman, (Reportase Sumbar)--Hari pertama masuk kantor, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengelar apel perdana, setelah libur lebaran.

Apel akbar, Kamis (21/6/2018) tersebut dipimpin Wakil Bupati Suhatri Bur,di halaman Kantor Bupati Paritmalintang.

Nampak hadir pada apel perdana tersebut Sekretaris Daerah Jonpriadi, Asisten, Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Bagian serta ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Suhatri Bur mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1439 H.

"Marilah kita bersama berlapang dada dan membuka hati kita. Mari kita beranikan diri untuk meminta maaf dan juga melunakan hati agar bisa memaafkan kesalahan orang lain," ulas Bupati.

Pada kesempatan itu Bupati Padang Pariaman minta ASN untuk masuk kantor tepat waktu. Karena banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan.

Sebenarnya, waktu senggang atau waktu kosong bagi ASN tidaklah banyak. Sebab, andaikata ASN tidak ada kegiatan. Maka bisa membersihkan meja, membersihkan file-file pekerjaan, merapikan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Gunakan  juga waktu luang kita untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti membaca UU kepegawaian, berbagai peraturan/kebijakan terkait pekerjaan.

Kurangi waktu yang terbuang percuma, hanya untuk membuka google, membuka youtube, download lagu, film atau hiburan yang tidak ada kontribusi bagi  kompetensi kita sebagai pegawai.

Menurut Bupati,  hari pertama masuk kantor, berdasarkan Instruksi Menpan RB, kehadiran hari ini dipantau langsung oleh Menpan RB melalui aplikasi SiDina (Sistim Informasi Kehadiran Nasional).

"Bagi yang tidak masuk menjadi catatan khusus bagi kami dan akan dilaporkan ke Menpan RB," tambahnya

Bupati juga tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada ASN, untuk terus meningkatkan realisasi anggaran. Saat ini sudah pertengahan tahun. Segala kegiatan, baik yang terkait dengan infrastruktur, pengadaan barang jasa lainnya, silahkan dikebut.

"Saya minta realisasi anggaran kita akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya," tutur Bupati.

Terakhir, sebagai konsekuensi dari pelayan masyarakat, maka harus terus meningkatkan pelayanan kepada mereka. 

Antara lain, dengan memberikan hal-hal kecil, seperti pelayanan yang ramah dan dengan senyuman, menjawab pertanyaan mereka dengan baik.

Serta inovasi yang harus dilakukan supaya masyarakat merasa senang, nyaman berada di kantor pemerintah.

"Kita dapat melihat inovasi yang terus dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Dinas tersebut sudah membuat ruang untuk Ibu menyusui, Line antrian untuk penyandang disabilitas, Layanan langsung pembuatan E-KTP untuk Nagari sampai dengan para perantau," kata Bupati

Kemudian, apa yang sudah dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP), seperti penataan kantor yang indah dan nyaman.

Ada Bar dimana masyarakat bisa mengambil minum sendiri, serta sudah ada Ajeg Papa, yaitu fasilitas antar jemput perizinan yang diperlukan masyarakat.

Dinas kesehatan juga demikian. Sekali-kali, Saudara harus pergi ke ruang Kepala Dinas Kesehatan, yang ditata seperti laiknya ruang hotel.

Kadisnya mengatakan bahwa, ruang yang bersih dan rapi tersebut memang ditujukan untuk para tamu, sehingga meningkatkan citra Pemerintah Daerah.

Disamping itu, salah satu jenis pelayanan seperti PSC 119, harus terus kita dukung terus bersama-sama, sehingga dapat terus terlaksana dan bermanfaat bagi masyarakat banyak.

"Saya pribadi selaku Kepala Daerah, juga sangat berbangga, karena berkat kerjasama berbagai pihak, terutama peran fasilitasi dari BPKD maupun Inspektorat, sehingga kita meraih kembali Wajar Tanpa Pengeculaian (WTP) untuk ke-6 kalinya,"tambahnya

Semoga ini benar-benar mencerminkan tingkat kebersihan pengelolaan keuangan kita di daerah.

"Saya berharap, setiap Badan, Dinas, Kantor serta instansi Pemerintah di Kabupaten Padang Pariaman memegang terus prinsip Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat," tambahnya lagi. (rel/ris)

Sabtu, 16 Juni 2018

Ini Pesan Terakhir Mukhlis Rahman Setelah Tidak Menjabat Lagi Sebagai Walikota, Saat Shalat Idul Fitri di Balaikota Pariaman

Ini Pesan Terakhir Mukhlis Rahman Setelah Tidak Menjabat Lagi Sebagai Walikota, Saat Shalat Idul Fitri di Balaikota Pariaman

Suasana Shalat Idul Fitri 1439 H, di Balaikota Pariaman ( Fhoto : Kominfo Pariaman )
Pariaman, (Reportase Sumbar)--Ribuan Jemaah memadati Halaman Balaikota Pariaman untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1439 H/ 2018 M, yang digelar oleh Pemerintah Kota Pariaman, Jumat (15/6) pagi.

Shalat Idul Fitri ini di Imami oleh Ustadz Zahardi dari Kemenag Kota Pariaman dan khatib Ustadz Ichwan matondang  Wakil Rektor UIN Imam Bonjol Padang.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya, mengajak warga Kota Pariaman dan para perantau yang pulang untuk berlebaran, untuk bersama-sama untuk terus mendukung pembangunan Kota Pariaman.

Karena Idul Fitri 2018 ini menjadi Idul Fitri terakhir bagi Mukhlis Rahman sebagai Wako Pariaman.

" Atas nama pribadi, dan Pemko Pariaman, saya ucapkan terimakasih kepada para pendiri dan pencetus berdirinya Kota Pariaman.Atas perjuangan Wako dan Wawako sebelum saya serta para Wawako yang mendampingi saya sebagai Wako Pariaman yang mendukung penuh setiap pembangunan yang dilaksanakan," ujar Mukhlis.

Kepada DPRD Kota Pariaman yang telah menjadi mitra yang baik dalam membangun Kota Pariaman dalam 10 tahun berturut-turut.

Ia berharap siapapun nantinya yang akan memimpin Kota Pariaman, hendaknya masyarakat selalu diberi dukungan dalam membangun Kota Pariaman ini kedepannya.

Setelah melaksanakan Sholat ied, Walikota Pariaman menggelar Open House di Balairung Rumah Jabatan Wako Pariaman bersama para Muspida Pariaman, Pejabat Pemerintah, Pimpinan BUMN dan BUMD, keluarga dan kerabat serta Masyarakat Kota Pariaman.[**/phaik]


Kamis, 14 Juni 2018

Sekda Harapkan KPA  Lebih TelitiSaat Bekerja

Sekda Harapkan KPA Lebih TelitiSaat Bekerja


PADANGPARIAMAN,(Reportase Sumbar)---Sekretaris Daerah Kabupaten Padangpariaman Jonpriadi minta agar KPA, PPK,PPTK serta Bendahara lebih teliti dalam mengolah administrasi pengelolaan keuangan.

"Tujuannya untuk mempermudah dalam pertanggungjawab dokumen serta bukti pendukung lainnya," kata Sekdakab Padangpariaman Jonpriadi, kemarin.

Katanya, dengan demikian segala permasalahan-permasalahan keuangan tidak menjadi temuan dikemudian hari sesuai prosedur yang berlaku, karena itulah Pemkab Padangpariaman selalu mengingatkan dan melakukan sosialisasi untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Dikatakan, sehingganya ke depannya diharapkan akan tercipta penatausahaan keuangan yang dilaksanakan secara relevan, handal dan akuntabel demi terwujudnya pemerintahan yang bersih (Clean Goverment) dan tata kelola yang baik (Good Governance) di Lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Padangpariaman.

Dengan demikian katanya, akan terujud penatausahaan keuangan, pengelolaan keuangan, mekanisme kewajiban, pemungutan dan pelaporan pajak, mekanisme pelaksanaan transaksi tunai dan non tunai yang baru saja diberlakukan sejak tahun 2018 ini.Demikian pula permasalahan keuangan lainnya yang dianggap perlu. (ris)
Bupati Ali Mukhni Minta Camat Terus Lahirkan Inovasi

Bupati Ali Mukhni Minta Camat Terus Lahirkan Inovasi

PADANG PARIAMAN (Reportase Sumbar)--Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni mengingatkan para camat di Padangpariaman, sebagai ujung tombak pelayanan mereka harus mampu berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, pelayanan cepat, murah dan efisien harus diberikan karna itu adalah hak rakyat yang harus mereka peroleh.

"Begitu juga kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Padangpariaman juga agar jangan berhenti berinovasi. Semua itu untuk kemajuan masyarakat dan Padangpariaman yang lebih baik dalam bidang pelayanan masyarakat," kata Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni, kemarin.

Katanya, semua camat dan OPD juga perlu terus meningkatkan koordinasi dan berdiskusi terhadap setiap permasalahan yang terjadi di lingkungannya untuk dicarikan solusinya.

Apalagi seiring banyaknya permasalahan yang ditemui di lapangan. Terlebih dengan telah selesainya pilwana serentak yang berlangsung baru-baru ini.

"Semua itu tentu perlu kita evaluasi untuk perbaikan Pemkab Padangpariaman ke depannya. Dukungan semua pihak juga sangat menentukan," ungkapnya.

Ali Mukhni menghimbau seluruh camat dan OPD agar mensukseskan berbagai macam program daerah.Seperti Pelayanan Administrasi Nikah Terintegrasi (PANTER) di wilayah kecamatan masing masing dan pembangaunan di Kawasan Terpada Pendidikan (KPT) di Korong Tarok, Nagari Kepala Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayutanan.

"Sehingga program kita itu betul betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bahkan masyarakat akan merasa terbantu dengan program kita itu," tandasnya mengakhiri.(ris)

 

Rabu, 13 Juni 2018

Panwascam se Padang Pariaman, Gelar Buka Bersama

Panwascam se Padang Pariaman, Gelar Buka Bersama

Suasana Buka Bersama di Panwaslu Kabupaten Padang Pariaman, Buka Bersama Tersebut dihadiri jajaran Panwascam se Kabupaten Padang Pariaman, Komisioner Panwaslu Padang Pariaman serta jajaran staf ( Fhoto : Istimewa )
Padang Pariaman, (Reportase Sumbar)-Keluarga Besar Pengawas Pemilu Kecamatan se Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (13/06/2018), menggelar berbuka bersama, di Kantor Panwaslu Kabupaten Padang Pariaman.

Buka bersama tersebut juga dihadiri Koordinator Divisi PHL Panwaslu Kabupaten Padang Pariaman Syaiful Al Islamy, bersama jajaran staf. " Alhamdulillah meski buka bersama digelar secara badoncek, namun dapat berjalan dengan sukses," ungkap Syaiful.

Divisi PHL Syaiful Al Islamy Bersama Anggota Panwascam se Padang Pariaman Sedang Santap Buka Bersama, Setelah Jadwal Buka  Masuk

Buka bersama ini sedianya akan dihadiri tiga komisioner. Namun dua komisioner lainya masing-masing Ketua Panwalu Zainal Abidin, SH dan Koordinator Divisi HPP Anton Ishaq, SE, sedang mengikuti  sosialisasi pencalonan anggota DPRD Padang Pariaman pemilu tahun 2019. 

Sehingga tidak sempat untuk bergabung untuk  melaksanakan buka bersama dengan jajaran Panwaslu Kecamatan se Padang Pariaman

" Kita memang terlambat menggelar buka bersama, ini bukanlah kami sengaja, namun karena kesibukan kawan-kawan Panwascam, baru kali ini dapat kita gelar. Alhamdulillah berlangsung meriah," ungkap Ketua Panwascam Batang Anai Hendri didampingi Ketua Panwascam V Koto Timur Devi Hendroni. (rel)

Selasa, 12 Juni 2018

Pilkada Makin Dekat, KPU Targetkan 75 Persen Partisipasi Pemilih

Pilkada Makin Dekat, KPU Targetkan 75 Persen Partisipasi Pemilih

Ketua KPU Kota Pariaman Boedi Satria, Ketika Memberikan Keterangan Kepada Wartawan ( Sumber Fhoto. www.pariamantoday)

Pariaman (Reportase Sumbar)---Jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman menargetkan tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah Kota Pariaman yang akan dilangsungkan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang bisa mencapai di atas 75 persen.


“Seperti diketahui, pada pilkada sebelumnya, tingkat partisipasi pemilih di Kota Pariaman hanya berkisar 68 persen. Untuk itulah pada pilkada kali ini diharapkan angka partisipasi pemilih bisa meningkat mencapai 75 persen lebih,” tegas Ketua KPU Kota Pariaman, Boedi Satria, saat dihubungi di ruang kerjanya kemarin.


Lebih jauh Boedi Satria menyebutkan, relatif rendahnya tingkat partisipasi pemilih pada pilkada Kota Pariaman sebelumnya juga bukannya tanpa alasan yang jelas. Pasalnya, seperti diketahui bersama selama ini mobilitas penduduk Kota Pariaman yang masuk atau ke luar terbilang cukup tinggi.


“Karena sesuai karakter masyarakatnya, masyarakat Pariaman itu selama ini dikenal sangat suka merantau. Bahkan pada saat-saat tertentu peningkatan warga yang pergi merantau bisa lebih tinggi dari biasanya, termasuk setelah lebaran dan sebagainya,” terangnya.


Untuk itulah lanjutnya, sesuai harapan semua pihak, pihaknya dari KPU juga telah bertekad agar kiranya pelaksanaan pilkada di Kota Pariaman bisa berlangsung aman dan lancar. “Alhamdulillah meski ada riak di sana-sini, namun kondisinya masih cukup terkendali. Namun biasanya polemik terbanyak itu justru di tataran dunia maya atau media sosial. Namun di tataran realitas sehari-hari, kondisinya justru terlihat berjalan baik-baik saja,” ujar Boedi Satria.


Demi sukses dan lancarnya pelaksanaan pilkada, pihaknya dari KPU juga tidak kurang mewanti-wanti para penyelenggara pemilu yang ada, agar bekerja sesuai aturan yang berlaku. Atau dalam artian lain, hendaknya bisa bekerja sesuai taat azas atau aturan peraturan perundangan yang berlaku. (ris)



Pol PP Diminta Terus Tingkatkan Sikap  Disiplin

Pol PP Diminta Terus Tingkatkan Sikap Disiplin

PADANG PARIAMAN (Reportase Sumbar),---- Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengajak semua personil Pol PP Padangpariaman untuk selalu menjaga dan meningkatkan disiplin diri masing-masing. Dengan pelatihan Mental, Fisik dan Disiplin (MFD) dapat terujut disiplin yang baik.

"Dengan menegakan sikap disiplin tentu Pol PP Padangpariaman semakin maju khusus dalam mengamanan berbagai jenis peraturan daerah ( perda )," kata Wakil Bupati Padangpariaman H Suhatri Bur, kemarin.

Apalagi katanya, saat ini banyak persoalan yang bisa dikerjakan Pol PP Padangpariaman. Seperti pengamanan para pelaku kenakalan remaja di Kabupaten Padangpariaman ini.

Ditambah lagi katanya, kepada personil Satpol PP Kabupaten Padangpariaman dalam rangka latiah mental,fisik dan disiplin (MFD) kantor Bupati Paritmalintang berjalan dengan baik.

"Jadi bagaimana Satpol-PP lebih meningkatkan kinerja dan disiplin dalam melaksanakan tugas dengan yang baik. Sehingga berbagai jenis kenakalan remaja di Padangpariaman dapat kita tekan," ujarnya.

Katanya, kenakalan remaja saat ini telah masuk ke dalam kawasan yang sangat mengkwatirkan. Makanya, semua pihak wajib turun dalam membentuk generasi muda bangsa dan tidak bisa diserahkan kepada Pol PP semata.

Namun demikian katanya, Pol PP Padangpariaman dalam menertibkan tentu harus sesuai dengan aturan dan jangan sembarangan melakukan penindakan, karena bisa berdampak buruk untuk kemajuan daerah.(ris)

 

Senin, 11 Juni 2018

Pemerintah Kecamatan Diminta Jangan Berhenti Berinovasi

Pemerintah Kecamatan Diminta Jangan Berhenti Berinovasi


PADANG PARIAMAN (Reportase Sumbar)---Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, membuka secara resmi bimbingan teknis pelaporan penyelenggaraan pemerintahan kecamatan.

Bimtek ini sangat berguna untuk menambah wawasan atau meningkatkan ilmu pengetahui masing-masing camat dalam mengelola pemerintahan kecamatan dengan baik untuk kemajuan daerah dalam segala bidang pembangunan.

Kecamatan merupakan wajah dari pemerintah kabupaten/kota atau lebih tepatnya Bupati/Walikota. Apabila kinerja kecamatan buruk khususnya dalam hal pemberian pelayanan publik kepada masyarakat, maka citra kepala daerah pun akan menjadi buruk dimata masyarakat," kata Wakil BUpati Padangpariaman Suhatri Bur saat acara bimtek pelaporan penyelenggaraan pemerintah kecamatan, kemarin.

Suhatri Bur menekankan kepada seluruh camat se Kabupaten Padangpariaman agar lebih meningkatkan pelayanan PATEN dan memenuhi semua persyaratan sebagaimana yang diatur dalam peraturan menteri dalam negeri nomor 4 tahun 2010.

Kemudian katanya, masing-masing camat perlu memiliki inovasi agar pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal." Dengan demikian pelayanan masyarakat yang kita berikan dapat menyenangkan masyarakat. Sebab, kita ini adalah pelayan masyarakat dan perlu memberikan yang terbaik untuk masyarakat kita," ungkapnya.

Selanjuatnya, pemerintah kecamatan juga perlu membuat laporan kepada kepala daerah tentang perkembangan kecamatan setiap bulannya. Semua itu berguna sebagai bentuk pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan kecamatan, alat ukur untuk mengetahui keberhasilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bahkan katanya, dengan membuat laporan tersebut nantinya dapat pula dievaluasi tentang kinerja masing-masing camat dalam melaksanakan pemerintahan kecamatan.

Jadi lanjutnya, tujuan bimtek adalah untuk memberikan pendalaman pemahaman kepada masing-masing camat dalam membuat laporan kepada kepala daerah.

Setelah pelaksanaan bintek ini camat diminta dapat melahirkan inovasi baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seorang camat jangan hanya duduk di belakang meja, mereka wajib turun ke lapangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat." Mudah-mudahan usai bintek ini semua camat di Kabupaten Padangpariaman dapat melahirkan inovasi untuk kemajuan daerah," tandas
nya mengakhiri.(ris) 

Minggu, 10 Juni 2018

Buber dan Santunan Desa Sungai Pasak, Target Rp 10 Juta, Hasilnya Rp 19 Juta

Buber dan Santunan Desa Sungai Pasak, Target Rp 10 Juta, Hasilnya Rp 19 Juta

Camat Pariaman Timur Hendri Chaniago Menyerahkan Sembako Kepada Keluarga Kurang Mampu, Usai Berbuka Puasa Bersama di Mesjid Raya Desa Sungai Pasak Kecamatan Pariaman Timur, Minggu 10 Juni 2018
Pariaman,(Reportase Sumbar)--Remaja masjid diminta untuk dapat menjadi ujung tombak kegiatan keislaman di masjid. Karena remaja yang banyak berkegiatan di masjid, perilakunya akan lebih baik dibanding remaja yang tidak pernah ke masjid.

Demikian diungkapkan Camat Pariaman Timur Kota Pariaman, Hendri, saat menghadiri berbuka puasa bersama masyarakat Sungai Pasak serta penyerahan santunan yatim, piatu dan dhuafa, Minggu (10/6/2018) malam di masjid Raya Desa Sungai Pasak, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman. 


Acara berbuka puasa diselenggarakan Remaja Masjid Ar-Ruhul Jadid Desa Sungai Pasak. Turut menyerahkan santunan Camat Hendri, Kasi Haji Kamenag Kota Pariaman Amril dan salah seorang perantau  Sungai Pasak Armaidi Tanjung.

Menurut Hendri, kegiatan berbuka bersama dan penyerahan santunan ini sangat memberikan dampak positif dalam kehidupan. Kegiatan melahirkan saling berbagi dan saling bersilaturrahmi. 


Saling silaturrahmi dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Sedangkan dengan saling berbagi, antara yang kelebihan rezeki dengan anggota masyarakat yang membutuhkan. Yakni anak yatim, piatu maupun kaum dhuafa.

“Untuk itu, hendaknya kegiatan ini dapat dilanjutkan  tahun depan,” kata Hendri mantan Kabag Humas Pemko Pariaman ini.

Kepala Desa Sungai Pasak Ansaruddin menyebutkan, berbuka bersama ini mendapat sambutan positif masyarakat Sungai Pasak, baik yang berada di perantauan maupun di kampung. Meski Remaja Masjid, Ar-Ruhul Jadid baru diresmikan Februari 2018 lalu, ternyata sudah mampu berbuat untuk masyarakat desa.

“Pemerintah Desa Sungai Pasak menghimbau masyarakat untuk terus mengajak anak-anaknya ke masjid. Ramaikan masjid oleh anak-anak dan pemuda. 


Sehingga mereka merasakan kehidupan beragama yang lebih baik,” kata Ansaruddin.

Ketua Remaja Masjid, Ar-Ruhul Jadid Nasril Wutsqa Pamitrami menyebutkan, sebanyak 66 paket santunan sembako beras 10 kg dan uang diberikan kepada warga dhuafa. Sedangkan santunan kepada anak yatim piatu diberikan kepada 24 anak. Masing-masing menerima sebesar Rp 150.000.

“Target semula dana yang dihimpun sebesar Rp 10 juta. Ternyata sampai saat penyerahan, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 19 juta. Dana tersebut berasal dari sumbangan warga Desa Sungai Pasak di kampung dan di perantauan seperti Jakarta, Medan, Pekanbaru, Padang dan kota lainnya. Ada sekitar 30 orang warga Sungai Pasak di perantauan yang memberikan sumbangan infaknya,” kata Nasril.

Dikatakan Nasril, berbuka bersama dan penyerahan santuan ini merupakan yang pertama diadakan di masjid Raya Desa Sungai Pasak. Tahun lalu hanya diadakan di Surau Jambu, Desa Sungai Pasak dengan jumlah yang masih terbatas. “Besarnya sumbangan masyarakat tersebut, menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat berbagi di bulan suci Ramadhan ini,” kata Nasril mengakhiri. (***ARMAIDI TANJUNG)
Pembukaan Tarok Mimpi Besar Bupati Ali Mukhni Sejahterakan Masyarakat Padang Pariaman

Pembukaan Tarok Mimpi Besar Bupati Ali Mukhni Sejahterakan Masyarakat Padang Pariaman


PADANG PARIAMAN,(Reportase Sumbar)--Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni menyatakan Pemkab Padangpariaman saat ini sedang berkonsentrasi dengan mengerahkan energi, pikiran dan anggaran untuk mewujudkan pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu (KPT) di Tarok City Korong Tarok, Kenagarian Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayutanam.

"Tarok City adalah cita-cita besar saya dalam menyejahterakan masyarakatnya dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki sesuai peraturan perundang-undangan," kata Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni, kemarin.

Katanya, pembangunan kawasan tersebut telah tersedia 697 Hektar lahan yang murni merupakan tanah Negara yang lengkap dengan sertifikatnya.

Ia juga mengatakan, wilayah itu diperuntukkan dengan rincian 79,7 Hektar untuk Universitas Islam Negri (UIN), 150 Hektar Universitas Negeri Padang (UNP) dan 50,6 Hektar untuk pembangunan Rumah Sakit untuk penanganan penyakit stroke dan beberapa bangunan lainnya.

Sementara Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri menyampaikan, pembangunan kampus UNP di lokasi Tarok City akan segera dilaksanakan. Bahkan sekarang telah terpasang papan plang pertanda UNP akan segera mendirikan bangunan untuk perkembangan UNP ke depan yang lebih baik.

"Kita sekarang lagi menyiapkan perencanaan yang matang, sehingga pelaksanaan pembangunan kampus baru UNP tersebut nantinya bisa berjalan lancar. Mulai dari struktur tanah juga perlu diperhatikan agar daya tanah tetap berkualitas untuk ketahanan gedung UNP di Tarok City. Artinya, kajian mengenai fisik wiayah sangat mempengaruhi desain pembangunan nantinya," tambahnya mengakhiri.(ris)

Sabtu, 09 Juni 2018

Bupati Harapkan Penggantian Nama BIM Berjalan Lancar

Bupati Harapkan Penggantian Nama BIM Berjalan Lancar


PADANG PARIAMAN (Reportase Sumbar)---Bupati Padangpariaman H ALi Mukhni menegaskan bahwa saat ini pihaknya dari Pemkab Padangpariaman sedang berupaya mengganti nama Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM) menjadi Bandara Internasional Syech Burhanuddin.

"Kita berharap pergantian nama BIM yang terletak di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman ini, atau berjarak sekitar 20 Km dari pusat Kota Padang dapat berjalan dengan lancar," harap Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni, kemarin.

Katanya lagi, upaya penggantian ini bukannya tanpa alasan. Karena nama Syech Burhanuddin yang bermakam di Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis  adalah sosok ulama yang telah dikenal luas sebagai penyebar agama Islam di tanah Minangkabau.

“Tanpa kehadiran Syekh Burhanuddin menyebarkan syiar Islam, entah bagaimana nasib kita di Padang Pariaman dan Sumatera Barat ini. Islam adalah agama paling diridai Allah yang akan menyelamatkan kita dari dunia sampai ke akhirat,” ujarnya.

Diakui bupati, dalam sebuah rapat gubernur dia sempat mempertanyakan, kenapa nama Syech Burhanuddin yang disematkan kepada Bandara ini, sementara tokoh-tokoh Islam lain lumayan banyak seperti Imam Bonjol, Agus Salim dan Hamka.

“Nama-nama tokoh tersebut sudah identik dengan lembaga lain, seperti stadion, perguruan tinggi dan pesantren. Kita snagat butuh dukungan agar nama BIM dapat dirobah dalam waktu dekat ini menjadi Bandara Internasional Syech Burhanuddin,” tandasnya.(ris)

Kamis, 07 Juni 2018

Masyarakat Padang Alai Sambut Antusias Pelebaran Jalan V Koto Timur- Malalak Barat

Masyarakat Padang Alai Sambut Antusias Pelebaran Jalan V Koto Timur- Malalak Barat


Ilustrasi Pelebaran Jalan ( Fhoto : Internet)

Padang Pariaman (Reportase Sumbar)-----Masyarakat Gunung Padang Alai, Kecmatan V Koto Timur Kabupaten Padang Pariaman yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Malalak Kabupaten Agam, agaknya sangat menyambut antusias program pelebaran jalan yang dilakukan jajaran Pemkab Padangpariaman.

Seperti diketahui, program pelebaran jalan di kawasan itu bahkan telah sampai diperbatasan daerah Kabupaten Padangpariaman dan Kabupaten Agam.

Bakri salah seorang warga Patamuan, Kanagarian Gunuang Padang Alai, V Koto Timur ditemui di sekitar ruas jalan tersebut mengaku sangat menyambut baik program pelebaran jalan yang berada di perbatasan antara Kabupaten Padangpariaman dan Kabupaten agam itu.

“Namun harapan kita tentunya program pelebaran jalan ini hendaknya juga bisa diikuti dengan pelebaran jalan di Kabupaten Agam, sehingga dengan begitu akses lalu lintas yang menghubungkan kedua daerah bisa lebih lancar,” terangnya.

Bakri mengakui, berbeda dengan kondisi ruas jalan Padangpariaman yang telah dilebarkan, di pihak lain kondisi ruas jalan di sekitar Kabupaten Agam masih relatif sempit.

“Padahal ruas jalan ini sering dimanfaatkan masyarakat di sini untuk menuju Kota Bukittinggi. Makanya kita tentu sangat gembira bila sekiranya pelebaran jalan ini juga bisadiikuti pelebaran jalan di Malalak oleh Pemerintah Kabupaten Agam,” harapnya.

Lebih jauh Bakri menyebutkan, sejak dilakukannya pelebaran ruas jalan di kawasan itu, belakangan juga membuat pengendara semakin antusias menempuh dan melewati jalur tersebut. Bahkan tidak hanya siang namun juga saat malam hari, juga banyak kendaraan yang lalu lalang.

“Kondisinya sekarang memang sangat jauh berbeda dengan sebelum ruas jalan ini diperlebar. Apalagi sejak musibah gempa pada tahun 2009 lalu, ruas jalan ini seakan semakin jarang dilewati pengendara. Tapi kini sejak telah diperlebar kembali ramai dilewati pengendara,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Al salah seorang warga V Koto Timur juga sangat merespon program pelebaran ruas jalan Gunung Padang Alai hingga perbatasan Agam itu. Pasalnya lanjutnya, ruas jalan itu selama ini merupakan salah satu jalur alternatif penting yang bisa dimanfaatkan memperpendek jarak tempuh menuju Kota Bukittingi.

 “Makanya selama ini masyarakat dari Kecamatan V Koto Timur maupun V Koto Kampuang Dalam biasanya sering melewati jalur ini untuk menuju ke Bukittinggi. Makanya dengan alasan itulah pihak Pemkab Padangpariaman akhirnya membuka dan memperlebar akses jalan di kawasan itu,” terangnya.

 Al juga mengakui seperti ditegaskan Bupati Ali Mukhni, program pelebaran ruas jalan di kawasan perbatasan Agam itu juga akan terhubung langsung dengan ruas jalan Gunung Padang Alai Sungai Geringging terus  ke Lubuk Basung.

“Makanya tentu besar harapan kita kiranya pemerintah Kabupaten Agam nantinya juga mau menindaklanjutinya, dengan juga melanjutkan memperlebar ruas jalan yang ada di kawasan perbatasan Kabupaten Agam, sehingga dengan begitu akses transfortasi antar kedua daerah bsa semakin lancar secara timbal balik,” imbuhnya.

 Diakuinya, jalur Sungai Geringging, V Koto Kampuang Dalam, dan V Koto Timur terus ke perbatasan Kabupaten Agam di Malalak selama ini merupakan salah satu kawasan terpelosok yang terbilang padat penduduk, sehingga dengan begitu tidak tertutup kemungkinan program pelebaran ruas jalan di kawasan itu akan berdampak pula terhadap berkembangnya kawasan pertumbuhan baru di kawasan itu. “begitu pula dengan adanya pelebaran ruas jalan ini tentu ke depannya, akan ada transfortasi angkutan umum yang melayani masyarakat. Baik yang akan menuju Kota Bukittingi, Sungai Geringging, hingga ke Kecamatan Sungai Limau Kota Pariaman dan daerah sekitarnya,” imbuhnya. (*)


Rabu, 06 Juni 2018

Besok, Pemkab Padang Pariaman Mulai I'tikaf

Besok, Pemkab Padang Pariaman Mulai I'tikaf

Padang Pariaman, (Reportase Sumbar)---Besok malam tepat jam 00.00 Wib, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali menggelar I'tikaf di Masjid Agung Syekh Burahnuddin.


Hal ini disampaikan Bupati Padang Pariaman pada kesempatan berbuka bersama di rumah dinas Bupati Padang Pariaman, Karan Aur, Pariaman, Selasa (06/06/2018).


Hadir memenuhi halaman rumah dinas yang dinaungi tenda Ketua Dewan Pendidikan, Dewan Kesenian, KONI, KNPI, Kwarcab Pramuka, PMI, Karang Taruna, IMAPAR, KAHMI, HMI, LSM dan awak media di lingkungan Kabupaten Padang Pariaman.


Menurut Bupati Ali Mukhni, I'tikaf tahun 2018 ini merupakan pelaksanaan tahun ketiga setelah dimulai sejak tahun 2016 yang lalu.


"Hari pelaksanaan lima hari berturut-turut mulai hari Kamis tanggal 7 Juni sampai 11 Juni. Pelaksanaan tahun ini ditambah dua hari dari dua tahun sebelumnya yang hanya tiga hari," jelas Ali Mukhni.


"Kegiatan dimulai tepat pukul 00.00 WIB dan berakhir pada pukul 05.00 WIB," sambungnya.


"Saat I'tikaf, yang dilakukan adalah memperbanyak ibadah zikir, membaca kitab suci Al Qur’an, bermunajat dan berkomunikasi dengan Allah SWT," jelas Bupati didampingi Kadis Kominfo Zahirman, Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri dan Kabag Kesra Irsyaf Bujang.


Setelah I'tikaf dan beribadah, akan dilanjutkan dengan sahur bersama dan ditutup shalat Subuh berjemaah.


Bupati mengingatkan kepada Bagian Kesra selaku  penyelenggara I'tikaf, untuk memberitahukan kepada peserta agar tidak melakukan kegiatan lain selain kegiatan yang dibolehkan saat I'tikaf.


"Saat I'tikaf, kita lakukan komunikasi dengan Sang Pencipta. Jika ada kegiatan lain seperti berkomunikasi dengan peserta lainnya harap lakukan di luar mesjid supaya peserta lain tidak terganggu," katanya mengingatkan.


Menurut Bupati Ali Mukhni, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak dan memotivasi Aparatur Sipil Negara di Pemkab Padang Pariaman untuk melipat gandakan pahala dan berkah Ramadhan.


"Mari kita manfaatkan waktu yang tinggal sembilan hari ini dengan memperbanyak ibadah, zikir dan bermunajat. Semoga kita mendapatkan malam Lailatul Qadar," katanya.


Bupati Ali Mukhni juga menghimbau Camat se Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan hal serupa di Kecamatan masing-masing.


Sementara itu, Kabag Kesra juga mengajak masyarakat Padang Pariaman untuk meramaikan pelaksanaan I'tikaf Pemkab Padang Pariaman di Masjid Agung Syekh Burhanuddin.

 

   



Selasa, 05 Juni 2018

Kepala Dinas DPMD Padang Pariaman Pimpin Sertijab Walinagari se Kecamatan Patamuan

Kepala Dinas DPMD Padang Pariaman Pimpin Sertijab Walinagari se Kecamatan Patamuan

SERAHTERIMA WALI NAGARI : Serah Terima Walinagari di Kecamatan Patamuan, dari Penjabat Walinagari Kepada Walinagari Defenitif, Selasa 5 Juni 2017 ( Fhoto : Darwisman )

Patamuan (Reportase Sumbar)--Bupati Padang Pariaman yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs.Erman, Selasa  (5/6), memimpini serahterima jabatan enam Penjabat Walinagari kepada Walinagari terpilih, di aula Kantor Camat Patamuan.


Walinagari terpilih yang diserahterimakan tersebut, telah dilantik pada tanggal 31 Mei 2018 lalu secara serentak oleh Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, di Aula IKK Kantor Bupati Padang Pariaman.


Keenam jabatan Walinagari yang diserahkanterimakan oleh Penjabat Walinagari tersebut diantaranya Pj.Walinagari Sungai Durian dari Elpisar kepada Walinagari terpilih Zulkarnedi, Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian dari Pj.Drs.Yoserizal kepada Walinagari terpilih Khairunas, A.md.


Kemudian Nagari Tandikat dari Pj.Walinagari Zahidin Bakri kepada Walinagari terpilih Saharuddin, Tandikek Selatan dari Pj.Syofian kepada Walinagari terpilih Maryono. Selanjutnya Tandikek Utara dari Pj. Syamsunar kepada walinagari terpilih Sabar. Sedangkan Saparijon sebelumnya Pj.Walinagari Tandikek Barat diserahterimakan dari Kepada Walinagari terpilih Syafruddin.


Bupati Ali Mukhni yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Erman minta kepada walinagari baru untuk segera melakukan konsolidasi dengan perangkat nagari. Karena sudah banyak tugas yang sudah menanti yang harus dikerjakan. “Untuk itu jalinlah kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat nagari, sehingga seluruh program pembangunan yang sudah direncanakan dapat diselesaikan tepat waktu,” ungkap mantan Camat Batang Anai tersebut.


Kepada Pj.Walinagari, ucap Erman, diucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya. Karena telah sukses mengemban amanah yang dipercaya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam memimpin nagari di kecamatan Patamuan.  “ Tugas Bapak dan Ibu Pj Walinagari sudah selesai dengan suksesnya melaksanakan program pembangunan dan sukses melaksanakan pemilihan walinagari secara badunsanak,” tambahnya.


Sementara itu tokoh masyarakat Patamuan Ali Idris mengucapkan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, karena dengan adanya pemekaran nagari pelayanan kepada masyarakat sudah semakin dekat.


“ Kalau dulu hanya tiga pemerintahan nagari di kecamatan Patamuan, dengan adanya adanya pemekaran nagari kini jumlah pemerintah nagari bertambah menjadi enam pemerintah nagari," ulasnya.


Untuk itu dia berharap kepada Walinagari yang baru dilantik dan diserahterimakan untuk dapat melaksanakan amanah masyarakat ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga kecamatan Patamuan kedepannya bisa dibangun sejajar dengan kecamatan lainnya di Kabupaten Padang Pariaman yang sama-sama kita cintai ini.


Serahterima jabatan enam Walinagari yang berlangsung meriah tersebut juga dihadiri Camat Patamuan Imran Rafei, Kapolsek, Danramil, Ketua KAN, Ketua BAMUS serta Kepala UPT di wilayah kecamatan Patamuan. (RIS)

 

Senin, 04 Juni 2018

Pembangunan Tol Perlu Didukung, Karena Dorong Kemajuan Daerah

Pembangunan Tol Perlu Didukung, Karena Dorong Kemajuan Daerah


PADANG PARIAMAN, (Reportase Sumbar)----Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni menyatakan pembangunan jalan tol Padangpariaman menuju Pekanbaru sangat berguna untuk kemajuan Kabupaten Padangpariaman ke depan dalam segala bidang pembangunan.

Kenapa tidak jelas Ali Mukhni, akses jalan di Kabupaten Padangpariaman terhubung semua ke jalan tol. Dengan demikian arus transportasi di Kabupaten Padangpariaman lancar. Sejalan dengan itu ekonomi masyarakat Padangpariaman juga meningkat, karena mereka lancar menjalankan aktifitasnya.

"Artinya, dengan dibangun jalan tol Padangpariaman - Pekanbaru, nagari-nagari dalam daerah kita terbuka akses jalannya ke seluruh penjuru. Apalagi jalan tol ini melewati Kawasan Pendidikan Terpadu (KPT) di Korong Tarok, Kenagarian Kepala Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayutanam," kata Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni kemarin. 

Meski sebelumnya, papar Ali Mukhni, urusan pembebasan lahan yang sempat mengganjal pengerjaan jalan tol Padangpariaman-Pekanbaru akhirnya secara bertahap dapat dituntas.

"Kita Pemkab Padangpariaman berhasil melakukan dialog dengan sejumlah tokoh adat dan masyarakat untuk mencapai kesepakatan soal pembebasan lahan. Penggarapan jalan tol Padangpariaman-Pekanbaru memang melalui sejumlah titik tanah ulayat yang membutuhkan pendekatan secara adat," ujarnya.

Atas dasar itu pula kata Ali Mukhni, baru-baru ini Presiden Repoblik Indonesia Joko Widodo telah melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pengerjaan proyek Tol Padangpariaman-Pekanbaru saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Sumatra Barat.

"Saya bersama Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur bersama tim pembebasan lahan jalan tol sampai sekarang masih melakukan aktifitas untuk kelanjutan pembebasan lahan masyarakat yang hampir semuanya tanah ulayat. Kita Pemkab Padangpariaman  sangat progresif sekali untuk pembukaan jalan tol ini, karena dampaknya untuk kemajuan daerah yang lebih baik ke depannya," ujarnya.

Apalagi saat Presiden Joko Widodo meletakan baru pertama jalan tol tersebut lanjut Ali Mukhni, Presiden Jokowi sudah mewanti-wanti agar pengerjaan jalan tol bisa dipercepat.

Dalam beberapa kunjungannya ke Sumatra Barat katanya, Jokowi melihat akses antar-kota dan kabupaten yang mulai kewalahan menampung jumlah kendaraan. Meski proyek tol pertama di Sumbar ini sebetulnya sudah mulai 'dicicil' tahun 2017 lalu saat Menteri BUMN Rini Soemarno berkunjung. Namun pengerjaannya terpaksa dihentikan lantaran adalah masalah lahan dan perubahan trase.

Ditambah lagi jelas Ali Mukhni, saat Presiden beberapa kali ke sini menuju Bukittinggi jalannya macet panjang nggak karuan. "Kita dalam membebaskan lahan ini tidak main-main. Kita serahkan ke tim Pemkab Padangpariaman bersama tim penilaian untuk menentukan berapa harga per meter. Namun demikian tentu kita meminta kepada tim penilaian harga tanah masyarakat tersebut dengan wajar," ujarnya.

Pembangunan jalan tol Padangpariaman-Pekanbaru akan dilakukan dalam tiga tahap hingga tahun 2023 mendatang. Tahap I menghubungkan Padangpariaman ( Kecamatan Batang Anai ) - Sicincin sepanjang 28 km, tahap II menghubungkan Bangkinang-Pekanbaru sepanjang 38 km, dan tahap III menghubungkan Padangpariaman ( Sicincin ) -Bangkinan sepanjang 189 km.

Nantinya, pembangunan proyek tol ini akan melibatkan Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA), termasuk pembiayaannya. Pembangunan jalan tol juga mengalami sedikit perubahan, yakni ditambahkannya terowongan untuk memangkas jarak. Apalagi lanjutnya, Kementerian PUPR menyebutkan, sekitar 30 kilometer jalan tol termasuk terowongan yang ada akan menekan pinjaman JICA hingga Rp 9,5 triliun. Sementara total kebutuhan dana untuk menyelesaikan jalan tol Padang-Pekanbaru adalah Rp 78,09 triliun.(rel/ris)
Padangpariaman Siap Jadi Minatur Smart City-nya Indonesia

Padangpariaman Siap Jadi Minatur Smart City-nya Indonesia


Padang Pariaman (Reportase Sumbar)----Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni menyatakan bahwa Pemkab Padangpariaman memang sangat berkomitmen dalam meningkatkan penggunaan teknologi informatika dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, pelayanan publik dan pembangunan sebagaimana yang dikenal dengan e-goverment.

"Karena itu kita perlu sosialisasi Insfrastruktur dan aflikasi smar city di lingkungan Pemkab padangpariaman," kata Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni saat acara, kemarin.

Katanya, Pemkab Padangpariaman sebagai daerah Smart City di Indonesia, sebagaimana program Pemerintah Pusat dalam Gerakan Menuju 100 Smart City. Trend gerakan pembangunan daerah berbasiskan Smart City bisa disaksikan di berbagai wilayah nusantara, seperti Surabaya, Bandung, Makasar, Bayuwangi, Bojonegoro dan lain-lain. Disetiap daerah tersebut memiliki kisah sukses membangun smart city yang berbeda-beda sesuai dengan masalah yang dihadapinya. Kita Padangpariaman harus bisa juga seperti itu,” katanya.

Dikatakan,   konsep smart city adalah konsep yang unik dan dinamis. Inisiasi-inisiasi yang muncul sebagai solusi akan permasalahan daerah yang satu tidak serta merta bisa diaplikasikan sebagai solusi akan permasalahan yang muncul di daerah lain. Hal ini terjadi karena Smart City menekankan pentingnya sebuah inovasi untuk menyelesaikan persoalan masing-masing dengan memanfaatkan TIK, sensor, dan data analitik.

Ali Mukhni menegaskan agar Dinas Kominfo bersama OPD lain dapat melakukan proses transformasi smart city dengan pemanfaatan TI dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan pada masyarakat. Sosialisasi Smart City yang dilakukan,  merupakan salah satu langkah menuju smart city tersebut.

Menurutnya, target tahun ini, infrastruktur jaringan internet sudah sampai ke 103 nagari dan sekolah-sekolah. Sehingga pemanfaatan TIK bisa lebih optimal dan pelayanan jaringan internet pemerintah lebih luas sampai ditengah-tengah masyarakat.

“Terkait  pengembangan e-Government diharapkan seluruh OPD  Kecamatan dan Nagari dapat memanfaatkan jaringaninternet yang sudah dibangun secara optimal. Dengan pengembangan dan penerapan aplikasi yang terintegrasi, seperti e-planing, e-budgeting, SIMDA online, SIMDUK, Sistem Pelayanan Perizinan Online, Lumbung Data, Fingerprint dan lain-lain. Disamping itu juga untuk memacu OPD dan Pemerintah Kecamatan menggunakan IT dalam pelayanan dan pelaksanaan tugas seperti LPSE, e-Kinerja, e-Monev, e-LPPD, e-Lakip, e-Audit, e-Surat, Smart PJU, e-Tax, e-Nagari, e-Pustaka, e-Arsip, website dan lain-lain,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo Padangpariaman Zahirman menyampaikan sosialisasi diikuti kepala OPD, Camat dan instansi terkait lainnya. Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang sama di lingkungan pimpinan di Pemerintahan Kabupaten Padangpariaman.(ris)





Pembebasan Lahan Tol Mestinya Ganti Untung Bukan Ganti Rugi

Pembebasan Lahan Tol Mestinya Ganti Untung Bukan Ganti Rugi


PADANG PARIAMAN, (Reportase Sumbar)----, Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni mengaku tidak terima kalau masyarakatnya dituduh tidak setuju dengan pekerjaan pembangunan Jalan Tol, Padangpariaman-Pekanbaru, sekarang pekerjaannya terganggu dan dihentikan masyarakat Nagari Kasang Kecamatan Batang Anai yang tanah terkena imbas pembangunan jalan tol tersebut.

Ali Mukhni mengemukakan hal itu, pada acara buka puasa bersama dengan Forkupinda, Kepala OPD, Camat dan Kepala Kamenag Padangpariaman, H. Helmi bersama jajarannya, kemarin.

Dikatakan, sudah hampir satu minggu 12 buah alat berat ekspator tidak lagi bekerja, karena masyarakat yang tanahnya terkena pembangunan Jalan Tol tersebut, melarang pekerjaan dilanjutkan sebelum ganti rugi tanahnya dibayarkan sesuai dengan harga sekarang.

Menurut Ali Mukhni pihak pengembang Jalan Tol, terlalu rendah memberikan ganti rugi tanah masyarakat, hanya Rp. 45 ribu rupiah permeter. Kalau tanah masyarakat dihargai di bawah standar wajarlah masyarakat meminta pekerjaan untuk dihentikan.

“Masak di Nagari Kasang yang dekat dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) harga tanah Rp. 45 ribu rupiah,” ujarnya.

Lebih jauh disampaikan Ali Mukhni, dalam pekerjaan Jalan Tol, tanah masyarakat yang terkena imbasnya bukan diganti rugi, tetapi diganti untung, artinya ganti rugi yang diterimanya dapat membawa untuk kepada keluarganya dan kalau dibelikan kepada tanah lokasi lain, mereka tidak menambah lagi.

“Sejak mulai disosialisasikan, belum ada masyarakat Padangpariaman yang menolak terhadap pembangunan Jalan Tol Padangpariaman-Pekanbaru tersebut,” jelas Ali Mukhni.

Pekerjaan Pembangunan Jalan Tol yang sudah dilaksanakan sepanjang 1,5 kilo meter, semuanya di atas tanah masyarakat dan mereka setuju saja semuanya. Ali Mukhni juga tidak terima kalau pembangunan Jalan Tol disebutkan Padang-Pekanbaru, keliru itu tidak ada satu jengkalpun Jalan Tol yang diresmikan Presiden RI Jokowi Dodo, terletak di Kota Padang.

Bahkan Ali Mukhni menyebutkan, sangat marah ketika kepada stafnya, ketika Presmian Kereta Api (KA) Bandara dengan Presiden Jokowi Dodo, didalam spanduk tertera di Kota Padang. Sementara kita sudah susah payah untuk mengangkat nama daerah tapi yang disebut daerah orang.

“Saya minta sekali lagi jangan terulang kesalahan kedua kali setelah ini. Bahkan kru pesawat pun kita surati yang menyebutkan bakal mendarat di Bandara BIM Kota Padang. Akhirnya sekarang, kru pesawat sudah tahu bahwa mereka mendarat di BIM Padangpariaman,” tandasnya mengakhiri.(ris)


Mantan Walinagari Siap Tampil Menggebrak

Mantan Walinagari Siap Tampil Menggebrak


PADANG PARIAMAN, (Reportase Sumbar)---Sejumlah mantan walinagari di Kabupaten Padangpariaman agaknya kembali bakal siap menggebrak, setelah kembali terpilih sebagai walinagari hasil pemilihan walinagari secara serentak yang berlangsung baru-baru ini.

Sebut misalnya Walinagari Pauh Kambar terpilih, yaitu M Nur, yang pada periode sebelumnya juga pernah menjabat sebagai walinagari.

Saat dihubungi Rabu kemarin di Pariaman, M Nur menyebutkan prioritas utama pihaknya sebagai walinagari terpilih yaitu bagaimana membenahi dan menata kembali bidang ekonomi, pendidikan dan bidang keagamaan.

“Karena bidang ekonomi merupakan salah satu faktor penting, agar aktikvitas ekonomi masyarakat bisa kembali bergairah. Demikian pula halnya  penataan pasar, ke depannya juga  akan menjadi prioritas utama bagi kita,” terangnya.

Tidak kalah pentingnya lanjut M Nur, bidang pendidikan ke depannya juga perlu menjadi perhatian khusus, karena bila pendidikan telah baik, maka tentunya akan ikut berdampak positif terhadap kemajuan pembangunan nagari.
Demikian pula halnya pengembangan lembaga pendidikankeislaman seperti TPA/TPSA dan sebagainya.

Khusus pemberdayaan bidang keagamaan, pihaknya lanjut M Nur nantinya juga akan bekerjasama dengan  jajaran kepolisian, termasuk diantaranya untuk menangkal masuknya berbagai faham radikal yang bias mengarah pada tindakan terorisme dan sejenisnya.

“Yang jelas, sebagai walinagari nantinya kita tentu juga sangat membutuhkan masukan dari berbagai pihak, terutama bagaimana nantinya mengembangkan dan meningkatkan kesadaran beragama di tengah kehidupan masyarakat, terutama yang berhubungan dengan penanaman nilai-nilai ajaran Islam yang bersifat rahtaman lil alamin. Dan bukannya yang menimbulkan huru hara seperti yang ditimbulkan oleh paham radikal atau kelompok teroris lainnya,” imbuhnya.

Khusus untuk peningkatan sector ekonomi masyarakat yang ada di Nagari Pauh Kambar, menurut M Nur tentunya juga tidak bias terlepas dari kehadiran Pasar Pauah Kamba, yang selama ini telah menjadi sentral perputaran uang dan ekonomi yang ada di Nagari Pauah Kambar selama ini.

“Untuk itu tentunya juga berharap agar ke depannya keberadaan Pasar Pauah Kambar ini nantinya bias ditata sedemikian rupa, kalau bias hendaknya pasar ini nantinya juga bias mendapat bantuan dari pihak departemen terkait di pusat, sehingga keberadaannya bias semakin berkembang dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” sebutnya. (RIS)

Jumat, 01 Juni 2018

Program Mata Emas KNPI Padang Pariaman Disambut Antusias

Program Mata Emas KNPI Padang Pariaman Disambut Antusias

PADANG PARIAMAN (Reportase Sumbar)---Bupati Padang Pariaman H Ali Mukhni menyatakan kegiatan MATA EMAS (Magrib, Taklim, Mengaji Isya Berjamaah) yang digagas KNPI Padangpariaman mendapat sambutan cukup antusias oleh semua lapisan masyarakat daerah Padangpariaman.

"Mata Emas ini sangat mendukung program Pemkab Padang Pariaman dalam mencapai visi dan misi sebagai Padangpariaman yang baru dalam segala bidang pembangunan," kata Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni, kemarin.

Apalagi katanya, di Padang Pariaman saat ini sangat banyak persoalan yang muncul di tengah-tengah masyarakat. Mulai dari tawuran anak-anak sampai kasus LGBT.

"Kasus LGBT ini semakin hari semakin  banyak di daerah ini, apalagi Sumatra Barat termasuk Propinsi yang dihuni para LGBT. Dengan program ini kita berharap kasus-kasus tersebut dapat kita antisipasi," ungkapnya.

Ali Mukhni mendukung penuh program Mata Emas DPD KNPI ini, karena telah ikut mendukung program pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam memperkuat dan melindungi generasi muda dari ancaman penyakit masyarakat.

"Insyallah jika ini terus diterapkan di tingkat bawah di setiap korong maka akan sangat besar dampaknya terhadap pembangunan generasi muda," harapnya

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Padang Pariaman Muhammad Iqbal mengatakan, program Mata Emas akan memberikan dampak positif bagi generasi muda untuk lebih menghidupkan masjid guna mendekatkan diri kepada Allah SWT." Saatnya surau, mushalla dan mesjid awak hiduik-an baliak dengan kegiatan-kegiatan positif.

Dia optimis jika kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin minimal sebulan sekali di 103 nagari di Padang Pariaman diharapkan, akan menjauhkan  muda dari tindakan negatif seperti pergaulan bebas, narkoba, LGBT dan kenakalan remaja lainnya.

"Bayangkan dari data Kepolisian, Kabupaten Padang Pariaman saat ini sudah darurat narkoba. Saat ini urutan ketiga di Propinsi Sumatera Barat dalam penyalahgunaan narkoba. Ini tidak bisa kita biarkan berlarut-larut, generasi muda Padang Pariaman harus bangkit dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan positif," ungkapnya.

Sebelumnya Walinagari Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian Khairunas menyambut baik kegiatan yang digelar KNPI Padangpariaman.

"Kami berterima kasih kepada Ketua DPD KNPI Padangpariaman Muhammad Iqbal beserta jajaran, telah memilih nagari kami untuk melaksanakan program unggulan KNPI MATA EMAS," tambahnya mengakhiri.(ris)
 


Wakil Bupati Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-73

Wakil Bupati Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-73



Padang Pariaman, (Reportase Sumbar)--Panas terik matahari di pagi hari ke 16 bulan suci Ramadhan tidak menyurutkan semangat ASN Pemkab Padang Pariaman, personel Kodim 0308 Pariaman dan Mapolres Padang Pariaman mengikuti upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-73 di halaman IKK Padang Pariaman di Parit Malintang, Jumat (01/06).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur dengan Komandan Upacara Kapten Inf Karman, Danramil 07/Pauh Kamba. Peserta upacara terdiri dari pasukan dari ASN, TNI, Polri dan Korsik dari SUPM Negeri. Jumlah peserta upacara yang hadir cukup banyak mengingat tanggal 1 Juni adalah hari libur nasional.

Turut hadir Wakapolres Kompol Yuhandri, Sekretaris Daerah Jonpriadi, Ketua GOW Padang Pariaman Yusrita, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Bagian dan Camat di lingkungan Pemkab Padang Pariaman.

Dalam sambutan, Wabup Suhatri Bur membacakan amanat Presiden RI Joko Widodo.
"Selama 73 tahun, Pancasila sudah menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia. Selama 73 tahun, Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya. Selama 73 tahun, Pancasila sudah menjadi rumah kita yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Insya Allah sampai akhir zaman, Pancasila akan terus mengalir di denyut nadi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya memulai.

Sungguh, sambungnya, Pancasila adalah berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita, melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers Indonesia. Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 dan dirumuskan secara finansial pada tanggal 18 Agustus 1945.

Para pendiri bangsa dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Rangkaian proses besar tersebut harus selalu kita ingat, kita dalami semangatnya dan kita pahami rohnya. Adalah tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran kita. Pada peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun 2018 ini, kita harus meneguhkan semangat kita untuk bersatu, berbagi dan berprestasi.

"Sebagai bangsa yang majemuk yang terdiri dari atas 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal yang hidup di lebih dari 17.000 pulau, semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita harus terus menerus bersatu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kita harus bersatu dalam upaya kita untuk menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin," tambahnya.

"Pada kesempatan yang mulia ini, saya ingin mengajak para ulama dan tokoh agama, para guru dan ustad, para politisi dan jajaran aparat pemerintahan, para anggota TNI dan Polri, para pekerja dan pelakuekonomi, serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian kita. Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang mau dan jaya.
Selamat Hari Lahir Pancasila!
Kita bersatu!
Kita berbagi!
Kita berprestasi!" katanya menutup sambutan.