Jumat, 30 Juni 2017

Wako Pariaman Mukhlis Rahman : Sampaikan Saja Keluhannya, Kalau Tidak Nyaman Berwisata

Pariaman (Reportase Sumbar) Hari kedua lebaran 2017 perayaaan Idul Fitri 1438 H di Kota Pariaman diduga ada aksi pemalakan kepada pemilik kendaraan. Akibatnya pemilik kendaraan mengeluh, karena karcis parkir yang sangat mencurigakan. Untung pihak terkait di Kota Pariaman langsung memberikan tindakan kepada tukang tukang parkir nakal tersebut.

Karcis parkir yang seharusnya tertulis Rp 3000 dirubah dengan pena menjadi Rp10.000. Biasanya parkir di Lapangan Merdeka Pariaman, ditagih uang Rp 3000 untuk untuk kendaraan roda empat, tetapi anehnya karcis parkir tulisannya berubah menjadi Rp10000.

Salah seorang pengendara mobil Adrian (40) mengatakan, semua masyarakat saat ini merayakan lebaran umumnya mereka banyak datang ke Kota Pariaman untuk melihat keindahan objek wisata. Apalagi lebih kurang satu minggu akan ada pesta Pantai di Kota Patiaman. Sayangnya, membayar karcis parkir juga naik menjadi Rp10 ribu.

Adrian menceritakan, tukang parkir berdalih karena lebaran, jadi harga karcis naik Rp10.000. Tetapi ia melihat juru parkir itu telah meminta restribusi parkir dengan tarif tidak wajar padahal tarif restribusi parkir sebetulnya Rp 3000. "Kami mempertanyakan tarif karcis parkir itu. Kok karcis parkirnya diganti jadi Rp10000," ujar Hendri juga wearga Kota Pariaman itu kepada wartawan.
.
Untuk itu  katanya, menyikapi itu, petugas pospam di Lapangan Merdeka Kota Pariaman langsung mengamankan juru parkir yang belum diketahui namanya itu dan barang bukti ke pospam terdekat dan selanjutnya akan dibawa ke Polsek Kota Pariaman untuk penyelidikan intensif.

Walikota Pariaman H Mukhlis Rahman langsung menyikapi kasus tersebut. Dia sangat menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. Hal ini tentunya akan merusak citra pariwista di Kota Pariaman. Karena, imbasnya dari masalah ini akan membuat buruk citra kota Pariaman  tentang pariwisata. Mukhlis Rahman meminta para pengunjung yang datang ke berbagai lokasi wisata yang ada di Pariaman agar dalam hal membayar parkir kendaraanya harus membayar sesuai dengan ketentuan Perda Kota Pariaman.“Masyarakat jangan mau membayar parkir kalau tidak sesuai dengan tarif yang telah ditetapkan,” ucap Mukhlis Rahman.

Disebutkannya,  Alhamdulillah memasuki hari lebaran ini pesta pantai Kota Pariaman berjalan dengan aman, nyaman dan tertib. Pengunjung dapat menikmati berbagai permainan, aneka kuliner dan wisata pulau di sekitar pantai Kota Pariaman dari Pantai Gandoriah sampai pantai Kata.

“Pengunjung yang datang sudah disediakan tempat Parkir dengan tarif yang sudah ditentukan, tak ada pungli dan kapal wisata berjalan sesuai dengan SOP serta Kuliner dengan standar yang terjangkau oleh pengunjung,” ungkapnya.

Pemerintah selalu mengawasi oknum-oknum petugas yang memanfaatkan keramaian pengunjung untuk meraih keuntungan pribadi dengan cara ilegal. wisatawan dihimbau untuk menyampaikan keluhan dan ketidaknyamanan kepada petugas di Posko keamanan di Pantai Gandoriah.

Disebutkannya, tertangkapnya petugas parkir pada H+2 lebaran di Lapangan Merdeka imbuh Mukhlis menandakan pengawasan berjalan dengan baik. Semua itu berkat laporan dari masyarakat. Wako menghimbau para petugas jangan bermain-main dalam menjalankan tanggungjawab,  Pemko sudah punya Satber pungli yang akan menindak bila menjalankan tugas tidak sesuai aturan.

"Selain kita juga telah mendirikan posko pengaduan pengunjung agar dapat semua pengunjung melaporkan kejadian atau ketidaknyaman terhadap pelayanan wisata pada nomor SMS pengaduan masyarakat 082390595656. Kita juga telah pasang spanduk imbauan tersebut di lokasi-lokasi parkir. Semua itu kita lakukan untuk kemajuan Kota Pariaman dalam bidang pariwisata," tandasnya mengakhiri.(yurisman malalak)

SHARE THIS

Author:

Reportase Sumbar. Com adalah portal berita Sumatera Barat ditayangkan oleh PT.Berita Minang Berdasarkan Akta Notaris Jelisye Putri, SH Nomor 2 Tanggal 3 Agustus 2017

0 komentar: