Kamis, 11 Januari 2018

Disebut Layak Pimpin Sumbar, Ali Mukhni Pilih Tidak Jumawa

Bupati Ali Mukhni Ketika Mengunjungi Kawasan Pendidikan Tarok Beberapa Waktu Lalu ( Fhoto : Humas Padang Pariaman)
PADANG PARIAMAN (Reportase Sumbar)---Setelah santer disebut layak menjadi gubernur sebagai memimpin Sumbar ke depan, terutama karena dinilai sukses mengembangkan kawasan Terpadu Tarok agaknya tidak lantas membuat seorang Ali Mukhni berubah jumawa. Malahan sebaliknya, dia justru hanya menanggapinya secara wajar dengan gayanya khasnya yang terkesan rendah hati.

Buktinya, ketika ditanyakan kepada yang bersangkutan, H Ali Mukhni justeru memilih tidak mau berkomentar banyak, seperti saat dihubungi di sela-sela kunjungannya ke Masjid Raya Padangpariaman, di kompleks Ibukota Kabupaten (IKK) baru-baru ini, Ali Mukhni tampak menanggapinya dengan santai disertai senyumnya yang khas.

"Prinsip kita dalam bekerja itu hanya semata-mata untuk mengharapkan ridha Allah. Sebab, jika Allah telah ridha, tentunya apapun yang akan kita lakukan akan bisa berjalan seperti diharapkan. Begitu pula halnya dengan pembangunan kawasan Tarok," ulasnya, saat ditanyakan tentang apresiasi berbagai pihak kepada dirinya.

Di pihak lain ketika didesak lebih jauh terkait harapan beberapa kalangan yang menyebutkannya layak menjadi gubernur sebagai pemimpin Sumbar ke depan? Menanggapi hal itu,  Ali Mukhni memilih tidak berkomentar banyak. Namun secara diplomatis ia kembali menyebutkan bahwa apapun yang dilakukannya selama ini saat memimpin Kabupaten Padangpariaman, tak lain semata-mata demi kesejahteraan masyarakat sendiri.

"Namun begitu kalau misalnya ada yang menilai lebih dari itu, bahkan mengaitkannya dengan kepemimpinan Sumbar ke depan, yang jelas kita tentunya berfikirnya tidak sejauh itu. Karena semua apa yang kita lakukan semata-mata demi ridha dari Allah, itu saja," terangnya.

Meski demikian sebutnya, adanya apresiasi yang diberikan pihak tertentu  terkait berbagai program yang dilakukannya selama ini, itu semua menurutnya tentu tidak terlepas dari adanya respon positif yang diberikan dalam menanggapi program yang dijalankan Pemkabh Padangpariaman, khususnya terkait program pembukaan kawasan Tarok.

"Ya kalau memang kenyataannya ada yang menilai sampai sejauh itu, kita tentu mengucapkan terima kasih, atas semua perhatian dan dukungan yang telah diberikan semua pihak selama ini. Karena seperti disadari bersama, tanpa adanya dukungan dan perhatian dari semua pihak, tentu program apapun yang akan kita laksanakan tidak akan bisa berjalan seperti diharapkan," imbuhnya.

Seperti diketahui, program Bupati Ali Mukhni yang berduet dengan Wakil Bupati Suhatri Bur untuk membuka dan mengembangkan kawasan Tarok  belakangan mendapat dukungan dari banyak pihak. Terbukti, sejumlah kalangan telah menyatakan kesediaannya untuk ikut mendukung pembangunan di sekitar kawasan Tarok.
 
Hal itu setidaknya terlihat dari komitmen dan kesediaan sejumlah kalangan untuk turut meramaikan kawasan Terpadu Tarok. Seperti diketahui di kawasan Terpadu Tarok sendiri nantinya akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendidikan. Sebut misalnya mulai dari  Universitas Islam Negeri Imam Bonjol, Kampus Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) di samping kampus ISI Padangpanjang. Khusus untuk ISI Padangpanjang sendiri, sejauh ini bahkan telah berhasil mengantongi Rp 50 Milyar untuk pembangunan tahap I kampus baru di Tarok City. SebelumnyaUIN Imam Bonjol  juga sudah memastikan bahwa di Tarok akan di bangun kampus 4 yang bertaraf internasional, dan itu sudah mendapat restu dari pihak terkait di pusat.

Makanya dengan alasan itu pula, belakangan sosok H Ali Mukhni santer disebut layak memimpin  Sumbar ke depan. Pasalnya apa yang dilakukannya selama ini dinilai tidak hanya berdampak positif terhadap Kabupaten Padangpariaman saja, namun juga terhadap Sumbar secara umum. (ris)



SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: