Minggu, 03 Desember 2017

BMKG Memprediksi Cuaca Ekstrim Hingga Februari 2018

Fhoto Ilustrasi ( Fhoto Internet)
Kulonprogo ( Reportase Sumbar) – Dampak badai siklon Tropis Cempaka telah mengakibatkan banjir dan longsor hingga memakan korban jiwa. Bahkan sejumlah akses infrastruktur pun rusak parah.

Dan bencana tersebut pun diperkirakan belum menjadi puncak dari akibat cuaca ekstrim yang terjadi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan puncak cuaca ekstrim berupa hujan deras dan angin kencang masih akan terjadi pada Januari sampai Februari 2018.

“Kita tidak menakuti, tetapi proyeksi BMKG, puncak cuaca ekstrem pada januari sampai Februari nanti,” jelas Kepala BMKG, Dwi Korita Karnawati saat mengunjungi pengungsi di Panjatan, Kulonprogo, Sabtu (2/12).

Sebelum Siklon Tropis Cempaka terjadi, BMKG juga sudah memprediksikan sebelumnya dan mengeluarkan imbauan. Prediksi ini didasarkan pada data pengamatan satelit dan radar BMKG, dan ternyata prediksi ini benar dan wilayah DIY, Jawa Tengah hingga Jatim diguyur hujan lebat dengan angin kencang. “Jangan panik dengan cuaca,” pinta perempuan yang pernah menjabat Rektor UGM ini.

sumber : www.hariansinggalang.co.id

SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: